Soal CBT UKOM Fisioterapi sering menampilkan kondisi pasien yang harus dianalisis dari keluhan, hasil pemeriksaan, hingga gangguan gerak dan fungsi yang ditemukan.
Pada kasus muskuloskeletal, peserta dapat menghadapi materi seperti low back pain, cedera sendi, keterbatasan ROM, kelemahan otot, gangguan postur, hingga rehabilitasi pascaoperasi.
Artikel ini memuat 50 contoh soal CBT UKOM Fisioterapi lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan kasus untuk membantu Anda berlatih memahami pola soal sekaligus memperkuat clinical reasoning.
Contoh Soal CBT UKOM Fisioterapi
Berikut Contoh Soal CBT UKOM Fisioterapi yang kami buat berdasarkan kisi-kisi terbaru yang dapat Anda gunakan sebagai bahan latihan menghadapi Soal CBT UKOM Fisioterapi
Soal 1
Seorang pasien mengeluhkan nyeri bahu ketika mengangkat lengan ke samping. Nyeri terutama muncul pada rentang 60°–120° abduksi.
Temuan tersebut paling sesuai dengan …
A. Adhesive capsulitis
B. Shoulder impingement syndrome
C. Dislokasi posterior bahu
D. Cedera nervus ulnaris
E. Fraktur clavicula
Jawaban: B
Pembahasan:
Painful arc pada rentang sekitar 60°–120° sering ditemukan pada gangguan subacromial atau shoulder impingement.
Soal 2
Pemeriksaan yang digunakan untuk menilai kekuatan otot secara manual dalam praktik fisioterapi adalah …
A. Goniometri
B. VAS
C. Manual Muscle Testing
D. Spirometri
E. Auskultasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Manual Muscle Testing digunakan untuk menilai kemampuan otot menghasilkan kontraksi dan melawan gravitasi maupun tahanan.
Soal 3
Seorang pasien mengalami nyeri lutut setelah gerakan memutar saat bermain futsal. Pasien mengeluhkan sensasi locking dan nyeri pada joint line.
Struktur yang paling mungkin mengalami gangguan adalah …
A. Meniskus
B. Tendon Achilles
C. Ligamen deltoid
D. Rotator cuff
E. Plantar fascia
Jawaban: A
Pembahasan:
Nyeri joint line disertai locking setelah gerakan rotasi lutut merupakan gambaran yang sering berkaitan dengan cedera meniskus.
Soal 4
Instrumen yang umum digunakan untuk mengukur lingkup gerak sendi adalah …
A. Dynamometer
B. Stetoskop
C. Reflex hammer
D. Goniometer
E. Sphygmomanometer
Jawaban: D
Pembahasan:
Goniometer digunakan untuk mengukur sudut dan lingkup gerak atau range of motion suatu sendi.
Soal 5
Seorang pasien dengan low back pain mengalami nyeri yang menjalar dari pinggang ke tungkai dan semakin terasa saat dilakukan Straight Leg Raise.
Temuan tersebut paling mengarah pada …
A. Gangguan rotator cuff
B. Plantar fasciitis
C. Osteoarthritis bahu
D. Epicondylitis lateral
E. Iritasi jaringan neural lumbosakral
Jawaban: E
Pembahasan:
Straight Leg Raise dapat membantu mengidentifikasi keterlibatan jaringan neural, termasuk iritasi akar saraf lumbosakral.
Soal 6
Pasien dengan adhesive capsulitis biasanya menunjukkan pola keterbatasan gerak yang paling nyata pada …
A. Eksternal rotasi bahu
B. Fleksi siku
C. Ekstensi pergelangan tangan
D. Pronasi lengan bawah
E. Fleksi jari
Jawaban: A
Pembahasan:
Adhesive capsulitis umumnya menunjukkan pola kapsular dengan keterbatasan external rotation yang paling nyata.
Soal 7
Seorang pasien mengalami ankle sprain akibat gerakan inversi saat berlari. Ligamen yang paling sering mengalami cedera adalah …
A. Posterior cruciate ligament
B. Anterior talofibular ligament
C. Medial collateral ligament
D. Coracohumeral ligament
E. Transverse ligament
Jawaban: B
Pembahasan:
Anterior talofibular ligament merupakan ligamen lateral pergelangan kaki yang paling sering cedera pada mekanisme inversi.
Soal 8
Tujuan utama latihan strengthening pada pasien dengan kelemahan otot adalah …
A. Menurunkan seluruh aktivitas neuromuskular
B. Menghilangkan semua gerakan sendi
C. Meningkatkan kemampuan otot menghasilkan gaya
D. Mengurangi kapasitas fungsional
E. Membatasi adaptasi jaringan
Jawaban: C
Pembahasan:
Strengthening exercise ditujukan untuk meningkatkan kemampuan otot menghasilkan gaya sehingga mendukung fungsi gerak.
Soal 9
Seorang pekerja kantor mengeluhkan nyeri pada sisi lateral siku yang bertambah saat melakukan resisted wrist extension.
Kondisi tersebut paling sesuai dengan …
A. Carpal tunnel syndrome
B. De Quervain syndrome
C. Trigger finger
D. Lateral epicondylalgia
E. Frozen shoulder
Jawaban: D
Pembahasan:
Nyeri pada epicondylus lateral yang meningkat saat resisted wrist extension khas pada lateral epicondylalgia atau tennis elbow.
Soal 10
Pasien pascaoperasi lutut mengalami pembengkakan yang meningkat cepat, kemerahan, dan nyeri hebat disertai demam.
Tindakan fisioterapis yang paling tepat adalah …
A. Menambah intensitas latihan
B. Memberikan resistance exercise maksimal
C. Melanjutkan terapi tanpa perubahan
D. Melakukan manipulasi sendi
E. Menghentikan intervensi dan merujuk untuk evaluasi medis
Jawaban: E
Pembahasan:
Pembengkakan cepat, kemerahan, nyeri hebat, dan demam merupakan red flag yang membutuhkan evaluasi medis sebelum terapi dilanjutkan.
Soal 11
Seorang pasien mengeluhkan nyeri pada telapak kaki bagian medial yang paling berat saat langkah pertama setelah bangun tidur.
Kondisi yang paling sesuai adalah …
A. Achilles tendinopathy
B. Tarsal tunnel syndrome
C. Plantar fasciitis
D. Ankle instability
E. Metatarsalgia
Jawaban: C
Pembahasan:
Nyeri plantar heel yang paling berat pada langkah pertama di pagi hari merupakan gambaran khas plantar fasciitis.
Soal 12
Pada pemeriksaan lutut, fisioterapis melakukan Lachman test untuk menilai integritas …
A. Anterior cruciate ligament
B. Posterior cruciate ligament
C. Medial collateral ligament
D. Lateral collateral ligament
E. Meniskus medial
Jawaban: A
Pembahasan:
Lachman test digunakan terutama untuk mengevaluasi stabilitas anterior tibia yang berkaitan dengan ACL.
Soal 13
Seorang pasien pascaimobilisasi siku mengalami keterbatasan gerak akibat kekakuan jaringan lunak tanpa tanda inflamasi akut.
Intervensi yang paling tepat untuk meningkatkan mobilitas secara bertahap adalah …
A. Bed rest total
B. Immobilisasi ulang
C. Latihan isometrik saja
D. Stretching dan mobilisasi sendi sesuai toleransi
E. Menghindari seluruh gerakan siku
Jawaban: D
Pembahasan:
Stretching dan mobilisasi sendi yang terkontrol dapat membantu meningkatkan extensibility jaringan serta ROM pada kekakuan pascaimobilisasi.
Soal 14
Seorang pasien mengeluhkan kesemutan pada ibu jari, telunjuk, dan jari tengah yang memburuk pada malam hari.
Saraf yang paling mungkin mengalami kompresi adalah …
A. Nervus radialis
B. Nervus medianus
C. Nervus ulnaris
D. Nervus axillaris
E. Nervus musculocutaneus
Jawaban: B
Pembahasan:
Distribusi parestesia pada ibu jari, telunjuk, dan jari tengah khas pada kompresi nervus medianus seperti carpal tunnel syndrome.
Soal 15
Pada pasien osteoarthritis lutut, salah satu tujuan utama program latihan fisioterapi adalah …
A. Menghilangkan seluruh aktivitas sendi
B. Meningkatkan imobilisasi
C. Membatasi weight bearing permanen
D. Menghindari kontraksi quadriceps
E. Meningkatkan kekuatan, mobilitas, dan fungsi
Jawaban: E
Pembahasan:
Latihan pada osteoarthritis bertujuan mempertahankan atau meningkatkan kekuatan, ROM, kemampuan aktivitas, serta mengurangi keterbatasan fungsi.
Soal 16
Seorang pasien mengalami nyeri leher yang meningkat saat bekerja lama di depan komputer. Pemeriksaan menunjukkan forward head posture.
Pendekatan latihan yang paling sesuai adalah …
A. Postural correction dan strengthening otot penstabil cervical-scapular
B. Immobilisasi cervical sepanjang hari
C. Latihan beban maksimal sejak awal
D. Manipulasi agresif tanpa pemeriksaan
E. Menghindari aktivitas leher sepenuhnya
Jawaban: A
Pembahasan:
Koreksi postur dan penguatan otot penstabil membantu memperbaiki kontrol postural serta mengurangi beban mekanis berlebih pada regio cervical.
Soal 17
Pemeriksaan Patrick atau FABER test paling sering digunakan untuk membantu menilai gangguan pada …
A. Pergelangan tangan
B. Bahu
C. Hip atau sacroiliac region
D. Siku
E. Ankle
Jawaban: C
Pembahasan:
FABER test digunakan untuk membantu mengevaluasi hip joint maupun sacroiliac region berdasarkan lokasi provokasi gejala.
Soal 18
Seorang atlet mengalami cedera hamstring dua hari sebelumnya dan masih terdapat nyeri serta pembengkakan lokal.
Intervensi yang sebaiknya dihindari pada fase akut adalah …
A. Edukasi aktivitas
B. Proteksi jaringan
C. Monitoring gejala
D. Stretching agresif pada jaringan yang baru cedera
E. Modifikasi aktivitas
Jawaban: D
Pembahasan:
Stretching agresif pada fase akut dapat meningkatkan stres pada jaringan yang baru mengalami cedera dan memperburuk iritasi.
Soal 19
Seorang pasien setelah rekonstruksi ACL mulai menjalani program rehabilitasi. Salah satu aspek penting sebelum meningkatkan latihan fungsional adalah …
A. Menghilangkan semua aktivitas weight bearing
B. Memastikan kontrol neuromuskular dan stabilitas lutut memadai
C. Menghindari latihan quadriceps
D. Menghentikan latihan propriosepsi
E. Fokus hanya pada modalitas pasif
Jawaban: B
Pembahasan:
Kontrol neuromuskular, stabilitas, kekuatan, dan kualitas gerak perlu dinilai sebelum progresi menuju aktivitas fungsional yang lebih berat.
Soal 20
Seorang pasien low back pain mengeluhkan penurunan kekuatan tungkai yang progresif disertai gangguan berkemih.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Memberikan latihan fleksibilitas
B. Melanjutkan terapi rutin
C. Memberikan massage
D. Menambah latihan core
E. Menghentikan terapi dan segera merujuk untuk evaluasi medis
Jawaban: E
Pembahasan:
Kelemahan neurologis progresif yang disertai gangguan berkemih merupakan red flag serius dan membutuhkan evaluasi medis segera.
Soal 21
Seorang pasien mengeluhkan nyeri bahu saat melakukan aktivitas overhead. Neer test dan Hawkins-Kennedy test menghasilkan nyeri.
Temuan tersebut paling mendukung …
A. Subacromial pain syndrome
B. Dislokasi posterior bahu
C. Ruptur tendon biceps distal
D. Radikulopati cervical
E. Cedera nervus ulnaris
Jawaban: A
Pembahasan:
Neer dan Hawkins-Kennedy digunakan untuk membantu memprovokasi gejala yang berkaitan dengan struktur subacromial.
Soal 22
Pada pemeriksaan otot quadriceps menggunakan Manual Muscle Testing, pasien mampu bergerak penuh melawan gravitasi tetapi tidak mampu mempertahankan tahanan tambahan.
Nilai MMT yang paling sesuai adalah …
A. 2
B. 3
C. 4
D. 1
E. 5
Jawaban: B
Pembahasan:
Grade 3 menunjukkan pasien mampu melakukan full ROM melawan gravitasi tetapi belum mampu melawan tahanan eksternal.
Soal 23
Seorang pelari mengalami nyeri di sisi lateral lutut yang muncul terutama setelah menempuh jarak tertentu dan terasa saat fleksi-ekstensi berulang.
Kondisi yang paling mungkin adalah …
A. Patellar tendinopathy
B. Cedera PCL
C. Iliotibial band syndrome
D. Meniscus posterior tear
E. Pes anserine bursitis
Jawaban: C
Pembahasan:
Iliotibial band syndrome sering menimbulkan nyeri lateral lutut pada aktivitas repetitif seperti berlari.
Soal 24
Tes yang umum digunakan untuk membantu menilai adanya gangguan pada meniskus lutut adalah …
A. Thompson test
B. Apprehension test
C. Phalen test
D. McMurray test
E. Spurling test
Jawaban: D
Pembahasan:
McMurray test digunakan untuk membantu mendeteksi gangguan meniskus melalui kombinasi gerakan rotasi dan fleksi-ekstensi lutut.
Soal 25
Seorang pasien mengalami nyeri punggung bawah setelah mengangkat beban. Nyeri tidak menjalar, tidak terdapat gangguan sensorik, dan tidak ada red flag.
Pendekatan awal fisioterapi yang paling sesuai adalah …
A. Bed rest total selama dua minggu
B. Menghindari seluruh aktivitas fisik
C. Manipulasi maksimal pada kunjungan pertama
D. Rujuk darurat meskipun tanpa red flag
E. Edukasi tetap aktif disertai latihan bertahap sesuai toleransi
Jawaban: E
Pembahasan:
Pada low back pain mekanik tanpa red flag, mempertahankan aktivitas dan memberikan latihan bertahap umumnya lebih sesuai daripada bed rest berkepanjangan.
Soal 26
Seorang pasien mengalami penurunan dorsifleksi ankle setelah menggunakan gips selama beberapa minggu.
Struktur otot yang terutama perlu diperhatikan karena berpotensi mengalami tightness adalah …
A. Gastrocnemius-soleus complex
B. Tibialis anterior
C. Extensor digitorum longus
D. Peroneus tertius
E. Extensor hallucis longus
Jawaban: A
Pembahasan:
Keterbatasan dorsifleksi sering berkaitan dengan kekakuan atau pemendekan gastrocnemius dan soleus.
Soal 27
Pada pemeriksaan pasien dengan nyeri cervical yang menjalar ke lengan, Spurling test menimbulkan kembali gejala radikuler.
Temuan tersebut paling mendukung …
A. Rotator cuff tendinopathy
B. Cervical radiculopathy
C. Thoracic outlet syndrome saja
D. Lateral epicondylalgia
E. Carpal instability
Jawaban: B
Pembahasan:
Spurling test digunakan untuk membantu menilai kemungkinan kompresi akar saraf cervical bila gejala radikuler dapat direproduksi.
Soal 28
Seorang pasien pascaoperasi total knee replacement mengalami kelemahan quadriceps dan kesulitan bangkit dari kursi.
Latihan yang paling relevan untuk meningkatkan fungsi tersebut adalah …
A. Finger strengthening
B. Cervical stabilization
C. Sit-to-stand exercise bertahap
D. Wrist mobilization
E. Breathing exercise saja
Jawaban: C
Pembahasan:
Sit-to-stand merupakan latihan fungsional yang melatih quadriceps, kontrol tungkai, serta kemampuan transfer.
Soal 29
Seorang pasien mengalami nyeri hebat pada betis disertai pembengkakan unilateral, rasa hangat, dan faktor risiko imobilisasi lama.
Tindakan fisioterapis yang paling tepat adalah …
A. Massage dalam pada betis
B. Stretching maksimal
C. Latihan resistif berat
D. Menghentikan intervensi dan merujuk untuk evaluasi kemungkinan DVT
E. Kompresi kuat tanpa evaluasi
Jawaban: D
Pembahasan:
Nyeri, pembengkakan unilateral, dan peningkatan suhu lokal pada pasien berisiko dapat mengarah pada dugaan deep vein thrombosis dan memerlukan evaluasi medis.
Soal 30
Seorang pasien dengan osteoarthritis hip mengalami keterbatasan aktivitas berjalan dan kelemahan otot abduktor hip.
Program latihan yang paling tepat adalah …
A. Imobilisasi penuh
B. Menghindari seluruh weight bearing
C. Modalitas pasif tanpa latihan
D. Latihan ekstrem tanpa progresi
E. Penguatan hip abductor dan latihan fungsional bertahap
Jawaban: E
Pembahasan:
Penguatan hip abductor dan latihan fungsional dapat membantu meningkatkan stabilitas pelvis dan kemampuan berjalan pada pasien osteoarthritis hip.
Soal 31
Seorang pasien mengalami kelemahan saat abduksi bahu dan tampak winging scapula ringan setelah cedera pada regio bahu.
Otot yang paling penting dievaluasi terkait stabilitas scapula adalah …
A. Serratus anterior
B. Biceps brachii
C. Pronator teres
D. Flexor carpi radialis
E. Adductor pollicis
Jawaban: A
Pembahasan:
Serratus anterior berperan penting dalam stabilisasi dan upward rotation scapula. Kelemahan otot ini dapat berkontribusi terhadap scapular winging.
Soal 32
Seorang pasien pascacedera lutut menunjukkan posterior sag sign positif.
Struktur yang paling mungkin mengalami gangguan adalah …
A. ACL
B. PCL
C. MCL
D. LCL
E. Meniskus lateral
Jawaban: B
Pembahasan:
Posterior sag sign digunakan untuk membantu menilai integritas posterior cruciate ligament karena tibia dapat bergeser ke posterior.
Soal 33
Pada pasien dengan ankle sprain lateral berulang, salah satu komponen latihan yang penting untuk menurunkan risiko cedera kembali adalah …
A. Latihan fleksor jari
B. Latihan pernapasan
C. Latihan propriosepsi dan keseimbangan
D. Immobilisasi jangka panjang
E. Latihan cervical stabilization
Jawaban: C
Pembahasan:
Latihan propriosepsi dan keseimbangan membantu meningkatkan kontrol neuromuskular serta stabilitas ankle setelah sprain.
Soal 34
Seorang pasien mengeluhkan nyeri punggung bawah yang bertambah saat ekstensi dan berdiri lama, tetapi berkurang ketika duduk atau membungkuk.
Pola tersebut paling sesuai dengan …
A. Cervical radiculopathy
B. Shoulder impingement
C. Plantar fasciitis
D. Lumbar spinal stenosis
E. Carpal tunnel syndrome
Jawaban: D
Pembahasan:
Keluhan yang memburuk saat ekstensi atau berdiri dan berkurang saat fleksi merupakan pola yang sering ditemukan pada lumbar spinal stenosis.
Soal 35
Pada observasi gait ditemukan pelvis turun pada sisi tungkai yang sedang melakukan swing phase saat pasien berdiri pada tungkai kontralateral.
Temuan tersebut dikenal sebagai …
A. Antalgic gait
B. Steppage gait
C. Scissoring gait
D. Festinating gait
E. Trendelenburg sign
Jawaban: E
Pembahasan:
Trendelenburg sign menunjukkan kelemahan hip abductor pada tungkai penopang sehingga pelvis sisi berlawanan turun.
Soal 36
Seorang pasien dengan nyeri bahu memiliki keterbatasan aktif yang jauh lebih besar dibandingkan pasif. Pemeriksaan menunjukkan kelemahan rotasi eksternal dan abduksi.
Temuan tersebut lebih mengarah pada …
A. Gangguan rotator cuff
B. Adhesive capsulitis berat
C. Ankylosis sendi
D. Kontraktur kapsular menyeluruh
E. Fraktur vertebra
Jawaban: A
Pembahasan:
Perbedaan besar antara ROM aktif dan pasif disertai kelemahan dapat mengarah pada gangguan struktur kontraktil seperti rotator cuff.
Soal 37
Seorang pasien pascaoperasi hip mulai menjalani latihan berjalan. Fokus utama sebelum meningkatkan jarak berjalan adalah …
A. Kecepatan maksimal
B. Keamanan, pola gait, dan kemampuan weight bearing sesuai instruksi
C. Menghilangkan penggunaan alat bantu secepat mungkin
D. Latihan lompat sejak awal
E. Menghindari semua aktivitas berdiri
Jawaban: B
Pembahasan:
Progression gait harus mempertimbangkan keamanan, kualitas pola berjalan, kekuatan, keseimbangan, serta batas weight bearing yang ditentukan.
Soal 38
Seorang pasien mengalami nyeri pada sisi radial pergelangan tangan yang memburuk saat mengangkat bayi. Finkelstein test menimbulkan nyeri tajam.
Kondisi yang paling sesuai adalah …
A. Carpal tunnel syndrome
B. Trigger finger
C. De Quervain tenosynovitis
D. Lateral epicondylalgia
E. Guyon canal syndrome
Jawaban: C
Pembahasan:
Nyeri radial wrist yang diprovokasi oleh Finkelstein test merupakan temuan yang konsisten dengan De Quervain tenosynovitis.
Soal 39
Pada pasien dengan scoliosis, tujuan utama assessment postural adalah …
A. Menentukan golongan darah
B. Menilai kadar glukosa
C. Mengukur fungsi ginjal
D. Mengidentifikasi asimetri dan dampaknya terhadap fungsi gerak
E. Menentukan status imunisasi
Jawaban: D
Pembahasan:
Assessment postural membantu mengidentifikasi asimetri trunk, pelvis, dan alignment yang dapat memengaruhi pola gerak serta fungsi.
Soal 40
Seorang pasien dengan nyeri muskuloskeletal kronis menunjukkan ketakutan bergerak yang tinggi meskipun tidak ditemukan red flag.
Pendekatan fisioterapi yang paling tepat adalah …
A. Melarang seluruh aktivitas fisik
B. Menambah bed rest
C. Memberikan modalitas pasif saja
D. Menghindari edukasi karena dapat memperburuk kecemasan
E. Memberikan edukasi, graded activity, dan progression exercise sesuai toleransi
Jawaban: E
Pembahasan:
Pada nyeri kronis tanpa red flag, edukasi dan graded activity membantu membangun kembali kepercayaan terhadap gerak serta meningkatkan fungsi secara bertahap.
Soal 41
Seorang pasien mengeluhkan nyeri pada bagian anterior lutut yang bertambah saat naik turun tangga dan setelah duduk lama dengan lutut menekuk.
Kondisi yang paling sesuai adalah …
A. Patellofemoral pain syndrome
B. Ruptur tendon Achilles
C. Cedera rotator cuff
D. Carpal tunnel syndrome
E. Plantar fasciitis
Jawaban: A
Pembahasan:
Nyeri anterior lutut yang memburuk saat aktivitas seperti naik tangga atau duduk lama sering ditemukan pada patellofemoral pain syndrome.
Soal 42
Pada pemeriksaan shoulder, fisioterapis menemukan weakness yang nyata saat pasien melakukan resisted external rotation.
Otot yang terutama perlu dievaluasi adalah …
A. Pectoralis major
B. Infraspinatus
C. Latissimus dorsi
D. Subscapularis
E. Coracobrachialis
Jawaban: B
Pembahasan:
Infraspinatus merupakan salah satu otot utama yang berperan dalam external rotation shoulder.
Soal 43
Seorang pemain sepak bola mengalami benturan pada sisi lateral lutut sehingga lutut terdorong ke arah valgus.
Ligamen yang paling mungkin mengalami cedera adalah …
A. ACL
B. PCL
C. Medial collateral ligament
D. Lateral collateral ligament
E. Patellar ligament
Jawaban: C
Pembahasan:
Gaya valgus pada lutut memberikan stres pada medial collateral ligament sehingga struktur ini berisiko mengalami cedera.
Soal 44
Pasien dengan keterbatasan dorsifleksi ankle menunjukkan kompensasi saat squat berupa tumit terangkat dari lantai.
Gangguan biomekanik yang paling sesuai adalah …
A. Hipermobilitas cervical
B. Kelemahan fleksor jari
C. Peningkatan rotasi bahu
D. Keterbatasan mobilitas ankle
E. Instabilitas siku
Jawaban: D
Pembahasan:
Dorsifleksi ankle yang terbatas dapat menyebabkan tumit terangkat saat squat sebagai bentuk kompensasi untuk mempertahankan gerakan tubuh ke bawah.
Soal 45
Seorang pasien mengeluhkan nyeri punggung bawah setelah jatuh. Pasien berusia lanjut, memiliki riwayat osteoporosis, dan nyeri meningkat tajam saat bergerak.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Memberikan latihan resisted trunk maksimal
B. Melakukan manipulasi lumbar
C. Memberikan stretching agresif
D. Menganggap sebagai low back pain mekanik biasa
E. Merujuk untuk evaluasi kemungkinan fraktur vertebra
Jawaban: E
Pembahasan:
Usia lanjut, osteoporosis, trauma, dan nyeri akut merupakan red flag yang meningkatkan kecurigaan terhadap fraktur vertebra.
Soal 46
Pada pasien pascaoperasi rotator cuff, progression latihan harus mempertimbangkan …
A. Tahap penyembuhan jaringan dan protokol rehabilitasi
B. Keinginan pasien untuk segera mengangkat beban maksimal
C. ROM sisi sehat saja
D. Usia tanpa melihat kondisi klinis
E. Hanya intensitas nyeri sebelum operasi
Jawaban: A
Pembahasan:
Rehabilitasi pascaoperasi harus disesuaikan dengan fase penyembuhan jaringan, prosedur operasi, dan protokol yang berlaku agar tidak memberi beban terlalu dini.
Soal 47
Seorang pasien mengalami nyeri pada area tendon Achilles yang meningkat saat berlari dan melakukan heel raise.
Intervensi latihan yang sering digunakan dalam proses rehabilitasi adalah …
A. Immobilisasi permanen
B. Progressive calf loading sesuai toleransi
C. Latihan tangan
D. Cervical traction
E. Latihan pernapasan saja
Jawaban: B
Pembahasan:
Progressive loading pada kompleks gastrocnemius-soleus dan tendon Achilles dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas jaringan secara bertahap.
Soal 48
Pada pemeriksaan pasien dengan dugaan hip osteoarthritis, ditemukan keterbatasan ROM dan nyeri saat aktivitas weight bearing.
Gerakan yang sering mengalami keterbatasan adalah …
A. Fleksi jari
B. Ekstensi siku
C. Internal rotation hip
D. Plantar fleksi jari kaki
E. Rotasi cervical
Jawaban: C
Pembahasan:
Hip osteoarthritis sering disertai keterbatasan internal rotation, selain keterbatasan gerak lainnya.
Soal 49
Seorang pasien mengalami nyeri bahu setelah jatuh. Terlihat deformitas, pembengkakan, dan pasien tidak mampu menggerakkan bahunya.
Tindakan fisioterapis yang paling tepat adalah …
A. Melakukan latihan aktif segera
B. Memberikan resisted exercise
C. Melakukan mobilisasi grade tinggi
D. Menghentikan pemeriksaan provokatif dan merujuk untuk evaluasi medis
E. Melakukan stretching maksimal
Jawaban: D
Pembahasan:
Deformitas setelah trauma dapat menunjukkan dislokasi atau fraktur. Pemeriksaan provokatif dan intervensi harus dihentikan sampai dilakukan evaluasi medis.
Soal 50
Seorang pasien telah menjalani program fisioterapi selama beberapa minggu. Nyeri berkurang, ROM meningkat, dan pasien mulai mampu kembali melakukan aktivitas hariannya.
Langkah yang paling tepat adalah …
A. Menghentikan seluruh latihan tanpa evaluasi
B. Mengulang assessment awal tanpa membandingkan hasil
C. Mempertahankan program tanpa perubahan selamanya
D. Meningkatkan intensitas secara acak
E. Melakukan reevaluasi outcome dan menyesuaikan program berdasarkan perkembangan fungsi
Jawaban: E
Pembahasan:
Reevaluasi diperlukan untuk menilai respons terhadap intervensi dan menentukan apakah program perlu dipertahankan, diprogresikan, dimodifikasi, atau dihentikan.
Siapkan UKOM Fisioterapi dengan Latihan Soal yang Lebih Terarah

Jangan berhenti di 50 soal ini. Akses lebih banyak latihan CBT UKOM Fisioterapi di ujikom.id untuk mengasah clinical reasoning, memahami kasus muskuloskeletal, dan membiasakan diri memilih jawaban terbaik dari opsi yang sama-sama terlihat benar. Semakin sering berlatih, semakin siap Anda menghadapi pola soal UKOM yang membutuhkan analisis cepat dan tepat.
