Permasalahan kesehatan lingkungan sering bermula dari hal yang terlihat sederhana, seperti kualitas air, pengelolaan limbah, kebersihan pangan, hingga keberadaan vektor penyakit. Dalam CBT UKOM Sanitarian / Kesehatan Lingkungan, kondisi seperti ini dapat muncul sebagai soal yang menuntut analisis dan penentuan tindakan yang paling tepat.
Peserta perlu memahami tidak hanya teori sanitasi, tetapi juga cara melakukan inspeksi, menilai risiko, membaca hasil pemeriksaan lingkungan, serta menentukan langkah pengendalian sesuai kondisi di lapangan.
Artikel ini menyajikan latihan soal CBT UKOM Sanitarian / Kesehatan Lingkungan lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan untuk membantu Anda berlatih menghadapi soal teknis maupun situasional.
Contoh Soal CBT UKOM Sanitarian / Kesehatan Lingkungan
Berikut latihan soal CBT UKOM Sanitarian / Kesehatan Lingkungan yang mencakup materi sanitasi air, higiene pangan, pengelolaan limbah, pengendalian vektor, serta berbagai kasus kesehatan lingkungan.
Soal 1
Hasil pemeriksaan mikrobiologi air minum menunjukkan adanya Escherichia coli.
Temuan tersebut paling menunjukkan …
A. Kontaminasi fekal
B. Kesadahan tinggi
C. Kadar besi berlebih
D. Pencemaran udara
E. Kandungan klorida tinggi
Jawaban: A
Pembahasan:
Keberadaan E. coli digunakan sebagai indikator adanya kontaminasi fekal pada air dan menunjukkan risiko pencemaran oleh mikroorganisme patogen.
Soal 2
Seorang sanitarian melakukan inspeksi pada tempat pengolahan makanan. Ditemukan bahan mentah disimpan bercampur dengan makanan matang dalam lemari pendingin.
Risiko utama dari kondisi tersebut adalah …
A. Penurunan kelembapan ruangan
B. Kontaminasi silang
C. Peningkatan kesadahan air
D. Penurunan kadar oksigen
E. Peningkatan intensitas cahaya
Jawaban: B
Pembahasan:
Penyimpanan bahan mentah bersama makanan matang dapat menyebabkan perpindahan mikroorganisme patogen dan meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan.
Soal 3
Di suatu permukiman ditemukan banyak wadah terbuka berisi air dan angka bebas jentik rendah.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Menambah penerangan rumah
B. Menutup seluruh saluran ventilasi
C. Melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan edukasi masyarakat
D. Menambah tempat penampungan air
E. Meningkatkan kelembapan lingkungan
Jawaban: C
Pembahasan:
Keberadaan banyak tempat perindukan nyamuk perlu dikendalikan melalui pemberantasan sarang nyamuk, pengelolaan wadah air, dan partisipasi masyarakat.
Soal 4
Sampah organik rumah tangga yang dibiarkan menumpuk dapat meningkatkan risiko kesehatan terutama karena …
A. Menurunkan suhu udara
B. Mengurangi kelembapan
C. Menghambat pertumbuhan mikroorganisme
D. Menjadi tempat berkembang biak vektor dan menghasilkan bau
E. Menurunkan jumlah serangga
Jawaban: D
Pembahasan:
Penumpukan sampah organik dapat menarik lalat, tikus, dan vektor lainnya serta menghasilkan bau dan pencemaran lingkungan.
Soal 5
Sebuah sekolah memiliki ruang kelas yang terasa pengap, kelembapan tinggi, dan sirkulasi udara buruk.
Langkah pengendalian yang paling tepat adalah …
A. Menutup seluruh jendela
B. Mengurangi luas ventilasi
C. Menambah jumlah siswa
D. Mematikan seluruh kipas
E. Memperbaiki ventilasi dan pertukaran udara
Jawaban: E
Pembahasan:
Ventilasi yang baik membantu meningkatkan pertukaran udara, mengurangi kelembapan berlebih, dan memperbaiki kualitas udara dalam ruangan.
Soal 6
Dalam pemeriksaan kualitas air, parameter yang digunakan untuk menggambarkan tingkat keasaman atau kebasaan adalah …
A. pH
B. BOD
C. COD
D. TDS
E. Turbiditas
Jawaban: A
Pembahasan:
pH menunjukkan derajat keasaman atau kebasaan air dan menjadi salah satu parameter dasar dalam penilaian kualitas air.
Soal 7
Pada suatu tempat pengolahan makanan ditemukan pekerja menangani makanan siap saji tanpa mencuci tangan setelah memegang bahan mentah.
Tindakan prioritas sanitarian adalah …
A. Mengganti warna seragam pekerja
B. Memperbaiki praktik higiene tangan dan alur penanganan makanan
C. Menambah jumlah meja makan
D. Meningkatkan suhu ruangan
E. Mengurangi waktu penyimpanan alat makan
Jawaban: B
Pembahasan:
Higiene tangan yang buruk dapat menjadi jalur utama kontaminasi silang. Perbaikan prosedur cuci tangan dan pemisahan alur kerja menjadi prioritas.
Soal 8
Air limbah domestik dibuang langsung ke sungai tanpa pengolahan.
Dampak lingkungan yang paling mungkin terjadi adalah …
A. Penurunan jumlah mikroorganisme
B. Peningkatan kejernihan air
C. Peningkatan beban organik dan penurunan kualitas air
D. Penurunan nilai BOD
E. Penurunan kandungan nutrien
Jawaban: C
Pembahasan:
Air limbah domestik mengandung bahan organik yang dapat meningkatkan BOD dan menurunkan kualitas badan air penerima.
Soal 9
Saat inspeksi sanitasi rumah, ditemukan jamban berada sangat dekat dengan sumber air tanah dan konstruksinya tidak kedap.
Risiko utama dari kondisi tersebut adalah …
A. Peningkatan suhu air
B. Penurunan kadar mineral
C. Gangguan pencahayaan
D. Kontaminasi sumber air oleh limbah fekal
E. Peningkatan kesadahan air
Jawaban: D
Pembahasan:
Jamban yang tidak kedap dan terlalu dekat dengan sumber air dapat menyebabkan pencemaran mikrobiologis melalui rembesan limbah fekal.
Soal 10
Pada kondisi banjir, salah satu prioritas utama kesehatan lingkungan di lokasi pengungsian adalah …
A. Menambah dekorasi tempat tinggal
B. Meningkatkan kelembapan ruangan
C. Mengurangi jumlah tempat cuci tangan
D. Menutup akses air bersih
E. Menjamin ketersediaan air aman, sanitasi, dan pengelolaan limbah
Jawaban: E
Pembahasan:
Dalam kondisi bencana, ketersediaan air aman, sanitasi layak, pengelolaan limbah, dan kebersihan menjadi prioritas untuk mencegah penularan penyakit.
Soal 11
Hasil pemeriksaan air menunjukkan nilai BOD sangat tinggi.
Kondisi tersebut paling menunjukkan …
A. Kandungan mineral selalu rendah
B. Air bebas mikroorganisme
C. Kadar oksigen terlarut selalu tinggi
D. Beban bahan organik dalam air cukup tinggi
E. Air pasti aman untuk dikonsumsi
Jawaban: D
Pembahasan:
BOD yang tinggi menunjukkan banyaknya bahan organik yang membutuhkan oksigen untuk proses penguraian oleh mikroorganisme.
Soal 12
Seorang sanitarian menemukan banyak lalat di area pengumpulan sampah pasar.
Tindakan pengendalian yang paling mendasar adalah …
A. Memperbaiki pengelolaan sampah dan menghilangkan sumber perkembangbiakan lalat
B. Menutup seluruh ventilasi pasar
C. Menambah pencahayaan buatan
D. Menyemprot insektisida setiap saat tanpa perbaikan lingkungan
E. Membiarkan sampah sampai volumenya penuh
Jawaban: A
Pembahasan:
Pengendalian vektor sebaiknya mengutamakan perbaikan lingkungan dan eliminasi tempat berkembang biak sebelum mengandalkan pengendalian kimia.
Soal 13
Pada sebuah depot air minum, proses desinfeksi tidak berjalan optimal dan hasil pemeriksaan mikrobiologi menunjukkan kontaminasi.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Tetap mendistribusikan air
B. Hanya mengganti wadah air
C. Menambah pewangi ruangan
D. Mengabaikan hasil pemeriksaan
E. Menghentikan sementara pelayanan dan memperbaiki proses pengolahan serta desinfeksi
Jawaban: E
Pembahasan:
Kontaminasi mikrobiologi menunjukkan proses pengolahan belum menjamin keamanan air. Sumber masalah harus diperbaiki sebelum pelayanan dilanjutkan.
Soal 14
Parameter yang digunakan untuk menggambarkan jumlah padatan terlarut dalam air adalah …
A. BOD
B. TDS
C. DO
D. pH
E. COD
Jawaban: B
Pembahasan:
Total Dissolved Solids atau TDS menunjukkan jumlah padatan terlarut yang terdapat dalam air.
Soal 15
Seorang petugas menemukan makanan matang dibiarkan pada suhu ruang dalam waktu lama sebelum disajikan.
Risiko kesehatan utama dari kondisi tersebut adalah …
A. Penurunan kandungan mineral
B. Peningkatan kadar oksigen
C. Pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit bawaan makanan
D. Penurunan kelembapan makanan
E. Perubahan warna peralatan makan
Jawaban: C
Pembahasan:
Penyimpanan makanan pada suhu yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme dapat meningkatkan risiko foodborne disease.
Soal 16
Pada inspeksi sebuah rumah, ditemukan kamar tidur memiliki ventilasi sangat minim dan kelembapan tinggi.
Perbaikan yang paling tepat adalah …
A. Meningkatkan ventilasi dan sirkulasi udara
B. Menutup seluruh lubang udara
C. Menambah kelembapan ruangan
D. Mengurangi akses cahaya
E. Menambah jumlah penghuni
Jawaban: A
Pembahasan:
Ventilasi yang memadai membantu pertukaran udara dan mengurangi kelembapan yang berlebihan di dalam ruangan.
Soal 17
Seorang sanitarian menilai tempat penampungan limbah medis di fasilitas pelayanan kesehatan. Ditemukan limbah tajam bercampur dengan limbah domestik.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Membakar semua limbah di ruang terbuka
B. Memindahkan semua limbah ke kantong biasa
C. Mencampurkan kembali agar lebih mudah diangkut
D. Memisahkan limbah sesuai jenis dan menggunakan wadah khusus benda tajam
E. Menyimpan limbah tanpa batas waktu
Jawaban: D
Pembahasan:
Limbah tajam harus dipisahkan dan ditempatkan dalam wadah tahan tusuk untuk mencegah cedera dan paparan bahan infeksius.
Soal 18
Di sebuah wilayah terjadi peningkatan kasus diare setelah banjir dan diketahui sumber air masyarakat tercemar.
Prioritas intervensi kesehatan lingkungan adalah …
A. Menambah tempat parkir
B. Mengurangi jumlah petugas lapangan
C. Menutup seluruh akses jalan
D. Melakukan fogging di seluruh wilayah
E. Menjamin akses air aman dan memperbaiki sanitasi masyarakat
Jawaban: E
Pembahasan:
Diare setelah banjir sangat berkaitan dengan kontaminasi air dan sanitasi yang buruk sehingga intervensi utama adalah memastikan air aman dan sanitasi layak.
Soal 19
Dalam pengendalian nyamuk, kegiatan menguras dan menutup tempat penampungan air bertujuan terutama untuk …
A. Meningkatkan kelembapan
B. Memutus tempat perkembangbiakan nyamuk
C. Menambah populasi predator
D. Mengurangi pencahayaan
E. Meningkatkan suhu air
Jawaban: B
Pembahasan:
Pengelolaan tempat penampungan air bertujuan menghilangkan habitat larva sehingga siklus hidup nyamuk dapat diputus.
Soal 20
Sebuah industri menghasilkan air limbah dengan COD tinggi sebelum dibuang ke badan air.
Makna utama hasil tersebut adalah …
A. Air limbah bebas bahan pencemar
B. Kandungan oksigen selalu cukup
C. Terdapat beban bahan yang membutuhkan oksigen untuk proses oksidasi dalam jumlah tinggi
D. Air limbah pasti tidak berwarna
E. Air aman langsung dibuang
Jawaban: C
Pembahasan:
COD yang tinggi menunjukkan tingginya kebutuhan oksigen untuk mengoksidasi bahan pencemar dalam air limbah.
Tambah Latihan UKOM Sanitarian Lebih Banyak di Ujikom.id

Akses lebih banyak soal CBT UKOM Sanitarian / Kesehatan Lingkungan di ujikom.id untuk melatih kemampuan menganalisis kualitas air, sanitasi pangan, limbah, vektor, serta berbagai kasus kesehatan lingkungan. Semakin sering berlatih, semakin terbiasa Anda menentukan tindakan yang tepat dari setiap situasi yang muncul.
