Jabatan Fungsional Pengamat Tera merupakan jabatan yang memiliki peran penting dalam kegiatan metrologi legal, khususnya dalam pengawasan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) yang digunakan dalam transaksi perdagangan. Melalui tugas pengamatan dan pemeriksaan di lapangan, Pengamat Tera membantu memastikan bahwa alat ukur yang digunakan oleh pelaku usaha memenuhi ketentuan yang berlaku sehingga dapat memberikan perlindungan kepada konsumen dan menciptakan kepastian dalam transaksi.
Untuk memastikan kompetensi pejabat fungsional tetap sesuai dengan standar jabatan, dilaksanakan Uji Kompetensi (UKOM) yang mengukur kemampuan teknis, pemahaman regulasi kemetrologian, pengawasan UTTP, hingga kemampuan menyelesaikan permasalahan yang ditemukan di lapangan. Dalam artikel ini akan dibahas kisi-kisi lengkap beserta contoh soal UKOM Jabatan Fungsional Pengamat Tera yang mengacu pada kompetensi dan materi yang sering muncul dalam proses uji kompetensi jabatan fungsional.

Daftar Isi
ToggleKisi-Kisi Soal UKOM Jabatan Fungsional Pengamat Tera
Berikut adalah Kisi-Kisi Soal UKOM Jabatan Fungsional Pengamat Tera yang menjadi fokus penilaian dalam UKOM Jabatan Fungsional Pengamat Tera, mulai dari aspek metrologi legal, pengawasan UTTP, hingga pelayanan dan pengambilan keputusan di lapangan.
1. Dasar-Dasar Metrologi Legal
Konsep metrologi legal, tujuan pengawasan kemetrologian, ruang lingkup metrologi legal, serta peran tera dan tera ulang dalam perlindungan konsumen.
2. Regulasi dan Peraturan Kemetrologian
Peraturan perundang-undangan metrologi legal, kewenangan petugas kemetrologian, ketentuan penggunaan UTTP, dan dasar hukum pengawasan alat ukur.
3. Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP)
Jenis-jenis UTTP, fungsi alat ukur, klasifikasi UTTP, karakteristik alat ukur, dan penerapan UTTP dalam kegiatan perdagangan.
4. Tera dan Tera Ulang UTTP
Prinsip tera, prosedur tera ulang, syarat alat ukur yang layak digunakan, tanda tera, serta evaluasi hasil tera dan tera ulang.
5. Pemeriksaan dan Pengamatan UTTP
Teknik pemeriksaan alat ukur, identifikasi ketidaksesuaian, pencatatan hasil pemeriksaan, dan analisis kondisi UTTP di lapangan.
6. Standar Ukuran dan Ketertelusuran Pengukuran
Standar satuan ukuran, ketertelusuran hasil pengukuran, standar kerja, standar acuan, serta pentingnya akurasi dalam pengukuran.
7. Kesalahan Pengukuran dan Toleransi Kesalahan
Jenis kesalahan pengukuran, faktor yang memengaruhi hasil ukur, batas toleransi yang diperbolehkan, dan evaluasi penyimpangan pengukuran.
8. Pengawasan dan Penegakan Metrologi Legal
Pengawasan penggunaan UTTP, temuan pelanggaran, tindak lanjut hasil pengawasan, dan perlindungan konsumen dalam kegiatan perdagangan.
9. Pelayanan Publik di Bidang Kemetrologian
Pelayanan tera dan tera ulang, komunikasi dengan masyarakat, pelayanan kepada pelaku usaha, serta standar pelayanan publik.
10. Administrasi dan Dokumentasi Kemetrologian
Pencatatan hasil tera, dokumentasi pemeriksaan, pelaporan kegiatan, pengelolaan data kemetrologian, dan administrasi pelayanan.
11. Keselamatan Kerja dalam Pemeriksaan UTTP
Prosedur keselamatan kerja, penggunaan peralatan pengujian, identifikasi risiko kerja, dan keamanan saat kegiatan lapangan.
12. Etika ASN dan Integritas Pengamat Tera
Integritas, profesionalisme ASN, kode etik jabatan, independensi pemeriksaan, objektivitas, dan tanggung jawab profesi.
13. Analisis Kasus dan Pengambilan Keputusan Lapangan
Studi kasus pengawasan alat ukur, penyelesaian permasalahan di lapangan, prioritas tindakan, dan pengambilan keputusan sesuai ketentuan yang berlaku.
Contoh Soal UKOM Jabatan Fungsional Pengamat Tera
Berikut beberapa contoh soal UKOM Jabatan Fungsional Pengamat Tera yang dapat digunakan sebagai bahan latihan dan referensi belajar sebelum mengikuti uji kompetensi.
Soal 1
Seorang Pengamat Tera melakukan pemeriksaan terhadap timbangan elektronik yang digunakan di pasar tradisional. Dari hasil pengujian diketahui terdapat selisih hasil pengukuran yang melebihi batas kesalahan yang diizinkan. Tindakan yang paling tepat adalah…
A. Mengizinkan alat tetap digunakan karena masih dapat menunjukkan hasil penimbangan
B. Mengabaikan hasil pemeriksaan selama tidak ada keluhan dari konsumen
C. Menyarankan pedagang mengganti alat tanpa mencatat hasil pemeriksaan
D. Menyatakan alat tidak memenuhi ketentuan dan menindaklanjuti sesuai prosedur metrologi legal
E. Menunggu laporan dari instansi lain sebelum mengambil tindakan
Jawaban: D
Pembahasan:
UTTP yang menghasilkan penyimpangan melebihi batas toleransi tidak memenuhi ketentuan metrologi legal dan harus ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Soal 2
Tujuan utama pelaksanaan tera ulang terhadap alat ukur yang digunakan dalam kegiatan perdagangan adalah…
A. Menambah kapasitas penggunaan alat ukur
B. Memastikan alat ukur tetap memenuhi persyaratan ketelitian dan keabsahan pengukuran
C. Mengurangi biaya operasional pelaku usaha
D. Menentukan harga barang yang diperdagangkan
E. Meningkatkan jumlah transaksi perdagangan
Jawaban: B
Pembahasan:
Tera ulang bertujuan memastikan UTTP masih memenuhi persyaratan teknis dan metrologis sehingga hasil pengukuran tetap akurat.
Soal 3
Dalam kegiatan pengawasan, seorang petugas menemukan alat ukur yang masih memiliki tanda tera sah, namun kondisi fisik alat mengalami kerusakan yang berpotensi memengaruhi hasil pengukuran. Tindakan yang paling tepat adalah…
A. Menganggap alat tetap layak digunakan karena tanda tera masih berlaku
B. Membiarkan alat digunakan sampai masa berlaku tera berakhir
C. Melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi dan kinerja alat ukur
D. Menghapus data alat dari administrasi kemetrologian
E. Langsung memusnahkan alat tanpa pemeriksaan tambahan
Jawaban: C
Pembahasan:
Selain memperhatikan tanda tera, kondisi fisik dan kinerja alat juga harus diperiksa untuk memastikan hasil pengukuran tetap sesuai ketentuan.
Soal 4
Ketertelusuran pengukuran (traceability) dalam metrologi legal memiliki tujuan utama untuk…
A. Menentukan lokasi penggunaan alat ukur
B. Menambah umur pakai alat ukur
C. Mempermudah proses distribusi barang dagangan
D. Menghubungkan hasil pengukuran dengan standar yang diakui melalui rantai kalibrasi yang jelas
E. Mengurangi frekuensi tera ulang alat ukur
Jawaban: D
Pembahasan:
Ketertelusuran memastikan hasil pengukuran dapat ditelusuri ke standar yang diakui sehingga keakuratan dan kepercayaannya terjamin.
Soal 5
Seorang pelaku usaha menolak pemeriksaan UTTP dengan alasan sedang melayani banyak pelanggan. Sebagai Pengamat Tera, sikap yang paling tepat adalah…
A. Membatalkan pemeriksaan tanpa penjadwalan ulang
B. Memaksa pemeriksaan tanpa memberikan penjelasan kepada pelaku usaha
C. Menjelaskan tujuan pemeriksaan dan melaksanakan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku
D. Mengabaikan kondisi tersebut dan tidak melakukan tindak lanjut
E. Menyerahkan seluruh proses pemeriksaan kepada konsumen di lokasi usaha
Jawaban: C
Pembahasan:
Petugas perlu mengedepankan komunikasi yang baik sekaligus tetap menjalankan tugas pengawasan sesuai ketentuan metrologi legal yang berlaku.
Soal 6
Dalam pemeriksaan sebuah pompa ukur bahan bakar minyak (BBM), petugas menemukan hasil pengukuran yang selalu lebih rendah dibandingkan volume sebenarnya yang dibayarkan konsumen. Dampak utama dari kondisi tersebut adalah…
A. Konsumen menerima volume BBM lebih sedikit dari yang seharusnya
B. Pelaku usaha mengalami kerugian pengukuran
C. Ketelitian alat ukur meningkat secara otomatis
D. Hasil pengukuran menjadi lebih stabil
E. Tidak ada pengaruh terhadap transaksi perdagangan
Jawaban: A
Pembahasan:
Penyimpangan pengukuran yang merugikan konsumen merupakan pelanggaran prinsip metrologi legal dan dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap transaksi perdagangan.
Soal 7
Seorang Pengamat Tera melakukan pengamatan terhadap timbangan digital di sebuah toko modern. Untuk memastikan hasil pemeriksaan dapat dipertanggungjawabkan, langkah yang paling penting dilakukan adalah…
A. Menggunakan perkiraan hasil pengukuran berdasarkan pengalaman kerja
B. Mengandalkan informasi dari pemilik usaha tanpa pengujian
C. Melakukan pengujian menggunakan standar ukur yang sah dan tertelusur
D. Membandingkan hasil pengukuran dengan toko lain di sekitar lokasi
E. Menentukan hasil pemeriksaan berdasarkan kondisi fisik alat saja
Jawaban: C
Pembahasan:
Pengujian harus menggunakan standar ukur yang sah agar hasil pemeriksaan memiliki ketertelusuran dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis.
Soal 8
Saat melakukan pengawasan di pasar, petugas menemukan alat ukur yang tidak memiliki tanda tera yang masih berlaku. Tindakan awal yang paling tepat adalah…
A. Langsung menyita seluruh barang dagangan pedagang
B. Melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap status legal alat ukur tersebut
C. Mengizinkan alat tetap digunakan selama hasil ukurnya dianggap wajar
D. Menghapus data pedagang dari administrasi pasar
E. Menutup seluruh aktivitas perdagangan di lokasi tersebut
Jawaban: B
Pembahasan:
Petugas perlu memastikan status alat ukur dan melakukan pemeriksaan sesuai prosedur sebelum menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
Soal 9
Dalam metrologi legal, batas kesalahan yang diizinkan pada suatu alat ukur ditetapkan untuk…
A. Menghilangkan seluruh kemungkinan kesalahan pengukuran
B. Menjamin bahwa hasil pengukuran masih berada dalam rentang yang dapat diterima
C. Menambah variasi hasil pengukuran setiap transaksi
D. Mengurangi kebutuhan pengawasan alat ukur
E. Menentukan harga barang yang diperjualbelikan
Jawaban: B
Pembahasan:
Batas kesalahan yang diizinkan digunakan sebagai acuan untuk menilai apakah alat ukur masih layak digunakan dalam transaksi perdagangan.
Soal 10
Seorang Pengamat Tera menerima laporan adanya dugaan manipulasi alat ukur oleh pelaku usaha. Sebelum mengambil kesimpulan, tindakan profesional yang paling tepat adalah…
A. Langsung menyatakan pelaku usaha bersalah
B. Menyebarkan informasi kepada masyarakat tanpa pemeriksaan
C. Mengabaikan laporan karena belum ada bukti kuat
D. Melakukan pemeriksaan dan pengumpulan fakta secara objektif
E. Menunggu sampai ada keluhan tambahan dari konsumen lain
Jawaban: D
Pembahasan:
Setiap dugaan pelanggaran harus ditindaklanjuti melalui pemeriksaan yang objektif dan berdasarkan fakta agar keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan.
Soal 11
Seorang Pengamat Tera menemukan bahwa sebuah timbangan yang digunakan dalam transaksi perdagangan telah mengalami modifikasi pada bagian tertentu setelah dilakukan tera ulang. Kondisi tersebut paling berisiko karena…
A. Dapat memengaruhi keabsahan hasil pengukuran dan status tera alat
B. Menambah umur pakai alat ukur secara signifikan
C. Mengurangi kebutuhan pemeriksaan berikutnya
D. Membuat alat lebih mudah digunakan oleh konsumen
E. Tidak berpengaruh terhadap hasil pengukuran selama alat masih berfungsi
Jawaban: A
Pembahasan:
Perubahan atau modifikasi pada UTTP setelah tera dapat memengaruhi ketelitian alat dan menyebabkan status tera tidak lagi dapat dijadikan jaminan keabsahan pengukuran.
Soal 12
Dalam kegiatan tera ulang, petugas menemukan bahwa hasil pengukuran masih berada dalam batas kesalahan yang diizinkan. Keputusan yang paling tepat adalah…
A. Menyatakan alat tidak layak digunakan karena pernah diperiksa sebelumnya
B. Menunda keputusan hingga dilakukan pemeriksaan oleh instansi lain
C. Menghapus data alat dari administrasi kemetrologian
D. Menyatakan alat memenuhi persyaratan metrologi sesuai hasil pengujian
E. Mewajibkan pemilik alat mengganti seluruh komponen alat ukur
Jawaban: D
Pembahasan:
UTTP yang masih berada dalam batas kesalahan yang diperbolehkan dapat dinyatakan memenuhi persyaratan metrologi legal.
Soal 13
Saat melakukan pelayanan tera di lapangan, seorang pelaku usaha meminta agar hasil pemeriksaan dipercepat tanpa melalui seluruh tahapan pengujian karena sedang banyak pelanggan. Sikap yang paling tepat adalah…
A. Mempercepat proses dengan mengurangi sebagian tahapan pemeriksaan
B. Menyelesaikan pemeriksaan berdasarkan perkiraan hasil pengujian
C. Tetap melaksanakan seluruh prosedur pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku
D. Menghentikan pelayanan tera pada hari tersebut
E. Menyerahkan hasil pemeriksaan kepada pelaku usaha untuk ditentukan sendiri
Jawaban: C
Pembahasan:
Prosedur tera dan tera ulang harus dilakukan secara lengkap agar hasil pemeriksaan tetap sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Soal 14
Dalam kegiatan pengawasan, dokumentasi hasil pemeriksaan memiliki fungsi utama untuk…
A. Mengurangi kebutuhan pengawasan berikutnya
B. Menjadi bukti administratif dan dasar tindak lanjut hasil pemeriksaan
C. Menggantikan proses pengujian alat ukur
D. Menentukan nilai ekonomi alat ukur yang diperiksa
E. Membatasi akses masyarakat terhadap informasi pelayanan
Jawaban: B
Pembahasan:
Dokumentasi merupakan bagian penting dalam administrasi kemetrologian karena menjadi bukti pelaksanaan kegiatan dan dasar pengambilan keputusan.
Soal 15
Seorang Pengamat Tera ditawari sejumlah imbalan oleh pelaku usaha agar hasil pemeriksaan tidak dicatat sebagai temuan. Tindakan yang paling sesuai dengan integritas ASN adalah…
A. Menerima imbalan selama tidak memengaruhi hasil pemeriksaan
B. Menunda pencatatan hasil pemeriksaan hingga ada arahan lain
C. Mengabaikan temuan agar hubungan dengan pelaku usaha tetap baik
D. Menolak imbalan dan tetap melaksanakan tugas secara objektif
E. Menyerahkan keputusan kepada pelaku usaha yang diperiksa
Jawaban: D
Pembahasan:
Integritas dan profesionalisme merupakan prinsip utama ASN. Setiap pemeriksaan harus dilakukan secara objektif tanpa dipengaruhi kepentingan pribadi maupun pihak lain.
Soal 16
Dalam pemeriksaan sebuah timbangan jembatan, Pengamat Tera menemukan bahwa hasil pengukuran berubah-ubah meskipun beban yang digunakan untuk pengujian tetap sama. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa…
A. Alat ukur memiliki konsistensi pengukuran yang baik
B. Terjadi indikasi gangguan pada kinerja atau ketelitian alat ukur
C. Alat ukur dapat langsung dinyatakan memenuhi syarat tera
D. Beban standar tidak perlu digunakan kembali dalam pengujian
E. Variasi hasil ukur tidak berpengaruh terhadap transaksi perdagangan
Jawaban: B
Pembahasan:
Hasil pengukuran yang tidak konsisten menunjukkan adanya potensi gangguan pada alat ukur sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Soal 17
Saat melakukan pengawasan di pasar, petugas menemukan beberapa pedagang menggunakan timbangan yang masa berlaku tera ulangnya telah berakhir. Langkah yang paling tepat adalah…
A. Membiarkan penggunaan alat selama tidak ada komplain dari pembeli
B. Menghapus seluruh data pedagang dari sistem administrasi
C. Menyatakan seluruh transaksi yang telah terjadi tidak sah
D. Mengganti timbangan pedagang dengan milik pemerintah daerah
E. Menindaklanjuti sesuai ketentuan dan mengarahkan pemilik untuk melakukan tera ulang
Jawaban: E
Pembahasan:
UTTP yang masa berlaku tera ulangnya habis harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan agar tetap memenuhi persyaratan metrologi legal.
Soal 18
Dalam proses pengukuran, penggunaan standar ukuran yang telah dikalibrasi sangat penting karena…
A. Membantu menjamin akurasi dan ketertelusuran hasil pengukuran
B. Mengurangi kebutuhan pencatatan hasil pemeriksaan
C. Menghilangkan seluruh potensi kesalahan pengukuran
D. Menggantikan fungsi pemeriksaan UTTP di lapangan
E. Menentukan masa berlaku alat ukur yang diperiksa
Jawaban: A
Pembahasan:
Standar yang telah dikalibrasi menjadi dasar untuk memastikan hasil pengukuran akurat dan dapat ditelusuri ke standar yang diakui.
Soal 19
Seorang Pengamat Tera menerima laporan masyarakat mengenai dugaan ketidaksesuaian hasil pengukuran pada sebuah SPBU. Sebelum menyusun laporan hasil pengawasan, langkah yang paling penting dilakukan adalah…
A. Menyimpulkan pelanggaran berdasarkan laporan masyarakat saja
B. Menunggu adanya laporan tambahan dari konsumen lain
C. Melakukan pemeriksaan dan pengumpulan data secara langsung di lapangan
D. Menutup sementara seluruh operasional SPBU tanpa pemeriksaan
E. Menyerahkan penanganan kasus kepada pelaku usaha yang dilaporkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Setiap laporan harus diverifikasi melalui pemeriksaan lapangan agar hasil pengawasan didasarkan pada fakta dan data yang valid.
Soal 20
Dalam pelaksanaan tugas pengawasan metrologi legal, tujuan utama keberadaan Pengamat Tera adalah…
A. Meningkatkan keuntungan pelaku usaha dalam perdagangan
B. Menentukan harga barang dan jasa di pasar
C. Mengurangi jumlah alat ukur yang digunakan masyarakat
D. Menjamin ketepatan pengukuran dan melindungi kepentingan konsumen
E. Mengawasi seluruh kegiatan perdagangan tanpa terkait alat ukur
Jawaban: D
Pembahasan:
Pengamat Tera berperan menjaga ketertiban metrologi legal sehingga hasil pengukuran dalam transaksi perdagangan dapat dipercaya dan tidak merugikan masyarakat.
Latihan Soal UKOM Pengamat Tera Lebih Lengkap

Jika Anda ingin memperbanyak latihan soal UKOM Pengamat Tera dengan pembahasan yang lebih lengkap dan simulasi CBT yang menyerupai ujian sebenarnya, kunjungi Ujikom.id. Platform ini menyediakan berbagai latihan soal uji kompetensi jabatan fungsional yang dapat membantu Anda memahami pola soal dan meningkatkan kesiapan menghadapi UKOM.