Jabatan Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat memiliki peran dalam mendorong partisipasi, kapasitas, dan kemandirian masyarakat melalui kegiatan penggerakan serta pemberdayaan. Dalam pelaksanaannya, PSM perlu mampu memetakan potensi dan masalah, memfasilitasi perencanaan partisipatif, mengembangkan kelembagaan, hingga mengevaluasi keberlanjutan program di tingkat masyarakat.
Uji Kompetensi menjadi tahapan penting untuk mengukur kemampuan teknis, manajerial, dan sosial kultural sesuai jenjang jabatan. Melalui latihan Soal Uji Kompetensi JF PSM Penggerak Swadaya Masyarakat Kemendes, peserta dapat memahami pola soal berbasis kasus sekaligus meningkatkan kemampuan analisis sebelum menghadapi ujian sebenarnya.
Daftar Isi
ToggleKisi-Kisi Uji Kompetensi JF PSM Penggerak Swadaya Masyarakat Kemendes
Kisi-Kisi Uji Kompetensi JF PSM Penggerak Swadaya Masyarakat Kemendes berikut dapat digunakan sebagai acuan untuk memahami kompetensi yang perlu dikuasai sesuai jenjang jabatan.
1. Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Materi ini mencakup arah pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kemandirian, pembangunan daerah tertinggal, serta hubungan program pemberdayaan dengan kesejahteraan masyarakat.
2. Identifikasi Potensi, Masalah, dan Kebutuhan Masyarakat
Peserta perlu mampu mengumpulkan dan mengolah data sosial, ekonomi, sumber daya alam, kelembagaan, serta kondisi kelompok masyarakat untuk menentukan masalah dan potensi prioritas.
3. Pemetaan Sosial dan Analisis Pemangku Kepentingan
Kisi-kisi ini meliputi pemetaan individu, kelompok, lembaga desa, pemerintah, dunia usaha, serta pihak lain berdasarkan kepentingan, pengaruh, dukungan, dan potensi konflik.
4. Perencanaan Partisipatif Pemberdayaan Masyarakat
Materi menguji kemampuan memfasilitasi penggalian gagasan, menentukan prioritas, menyusun tujuan, menetapkan kegiatan, membagi peran, dan merumuskan indikator keberhasilan bersama masyarakat.
5. Pengorganisasian dan Pengembangan Kelembagaan Masyarakat
Peserta dituntut memahami pembentukan dan penguatan kelompok, pembagian tugas, mekanisme kerja, regenerasi kepemimpinan, pengelolaan konflik, serta pengembangan jejaring kelembagaan.
6. Pendampingan, Fasilitasi, dan Penggerakan Masyarakat
Kisi-kisi ini mencakup kemampuan membangun kepercayaan, memfasilitasi musyawarah, mendorong partisipasi, menangani dominasi kelompok tertentu, dan membantu masyarakat menemukan solusi secara mandiri.
7. Peningkatan Kapasitas dan Pembelajaran Masyarakat
Materi meliputi analisis kebutuhan pelatihan, penyusunan bahan pembelajaran, pemilihan metode, pelaksanaan kegiatan, pendampingan pascapelatihan, dan evaluasi perubahan kompetensi.
8. Pengembangan Kader dan Kepemimpinan Lokal
Peserta perlu mampu mengidentifikasi calon kader, meningkatkan kapasitas, membangun kepemimpinan lokal, menyiapkan regenerasi, serta menjaga keberlanjutan kegiatan setelah pendampingan berakhir.
9. Pengembangan Usaha Ekonomi dan Potensi Lokal
Kisi-kisi ini menguji kemampuan mengidentifikasi potensi usaha, menilai kelayakan, mengembangkan produk, memperluas pasar, membangun kemitraan, dan memastikan manfaat ekonomi yang merata.
10. Monitoring, Evaluasi, dan Keberlanjutan Program
Materi mencakup penyusunan indikator, pengumpulan bukti, evaluasi partisipatif, analisis hambatan, pengukuran perubahan kapasitas, serta penyusunan tindak lanjut program pemberdayaan.
11. Kompetensi Manajerial, Sosial Kultural, dan Etika Pendampingan
Peserta perlu memahami integritas, komunikasi, kerja sama, pelayanan publik, pengambilan keputusan, kepekaan terhadap keberagaman, perlindungan kelompok rentan, netralitas, dan pencegahan konflik kepentingan.
Contoh Soal Uji Kompetensi JF PSM Penggerak Swadaya Masyarakat Kemendes
Contoh soal berikut dapat digunakan untuk melatih kemampuan menganalisis kondisi masyarakat, memfasilitasi pemberdayaan, menentukan strategi pendampingan, dan mengevaluasi keberlanjutan program.
Soal 1
Sebuah desa memiliki potensi hasil pertanian yang besar, tetapi pendapatan petani tetap rendah karena produk dijual dalam bentuk mentah melalui satu tengkulak. Langkah awal Penggerak Swadaya Masyarakat yang paling tepat adalah….
A. Membentuk usaha baru tanpa melibatkan petani dalam perencanaan
B. Memetakan rantai nilai, kebutuhan petani, peluang pengolahan, akses pasar, dan pihak yang dapat dilibatkan
C. Meminta pemerintah desa menetapkan harga jual secara sepihak
D. Mengarahkan seluruh petani mengganti komoditas yang ditanam
E. Memberikan bantuan alat sebelum menilai kemampuan kelompok
Jawaban Benar: B
Pembahasan:
Pengembangan usaha perlu diawali dengan analisis potensi, masalah, rantai pemasaran, kapasitas kelompok, dan peluang nilai tambah. Bantuan atau pembentukan usaha tanpa kajian dapat menimbulkan program yang tidak sesuai kebutuhan.
Soal 2
Dalam musyawarah perencanaan program, seorang tokoh berpengaruh mendominasi pembicaraan dan mengarahkan seluruh keputusan kepada kelompoknya. Perempuan, pemuda, dan keluarga miskin tidak memperoleh kesempatan menyampaikan pendapat. Tindakan fasilitasi yang paling tepat adalah….
A. Menerima keputusan tokoh karena memiliki pengaruh besar di desa
B. Menghentikan musyawarah dan mengambil keputusan sendiri
C. Mengatur proses agar setiap kelompok memperoleh kesempatan berbicara dan keputusan dibuat berdasarkan kebutuhan bersama
D. Memisahkan kelompok rentan dari musyawarah utama
E. Menyerahkan hasil akhir kepada kepala desa tanpa pembahasan lanjutan
Jawaban Benar: C
Pembahasan:
Perencanaan partisipatif harus memastikan keterlibatan seluruh kelompok, terutama pihak yang sering tidak terwakili. Fasilitator perlu mengelola dominasi tanpa mengambil alih keputusan masyarakat.
Soal 3
Sebuah kelompok usaha masyarakat menerima pelatihan pengolahan produk selama tiga hari. Enam bulan kemudian, hanya dua peserta yang masih menggunakan keterampilan tersebut. Evaluasi menunjukkan tidak ada pendampingan lanjutan, akses bahan baku terbatas, dan pasar belum tersedia. Perbaikan yang paling tepat adalah….
A. Menyusun pendampingan pascapelatihan, membantu akses bahan baku dan pasar, serta memantau penerapan keterampilan
B. Mengulang pelatihan dengan materi yang sama kepada seluruh peserta
C. Menyimpulkan peserta tidak memiliki motivasi berusaha
D. Menambah jumlah sertifikat untuk meningkatkan kepercayaan peserta
E. Menghentikan program karena hasil awal tidak sesuai harapan
Jawaban Benar: A
Pembahasan:
Pelatihan tidak cukup hanya mengukur kehadiran dan penyampaian materi. Keberhasilan juga bergantung pada pendampingan, dukungan usaha, akses sumber daya, dan penerapan keterampilan setelah kegiatan.
Soal 4
Dalam pelaksanaan program air bersih, masyarakat selalu menunggu arahan pendamping untuk menentukan jadwal kerja, pembagian tugas, dan penggunaan dana. Ketika pendamping tidak hadir, kegiatan berhenti. Tindakan yang paling tepat adalah….
A. Menambah intensitas arahan agar kegiatan lebih terkendali
B. Mengganti seluruh pengurus dengan petugas dari luar desa
C. Mengambil alih pengelolaan sampai program selesai
D. Memfasilitasi pembagian peran, penguatan pengurus, penyusunan mekanisme kerja, dan pengambilan keputusan mandiri
E. Menghentikan program sampai masyarakat menunjukkan inisiatif
Jawaban Benar: D
Pembahasan:
Pendampingan harus mengurangi ketergantungan dan meningkatkan kemampuan masyarakat mengelola kegiatan sendiri. Penguatan kelembagaan dan pembagian tanggung jawab diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program.
Soal 5
Sebuah desa memilih calon kader pemberdayaan berdasarkan kedekatan dengan aparat desa. Beberapa calon jarang mengikuti kegiatan masyarakat dan kurang dipercaya oleh warga. Sikap Penggerak Swadaya Masyarakat yang paling tepat adalah….
A. Menerima calon tersebut agar hubungan dengan aparat tetap baik
B. Menetapkan kader berdasarkan tingkat pendidikan tertinggi
C. Menunjuk kader dari luar desa yang dianggap lebih kompeten
D. Menyerahkan pemilihan sepenuhnya kepada satu tokoh masyarakat
E. Memfasilitasi penetapan kriteria terbuka berdasarkan integritas, penerimaan masyarakat, kemampuan menggerakkan, dan komitmen
Jawaban Benar: E
Pembahasan:
Kader perlu dipilih melalui proses yang transparan dan berdasarkan kapasitas serta kepercayaan masyarakat. Kedekatan dengan pihak tertentu tidak menjamin kemampuan dalam menggerakkan dan mendampingi masyarakat.
Soal 6
Hasil pemetaan sosial menunjukkan bahwa program pengembangan wisata desa didukung pemerintah desa dan pelaku usaha, tetapi sebagian petani khawatir kehilangan akses terhadap lahan produktif. Langkah Penggerak Swadaya Masyarakat yang paling tepat adalah….
A. Melanjutkan program karena telah mendapat dukungan pemerintah desa
B. Memfasilitasi dialog antarpihak, memetakan kepentingan dan dampak, serta memastikan petani terlibat dalam penyusunan keputusan
C. Meminta petani menerima program demi meningkatkan pendapatan desa
D. Menyerahkan penyelesaian sepenuhnya kepada investor
E. Menghentikan seluruh rencana sebelum dilakukan pembahasan
Jawaban Benar: B
Pembahasan:
Perbedaan kepentingan perlu dikelola melalui pemetaan pemangku kepentingan dan dialog yang setara. Kelompok terdampak harus memperoleh informasi serta kesempatan berpartisipasi sebelum keputusan ditetapkan.
Soal 7
Sebuah kelompok perempuan telah mampu memproduksi makanan olahan, tetapi penjualannya rendah karena kemasan tidak menarik dan produk belum memiliki sasaran pasar yang jelas. Tindakan pendampingan yang paling tepat adalah….
A. Menambah jumlah produksi agar biaya per unit lebih rendah
B. Mengarahkan kelompok mengajukan bantuan modal terlebih dahulu
C. Membantu kelompok menganalisis konsumen, memperbaiki mutu dan kemasan, menghitung biaya, serta menguji saluran pemasaran
D. Mengganti jenis usaha tanpa melakukan evaluasi
E. Menyerahkan pemasaran kepada satu anggota yang paling aktif
Jawaban Benar: C
Pembahasan:
Pengembangan usaha harus didasarkan pada kebutuhan pasar, kualitas produk, harga, kemasan, dan saluran distribusi. Penambahan produksi tanpa kejelasan pasar justru dapat meningkatkan risiko kerugian.
Soal 8
Dalam penyusunan rencana pemberdayaan, masyarakat mengusulkan pembangunan gedung pelatihan. Namun, hasil identifikasi menunjukkan masalah utama justru rendahnya kemampuan pengurus mengelola usaha dan pemasaran. Tindakan yang paling tepat adalah….
A. Menyetujui pembangunan karena menjadi usulan terbanyak
B. Menghapus usulan masyarakat dan menentukan program sendiri
C. Membagi anggaran secara merata untuk seluruh usulan
D. Memfasilitasi analisis kebutuhan agar masyarakat dapat membandingkan manfaat gedung dengan penguatan kapasitas yang lebih mendesak
E. Menunda perencanaan sampai masyarakat mengubah usulannya
Jawaban Benar: D
Pembahasan:
Perencanaan partisipatif bukan sekadar menerima usulan terbanyak, tetapi membantu masyarakat menilai akar masalah, kebutuhan prioritas, manfaat, dan keberlanjutan setiap pilihan program.
Soal 9
Pengurus suatu kelompok masyarakat selalu dijabat oleh orang yang sama selama bertahun-tahun. Anggota muda tidak diberi kesempatan belajar dan seluruh keputusan bergantung pada ketua. Upaya penguatan kelembagaan yang paling tepat adalah….
A. Mendorong pembagian kewenangan, kaderisasi, rotasi peran, dan mekanisme pengambilan keputusan yang transparan
B. Mempertahankan kepengurusan karena ketua telah berpengalaman
C. Mengganti ketua secara langsung tanpa musyawarah anggota
D. Membentuk kelompok baru dengan anggota yang lebih muda
E. Menyerahkan pengelolaan kepada pemerintah desa
Jawaban Benar: A
Pembahasan:
Kelembagaan yang sehat membutuhkan regenerasi, pembagian peran, dan proses pengambilan keputusan yang terbuka. Ketergantungan pada satu figur dapat menghambat keberlanjutan organisasi.
Soal 10
Program pemberdayaan dinyatakan berhasil karena telah menyelenggarakan 20 kali pertemuan dan melibatkan 300 peserta. Namun, belum tersedia data mengenai perubahan kemampuan, pendapatan, maupun kemandirian kelompok. Evaluasi yang paling tepat adalah….
A. Menambah jumlah kegiatan agar capaian terlihat lebih besar
B. Menggunakan jumlah peserta sebagai satu-satunya indikator
C. Menganggap program berhasil karena seluruh anggaran telah digunakan
D. Menilai keberhasilan berdasarkan banyaknya dokumentasi kegiatan
E. Mengukur perubahan kapasitas, perilaku, manfaat ekonomi, partisipasi, dan keberlanjutan kelompok
Jawaban Benar: E
Pembahasan:
Jumlah pertemuan dan peserta hanya menunjukkan keluaran kegiatan. Evaluasi pemberdayaan perlu menilai hasil dan dampak, seperti perubahan kapasitas, kemandirian, partisipasi, serta kemampuan masyarakat melanjutkan kegiatan.
Soal 11
Sebuah kelompok tani menerima bantuan alat pengolahan hasil panen. Setelah tiga bulan, alat jarang digunakan karena hanya satu anggota yang memahami pengoperasiannya dan belum ada aturan pemeliharaan. Tindakan Penggerak Swadaya Masyarakat yang paling tepat adalah….
A. Memindahkan alat kepada kelompok lain yang lebih siap
B. Menunjuk satu anggota sebagai operator tetap tanpa melibatkan anggota lain
C. Memfasilitasi pelatihan praktik, pembagian tanggung jawab, jadwal penggunaan, serta mekanisme pemeliharaan alat
D. Meminta pemerintah desa mengambil alih seluruh pengelolaan
E. Mengusulkan bantuan alat baru yang lebih mudah digunakan
Jawaban Benar: C
Pembahasan:
Pemanfaatan bantuan memerlukan peningkatan kapasitas dan tata kelola yang jelas. Pelatihan, pembagian peran, serta aturan penggunaan dan pemeliharaan membantu kelompok mengelola alat secara mandiri dan berkelanjutan.
Soal 12
Dalam kegiatan pemetaan kebutuhan desa, data menunjukkan keluarga penyandang disabilitas jarang mengikuti musyawarah karena lokasi pertemuan sulit diakses dan informasi hanya disampaikan secara lisan. Langkah yang paling tepat adalah….
A. Meminta keluarga tersebut menitipkan aspirasi kepada ketua RT
B. Mengadakan pertemuan terpisah tanpa menghubungkannya dengan musyawarah utama
C. Menganggap tidak hadir sebagai tanda tidak membutuhkan program
D. Menyediakan tempat dan metode komunikasi yang aksesibel serta memastikan aspirasi mereka masuk dalam pengambilan keputusan
E. Menyerahkan identifikasi kebutuhannya kepada aparat desa
Jawaban Benar: D
Pembahasan:
Partisipasi yang inklusif membutuhkan penyesuaian terhadap hambatan fisik dan komunikasi. Kelompok penyandang disabilitas harus memperoleh kesempatan yang setara untuk menyampaikan kebutuhan dan memengaruhi keputusan program.
Soal 13
Kelompok usaha desa memperoleh pesanan dalam jumlah besar dari pembeli baru. Namun, kapasitas produksi belum stabil, kualitas produk berbeda-beda, dan kelompok belum menghitung kebutuhan modal kerja. Keputusan pendampingan yang paling tepat adalah….
A. Menerima seluruh pesanan agar peluang pasar tidak hilang
B. Meminta pembeli menurunkan standar kualitas produk
C. Membagi pesanan kepada anggota tanpa menetapkan standar produksi
D. Mengajukan pinjaman sebanyak mungkin untuk membeli bahan baku
E. Membantu kelompok menilai kapasitas, menetapkan standar mutu, menghitung biaya, dan menegosiasikan volume serta waktu pengiriman yang realistis
Jawaban Benar: E
Pembahasan:
Peluang pasar harus diimbangi kesiapan produksi dan pengelolaan risiko. Penilaian kapasitas, standar mutu, biaya, dan kesepakatan pengiriman mencegah kelompok menerima pesanan yang tidak mampu dipenuhi.
Soal 14
Setelah satu tahun pendampingan, sebuah kelompok pengelola sanitasi telah memiliki pengurus dan iuran rutin. Namun, seluruh laporan keuangan masih dibuat oleh pendamping karena pengurus merasa belum mampu. Langkah yang paling tepat adalah….
A. Melatih pengurus melalui praktik bertahap, menyerahkan tanggung jawab pencatatan, dan melakukan pendampingan yang semakin dikurangi
B. Terus membuat laporan agar kesalahan administrasi dapat dihindari
C. Menunjuk petugas desa untuk mengelola keuangan kelompok
D. Menghapus kewajiban laporan karena kelompok masih berkembang
E. Menunda penyerahan tugas sampai seluruh pengurus mengikuti pelatihan formal
Jawaban Benar: A
Pembahasan:
Pendampingan harus meningkatkan kemandirian, bukan mempertahankan ketergantungan. Alih keterampilan secara bertahap memungkinkan pengurus belajar sambil tetap memperoleh pengawasan sampai mampu mengelola administrasi sendiri.
Soal 15
Dua kelompok masyarakat berselisih mengenai penggunaan sumber air untuk pertanian dan kebutuhan rumah tangga. Masing-masing merasa memiliki hak lebih besar dan menolak menghadiri pertemuan bersama. Tindakan Penggerak Swadaya Masyarakat yang paling tepat adalah….
A. Menentukan pembagian air berdasarkan jumlah anggota setiap kelompok
B. Melakukan pendekatan kepada kedua pihak, menyepakati aturan dialog, memetakan kebutuhan, dan memfasilitasi penyelesaian yang dapat diterima bersama
C. Menyerahkan sumber air kepada kelompok yang lebih lama menggunakannya
D. Meminta aparat menetapkan keputusan tanpa musyawarah
E. Menghentikan pemanfaatan sumber air sampai konflik selesai dengan sendirinya
Jawaban Benar: B
Pembahasan:
Konflik sumber daya perlu ditangani melalui komunikasi, pemetaan kepentingan, dan perundingan yang adil. Fasilitator tidak mengambil alih keputusan, tetapi membantu para pihak menyusun kesepakatan yang mempertimbangkan kebutuhan bersama.
Soal 16
Sebuah desa memiliki program pengembangan kebun pangan keluarga. Pada awal pelaksanaan, partisipasi warga tinggi, tetapi setelah bantuan bibit selesai dibagikan, sebagian besar kegiatan berhenti. Hasil evaluasi menunjukkan warga belum memiliki pembagian peran, jadwal pemeliharaan, dan mekanisme pengadaan bibit berikutnya. Tindakan Penggerak Swadaya Masyarakat yang paling tepat adalah….
A. Mengusulkan bantuan bibit baru agar kegiatan kembali berjalan
B. Menunjuk satu keluarga sebagai penanggung jawab seluruh kebun
C. Memfasilitasi penyusunan aturan kelompok, pembagian peran, sumber pembiayaan, dan rencana keberlanjutan kegiatan
D. Mengurangi jumlah peserta agar program lebih mudah dikendalikan
E. Menyerahkan pengelolaan sepenuhnya kepada pemerintah desa
Jawaban Benar: C
Pembahasan:
Keberlanjutan program tidak boleh bergantung pada bantuan awal. Kelompok perlu memiliki tata kelola, pembagian tanggung jawab, serta sumber daya yang dapat digunakan untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri.
Soal 17
Dalam kegiatan pelatihan pemasaran digital, sebagian peserta tidak mampu mengikuti materi karena belum terbiasa menggunakan telepon pintar. Fasilitator tetap menggunakan metode ceramah dan menilai peserta kurang serius belajar. Langkah perbaikan yang paling tepat adalah….
A. Menyesuaikan metode dengan kemampuan peserta melalui praktik bertahap, pendampingan langsung, dan materi sederhana
B. Mengeluarkan peserta yang tidak dapat mengikuti pelatihan
C. Mempercepat penyampaian materi agar seluruh modul selesai
D. Meminta peserta belajar sendiri setelah kegiatan berakhir
E. Mengganti seluruh peserta dengan kelompok usia muda
Jawaban Benar: A
Pembahasan:
Pembelajaran masyarakat harus disesuaikan dengan kemampuan, pengalaman, dan kebutuhan peserta. Praktik langsung dan pendampingan bertahap lebih efektif daripada memaksakan metode yang tidak sesuai.
Soal 18
Sebuah kelompok pengelola wisata desa memperoleh pendapatan yang meningkat. Namun, hanya pengurus inti yang mengetahui jumlah pemasukan dan penggunaan dana. Anggota mulai mencurigai adanya penyalahgunaan, tetapi takut menyampaikan keberatan. Tindakan yang paling tepat adalah….
A. Membiarkan pengurus mengelola dana karena dianggap paling berpengalaman
B. Memfasilitasi laporan keuangan terbuka, mekanisme pengawasan anggota, dan forum pertanggungjawaban berkala
C. Mengalihkan seluruh dana kepada pemerintah desa
D. Menghentikan kegiatan wisata sampai konflik mereda
E. Mengganti pengurus tanpa proses musyawarah
Jawaban Benar: B
Pembahasan:
Transparansi dan akuntabilitas merupakan unsur penting dalam penguatan kelembagaan. Anggota perlu memperoleh akses terhadap informasi keuangan dan ruang untuk melakukan pengawasan secara aman.
Soal 19
Dalam pemetaan sosial, Penggerak Swadaya Masyarakat menemukan bahwa keluarga miskin tidak masuk daftar penerima program karena data desa belum diperbarui selama tiga tahun. Aparat desa meminta agar data lama tetap digunakan agar proses penyaluran tidak terlambat. Sikap yang paling tepat adalah….
A. Menggunakan data lama karena telah disahkan sebelumnya
B. Menambahkan beberapa nama berdasarkan perkiraan pribadi
C. Menunda seluruh program sampai tersedia sensus baru
D. Memfasilitasi verifikasi partisipatif, memperbarui data, dan menetapkan kriteria penerima secara terbuka
E. Menyerahkan penentuan penerima hanya kepada kepala desa
Jawaban Benar: D
Pembahasan:
Ketepatan sasaran membutuhkan data yang valid dan mutakhir. Verifikasi partisipatif serta kriteria yang transparan dapat mengurangi kesalahan penerima dan mencegah konflik di masyarakat.
Soal 20
Hasil evaluasi menunjukkan suatu program pemberdayaan berhasil meningkatkan pendapatan kelompok, tetapi manfaatnya hanya dinikmati anggota yang memiliki modal besar. Anggota miskin tetap menjadi pekerja tanpa terlibat dalam pengambilan keputusan. Tindak lanjut yang paling tepat adalah….
A. Mempertahankan program karena pendapatan kelompok secara umum meningkat
B. Menambah jumlah produksi tanpa mengubah tata kelola kelompok
C. Mengeluarkan anggota yang tidak mampu menambah modal
D. Menyerahkan pembagian manfaat kepada pengurus inti
E. Meninjau kembali tata kelola, akses modal, pembagian manfaat, dan keterlibatan anggota agar program lebih inklusif
Jawaban Benar: E
Pembahasan:
Keberhasilan pemberdayaan tidak hanya dinilai dari peningkatan pendapatan, tetapi juga dari pemerataan manfaat, partisipasi, dan peningkatan posisi kelompok yang kurang berdaya.
Akses Ratusan Soal Uji Kompetensi JF PSM Penggerak Swadaya Masyarakat Kemendes

Dapatkan paket latihan Soal Uji Kompetensi JF PSM Penggerak Swadaya Masyarakat Kemendes lengkap dengan kunci jawaban, pembahasan, dan simulasi CAT/CBT di ujikom.id untuk membantu Anda memahami pola soal dan mempersiapkan uji kompetensi dengan lebih terarah.