Penegakan Perda di lapangan sering menempatkan Polisi Pamong Praja pada situasi yang membutuhkan ketegasan sekaligus kemampuan membaca kondisi masyarakat. Karena itu, soal dalam Uji Kompetensi JF Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tidak hanya berkaitan dengan aturan, tetapi juga penerapannya dalam tugas sehari-hari.
Materi yang dapat muncul mencakup penegakan Perda dan Perkada, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, patroli, pengawasan, komunikasi persuasif, koordinasi, hingga penanganan konflik dan pelanggaran di lapangan.
Artikel ini menyajikan contoh soal CAT Uji Kompetensi JF Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kemendagri lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan sebagai latihan untuk memahami pola soal teknis maupun situasional.
Contoh Soal CAT Uji Kompetensi JF Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kemendagri
Berikut latihan soal yang mencakup penegakan Perda dan Perkada, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, patroli, komunikasi persuasif, koordinasi, serta berbagai situasi yang dapat ditemui saat bertugas.
Soal 1
Petugas Satpol PP menemukan pelaku usaha yang diduga melanggar ketentuan Perda. Sebelum melakukan tindakan lebih lanjut, langkah yang paling tepat adalah …
A. Langsung menutup tempat usaha
B. Memastikan fakta pelanggaran dan dasar hukumnya terlebih dahulu
C. Menyita seluruh barang tanpa pemeriksaan
D. Meminta masyarakat menentukan sanksi
E. Menghentikan kegiatan tanpa dokumentasi
Jawaban: B
Pembahasan:
Setiap tindakan penegakan harus didasarkan pada fakta, ketentuan yang berlaku, serta prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan.
Soal 2
Dalam kegiatan penertiban, sekelompok warga mulai melakukan protes secara emosional tetapi belum melakukan kekerasan.
Tindakan petugas yang paling tepat adalah …
A. Langsung menggunakan kekuatan fisik
B. Mengabaikan seluruh warga
C. Membubarkan tanpa memberikan penjelasan
D. Melakukan komunikasi persuasif dan menjelaskan dasar tindakan secara jelas
E. Menghentikan operasi tanpa evaluasi
Jawaban: D
Pembahasan:
Pendekatan persuasif perlu diutamakan selama situasi masih dapat dikendalikan untuk mencegah eskalasi konflik.
Soal 3
Salah satu fungsi utama Satpol PP dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah …
A. Menegakkan Perda dan Perkada
B. Menetapkan undang-undang nasional
C. Menyelenggarakan peradilan pidana
D. Melakukan audit keuangan daerah
E. Menetapkan kebijakan moneter
Jawaban: A
Pembahasan:
Satpol PP memiliki fungsi penting dalam penegakan Perda dan Perkada serta penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.
Soal 4
Saat patroli, petugas menemukan kerumunan yang mulai menutup akses jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Prioritas tindakan yang paling tepat adalah …
A. Langsung melakukan penahanan
B. Membiarkan hingga kerumunan bubar sendiri
C. Menggunakan tindakan keras sejak awal
D. Memindahkan seluruh kendaraan tanpa komunikasi
E. Melakukan pengaturan, komunikasi, dan tindakan bertahap sesuai tingkat gangguan
Jawaban: E
Pembahasan:
Penanganan gangguan ketertiban sebaiknya dilakukan secara bertahap dan proporsional sesuai tingkat risiko yang terjadi.
Soal 5
Dalam pelaksanaan tugas lapangan, dokumentasi hasil kegiatan diperlukan terutama untuk …
A. Menggantikan seluruh laporan tertulis
B. Menentukan opini pribadi petugas
C. Menjadi bukti pelaksanaan tugas dan bahan evaluasi
D. Mengurangi kebutuhan koordinasi
E. Menghindari pencatatan kejadian
Jawaban: C
Pembahasan:
Dokumentasi menjadi bagian penting dalam akuntabilitas kegiatan, pelaporan, dan evaluasi pelaksanaan tugas.
Soal 6
Petugas menemukan pedagang kaki lima berjualan di lokasi yang dilarang berdasarkan ketentuan daerah. Pedagang tersebut kooperatif dan bersedia memindahkan barang dagangannya.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Menyita seluruh barang tanpa alasan
B. Mengedepankan pembinaan dan memastikan pedagang mematuhi ketentuan
C. Memberikan sanksi terberat secara langsung
D. Membawa pedagang ke kantor meskipun tidak diperlukan
E. Membiarkan pelanggaran terus berlangsung
Jawaban: B
Pembahasan:
Jika pelanggar kooperatif, tindakan pembinaan dan pemenuhan kewajiban dapat menjadi pendekatan yang proporsional sesuai prosedur.
Soal 7
Dalam pelaksanaan operasi bersama beberapa instansi, hal yang paling penting dilakukan sebelum kegiatan dimulai adalah …
A. Menyamakan pemahaman mengenai tujuan, kewenangan, dan pembagian tugas
B. Membiarkan setiap instansi bertindak sendiri
C. Menghapus seluruh prosedur operasi
D. Menyerahkan keputusan kepada masyarakat
E. Membatasi komunikasi antarpetugas
Jawaban: A
Pembahasan:
Koordinasi sebelum operasi membantu mencegah tumpang tindih kewenangan dan memastikan setiap pihak memahami perannya.
Soal 8
Petugas menerima informasi mengenai dugaan pelanggaran Perda dari masyarakat, tetapi informasi tersebut belum didukung bukti yang cukup.
Langkah yang paling tepat adalah …
A. Langsung menjatuhkan sanksi
B. Mengumumkan identitas terlapor kepada publik
C. Mengabaikan laporan
D. Melakukan verifikasi dan pemeriksaan lapangan sesuai prosedur
E. Menutup lokasi tanpa pemeriksaan
Jawaban: D
Pembahasan:
Laporan masyarakat perlu diverifikasi secara objektif agar tindakan yang diambil tidak hanya berdasarkan dugaan.
Soal 9
Dalam pelaksanaan penertiban ditemukan adanya anak-anak dan kelompok rentan di sekitar lokasi.
Sikap petugas yang paling tepat adalah …
A. Menjalankan tindakan tanpa mempertimbangkan kondisi mereka
B. Mempercepat penggunaan kekuatan
C. Mengabaikan aspek keselamatan
D. Menghentikan seluruh tugas secara permanen
E. Menyesuaikan tindakan dengan memperhatikan keselamatan dan perlindungan kelompok rentan
Jawaban: E
Pembahasan:
Pelaksanaan tugas harus tetap memperhatikan keselamatan, kemanusiaan, dan perlindungan terhadap kelompok rentan.
Soal 10
Setelah kegiatan penertiban selesai, langkah yang penting dilakukan oleh tim adalah …
A. Membubarkan tim tanpa pencatatan
B. Menghapus dokumentasi kegiatan
C. Menyusun laporan dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan
D. Menghindari pembahasan kendala
E. Menyerahkan laporan kepada pihak yang tidak berkepentingan
Jawaban: C
Pembahasan:
Pelaporan dan evaluasi dibutuhkan untuk menilai hasil kegiatan, kendala, serta perbaikan yang diperlukan pada operasi berikutnya.
Soal 11
Dalam kegiatan pengawasan, petugas menemukan sebuah tempat usaha telah beberapa kali diberikan peringatan namun tetap mengulangi pelanggaran yang sama.
Langkah yang paling tepat adalah …
A. Membiarkan karena sudah pernah diperingatkan
B. Memberikan teguran informal tanpa pencatatan
C. Menindaklanjuti sesuai tahapan dan ketentuan penegakan yang berlaku
D. Menutup usaha tanpa dasar hukum
E. Menyerahkan keputusan kepada masyarakat
Jawaban: C
Pembahasan:
Pelanggaran berulang perlu ditindaklanjuti berdasarkan tahapan penegakan dan dasar hukum yang berlaku agar tindakan tetap proporsional dan dapat dipertanggungjawabkan.
Soal 12
Ketika melakukan patroli malam, petugas menemukan aktivitas yang menimbulkan kebisingan dan mengganggu warga sekitar.
Tindakan awal yang paling tepat adalah …
A. Melakukan pendekatan, klarifikasi, dan meminta penghentian gangguan sesuai ketentuan
B. Langsung menyita seluruh peralatan
C. Membawa seluruh orang ke kantor
D. Mengabaikan karena terjadi malam hari
E. Membubarkan dengan kekuatan fisik
Jawaban: A
Pembahasan:
Penanganan awal sebaiknya dilakukan melalui komunikasi dan tindakan persuasif selama situasi masih dapat dikendalikan.
Soal 13
Dalam penegakan Perda, prinsip proporsionalitas berarti …
A. Semua pelanggaran harus diberi sanksi terberat
B. Tindakan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran, risiko, dan ketentuan yang berlaku
C. Petugas bebas menentukan sanksi sendiri
D. Setiap pelanggar diperlakukan sama tanpa melihat kondisi
E. Penindakan dilakukan tanpa tahapan
Jawaban: B
Pembahasan:
Proporsionalitas menuntut agar tindakan penegakan seimbang dengan tingkat pelanggaran dan tetap mengikuti prosedur.
Soal 14
Seorang petugas mendapati rekannya menggunakan bahasa yang merendahkan masyarakat saat operasi penertiban.
Sikap yang paling tepat adalah …
A. Membiarkan agar operasi cepat selesai
B. Mendukung karena masyarakat sedang melanggar
C. Merekam untuk disebarkan
D. Mengingatkan agar tetap profesional dan menggunakan komunikasi yang menghormati martabat masyarakat
E. Menghentikan seluruh operasi tanpa koordinasi
Jawaban: D
Pembahasan:
Profesionalitas dalam penegakan tetap harus menjaga martabat, hak, dan perlakuan yang manusiawi terhadap masyarakat.
Soal 15
Dalam sebuah operasi, Satpol PP menemukan dugaan tindak pidana yang berada di luar kewenangan utamanya.
Langkah yang paling tepat adalah …
A. Menangani sendiri seluruh proses pidana
B. Menghentikan seluruh kegiatan
C. Mengabaikan temuan
D. Menyelesaikan secara informal
E. Berkoordinasi dan meneruskan kepada instansi yang berwenang sesuai prosedur
Jawaban: E
Pembahasan:
Temuan yang berada di luar kewenangan perlu dikoordinasikan dengan instansi yang memiliki kewenangan hukum yang sesuai.
Soal 16
Pada saat penertiban, salah satu anggota tim menerima tekanan dari pihak tertentu agar tidak menindak pelanggaran tertentu.
Sikap yang paling tepat adalah …
A. Menjaga integritas dan tetap bertindak berdasarkan aturan serta bukti yang ada
B. Mengikuti permintaan demi menghindari konflik
C. Menghapus temuan pelanggaran
D. Mengubah laporan agar lebih ringan
E. Menunda tanpa alasan
Jawaban: A
Pembahasan:
Integritas menuntut petugas menjalankan tugas secara objektif, tidak memihak, dan tidak dipengaruhi kepentingan pribadi maupun tekanan pihak lain.
Soal 17
Tujuan utama tindakan nonyustisial oleh Satpol PP adalah …
A. Menggantikan proses peradilan pidana
B. Mendorong kepatuhan terhadap Perda dan Perkada melalui tindakan administratif atau pembinaan sesuai kewenangan
C. Memberikan hukuman pidana langsung
D. Menghapus seluruh tahapan penegakan
E. Menentukan vonis bagi pelanggar
Jawaban: B
Pembahasan:
Tindakan nonyustisial diarahkan untuk mendorong kepatuhan melalui pendekatan administratif, pembinaan, atau tindakan lain sesuai kewenangan Satpol PP.
Soal 18
Setelah operasi penertiban, ditemukan perbedaan antara jumlah barang yang diamankan dengan catatan dalam berita acara.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Mengubah angka agar sesuai
B. Mengabaikan karena operasi sudah selesai
C. Menghapus berita acara
D. Melakukan verifikasi ulang dan memperbaiki pencatatan secara transparan
E. Menyerahkan barang tanpa dokumentasi
Jawaban: D
Pembahasan:
Ketidaksesuaian data harus diverifikasi karena dokumentasi merupakan bagian penting dari akuntabilitas dan pertanggungjawaban tindakan.
Soal 19
Saat menghadapi massa yang mulai memanas, komandan lapangan perlu mengambil keputusan yang mempertimbangkan keselamatan petugas dan masyarakat.
Pendekatan yang paling tepat adalah …
A. Menggunakan kekuatan maksimal sejak awal
B. Memerintahkan seluruh petugas bergerak tanpa koordinasi
C. Mengabaikan perubahan situasi
D. Membiarkan massa menentukan jalannya operasi
E. Melakukan penilaian situasi dan menerapkan tindakan bertahap sesuai tingkat ancaman
Jawaban: E
Pembahasan:
Penggunaan tindakan harus didasarkan pada assessment situasi, tingkat ancaman, dan prinsip bertahap agar tidak menimbulkan eskalasi yang tidak perlu.
Soal 20
Sebuah operasi penegakan berjalan sesuai rencana, tetapi ditemukan beberapa hambatan komunikasi antarunit.
Langkah evaluasi yang paling tepat adalah …
A. Menyalahkan satu petugas
B. Mengabaikan hambatan karena operasi selesai
C. Mengidentifikasi penyebab, mencatat temuan, dan menyusun perbaikan untuk operasi berikutnya
D. Menghapus seluruh laporan
E. Membubarkan tim permanen
Jawaban: C
Pembahasan:
Evaluasi diperlukan untuk menemukan akar masalah dan menyusun perbaikan operasional agar koordinasi berikutnya lebih efektif.
Tambah Latihan CAT Satpol PP Sebelum Uji Kompetensi Lebih Banyak Disini

Kerjakan lebih banyak soal Uji Kompetensi JF Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di ujikom.id untuk membiasakan diri menghadapi materi penegakan Perda, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, koordinasi, hingga kasus penanganan pelanggaran di lapangan. Latihan yang rutin membantu Anda lebih cepat menentukan tindakan yang tepat pada setiap situasi.
