Menghadapi UKAI / UKOMNAS Apoteker membutuhkan lebih dari sekadar mengingat nama obat dan indikasinya. Peserta juga harus mampu membaca kondisi pasien, mengenali masalah terkait terapi, lalu menentukan pilihan farmakoterapi yang paling rasional.
Banyak soal klinis disajikan dalam bentuk vignette, lengkap dengan diagnosis, obat yang digunakan, hasil laboratorium, komorbid, atau keluhan pasien. Dari informasi tersebut, peserta dituntut menilai efektivitas, keamanan, dosis, interaksi, hingga kebutuhan monitoring terapi.
Melalui artikel ini, Anda dapat berlatih dengan 100 contoh soal UKAI / UKOMNAS Apoteker yang berfokus pada vignette farmakoterapi klinis, lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan singkat.
Contoh Soal UKAI / UKOMNAS Apoteker
Berikut latihan soal berbentuk vignette farmakoterapi klinis yang mencakup pemilihan terapi, efek samping, interaksi obat, monitoring, dan drug-related problems.
Soal 1
Pria 58 tahun dengan hipertensi dan diabetes mendapat lisinopril. Setelah 2 minggu, pasien mengeluh batuk kering persisten tanpa demam.
Intervensi paling tepat adalah …
A. Mengganti lisinopril dengan ARB
B. Menambahkan antitusif
C. Menaikkan dosis lisinopril
D. Mengganti dengan beta blocker
E. Menghentikan seluruh antihipertensi
Jawaban: A
Pembahasan:
Batuk kering merupakan efek samping khas ACE inhibitor. ARB dapat menjadi alternatif karena lebih jarang menyebabkan batuk.
Soal 2
Pasien menggunakan warfarin dan kemudian mendapat kotrimoksazol. Beberapa hari kemudian INR meningkat.
Penyebab paling mungkin adalah …
A. Penurunan absorpsi warfarin
B. Peningkatan metabolisme warfarin
C. Interaksi yang meningkatkan efek antikoagulan warfarin
D. Penurunan sensitivitas terhadap warfarin
E. Peningkatan ekskresi warfarin
Jawaban: C
Pembahasan:
Kotrimoksazol dapat meningkatkan efek warfarin sehingga INR dan risiko perdarahan meningkat.
Soal 3
Wanita 67 tahun dengan gagal jantung menggunakan furosemid. Hasil laboratorium menunjukkan kalium 2,9 mEq/L.
Masalah terkait obat yang paling mungkin adalah …
A. Hiperkalsemia
B. Hiperkalemia
C. Hipernatremia
D. Hipokalemia akibat diuretik
E. Asidosis metabolik
Jawaban: D
Pembahasan:
Furosemid meningkatkan ekskresi kalium sehingga dapat menyebabkan hipokalemia.
Soal 4
Pasien asma menggunakan salbutamol inhalasi hampir setiap hari karena sering sesak. Ia belum menggunakan obat pengontrol.
Rekomendasi paling tepat adalah …
A. Menaikkan dosis salbutamol saja
B. Memulai terapi pengontrol yang mengandung kortikosteroid inhalasi
C. Mengganti salbutamol dengan antibiotik
D. Menghentikan seluruh inhaler
E. Menambahkan mukolitik
Jawaban: B
Pembahasan:
Penggunaan reliever yang sering menunjukkan kontrol asma tidak optimal. Pasien memerlukan terapi pengontrol berbasis kortikosteroid inhalasi.
Soal 5
Pasien diabetes tipe 2 menggunakan metformin. Nilai fungsi ginjal menunjukkan penurunan berat dengan eGFR sangat rendah.
Pertimbangan utama adalah …
A. Menaikkan dosis metformin
B. Menambahkan sulfonilurea tanpa evaluasi
C. Tetap menggunakan dosis yang sama
D. Mengonsumsi metformin setelah makan
E. Mengevaluasi penghentian metformin karena risiko asidosis laktat meningkat
Jawaban: E
Pembahasan:
Metformin perlu dievaluasi pada gangguan ginjal berat karena akumulasi obat dapat meningkatkan risiko asidosis laktat.
Soal 6
Pasien mendapat amoksisilin untuk infeksi bakteri. Setelah dua dosis muncul urtikaria dan sesak napas.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Hentikan obat dan tangani sebagai reaksi hipersensitivitas serius
B. Lanjutkan dengan dosis lebih kecil
C. Berikan setelah makan
D. Tambahkan antasida
E. Ganti jadwal pemberian menjadi malam hari
Jawaban: A
Pembahasan:
Urtikaria disertai sesak mengarah pada reaksi alergi serius. Obat harus dihentikan dan pasien memerlukan penanganan segera.
Soal 7
Pria 64 tahun menggunakan simvastatin dan kemudian mendapat klaritromisin. Risiko utama kombinasi tersebut adalah …
A. Hipoglikemia
B. Hipotensi berat
C. Miopati atau rhabdomiolisis
D. Anemia hemolitik
E. Hiponatremia
Jawaban: C
Pembahasan:
Klaritromisin dapat meningkatkan kadar simvastatin dan meningkatkan risiko toksisitas otot.
Soal 8
Pasien dengan riwayat ulkus peptikum menggunakan ibuprofen setiap hari untuk nyeri sendi.
Masalah utama yang perlu diperhatikan adalah …
A. Hipertiroid
B. Peningkatan risiko perdarahan gastrointestinal
C. Hipoglikemia
D. Bradikardia
E. Hiperkalsemia
Jawaban: B
Pembahasan:
NSAID meningkatkan risiko iritasi mukosa, ulkus, dan perdarahan gastrointestinal, terutama pada pasien dengan riwayat ulkus.
Soal 9
Pasien menggunakan digoksin dan mengeluh mual, penglihatan kekuningan, serta denyut jantung tidak teratur.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Menaikkan dosis digoksin
B. Menambahkan suplemen kalsium
C. Mengganti dengan antasida
D. Mengevaluasi kemungkinan toksisitas digoksin dan memeriksa kadar/parameter terkait
E. Melanjutkan terapi tanpa perubahan
Jawaban: D
Pembahasan:
Mual, gangguan penglihatan, dan aritmia merupakan tanda khas toksisitas digoksin.
Soal 10
Pasien menggunakan metronidazol untuk infeksi anaerob. Edukasi penting yang perlu diberikan adalah …
A. Minum bersama susu
B. Konsumsi grapefruit untuk meningkatkan absorpsi
C. Hindari makanan tinggi kalium
D. Minum hanya saat gejala muncul
E. Hindari alkohol selama terapi dan beberapa waktu setelahnya
Jawaban: E
Pembahasan:
Metronidazol dapat menimbulkan reaksi tidak nyaman bila dikonsumsi bersama alkohol, sehingga pasien perlu menghindarinya selama terapi.
Soal 11
Pasien hipertensi menggunakan amlodipin dan mengeluh bengkak pada kedua pergelangan kaki tanpa tanda gagal jantung.
Efek samping paling mungkin adalah …
A. Edema perifer akibat amlodipin
B. Hipokalemia
C. Batuk kering
D. Hipoglikemia
E. Bradikardia berat
Jawaban: A
Pembahasan:
Amlodipin dapat menyebabkan edema perifer akibat vasodilatasi arteriol.
Soal 12
Pasien menggunakan spironolakton bersama lisinopril. Parameter yang paling penting dipantau adalah …
A. Kalsium
B. Kalium serum
C. Hemoglobin
D. Asam urat
E. Bilirubin
Jawaban: B
Pembahasan:
Kombinasi ACE inhibitor dan spironolakton meningkatkan risiko hiperkalemia.
Soal 13
Wanita hamil trimester pertama datang dengan keluhan hipertensi. Obat berikut yang harus dihindari adalah …
A. Metildopa
B. Labetalol
C. Nifedipin
D. Enalapril
E. Hidralazin
Jawaban: D
Pembahasan:
ACE inhibitor kontraindikasi pada kehamilan karena berisiko menyebabkan gangguan pada janin.
Soal 14
Pasien dengan gout akut mengalami nyeri hebat pada sendi ibu jari kaki. Obat yang tepat untuk mengatasi serangan akut adalah …
A. Allopurinol dosis tinggi sebagai terapi utama akut
B. NSAID sesuai kondisi pasien
C. Probenesid segera
D. Febuxostat sebagai analgesik
E. Vitamin C dosis tinggi
Jawaban: B
Pembahasan:
Serangan gout akut dapat ditangani dengan NSAID, kolkisin, atau kortikosteroid sesuai kondisi pasien.
Soal 15
Pasien menggunakan levotiroksin dan suplemen kalsium. Edukasi paling tepat adalah …
A. Dikonsumsi bersamaan agar absorpsi meningkat
B. Levotiroksin diminum setelah makan malam
C. Beri jarak waktu pemberian karena kalsium menurunkan absorpsi levotiroksin
D. Hentikan levotiroksin
E. Ganti kalsium dengan vitamin C
Jawaban: C
Pembahasan:
Kalsium dapat mengurangi absorpsi levotiroksin sehingga perlu dipisahkan waktu pemberiannya.
Soal 16
Pasien dengan infeksi saluran kemih mendapat ciprofloxacin. Ia juga rutin mengonsumsi antasida yang mengandung aluminium dan magnesium.
Masalah yang mungkin terjadi adalah …
A. Peningkatan absorpsi ciprofloxacin
B. Penurunan absorpsi ciprofloxacin
C. Hiperkalemia
D. Peningkatan efek sedatif
E. Hipoglikemia berat
Jawaban: B
Pembahasan:
Kation aluminium dan magnesium dapat berikatan dengan ciprofloxacin dan menurunkan absorpsinya.
Soal 17
Pasien COPD stabil menggunakan bronkodilator kerja panjang. Ia sering mengalami eksaserbasi meski kepatuhan baik.
Langkah berikutnya adalah …
A. Evaluasi terapi pemeliharaan dan faktor risiko eksaserbasi
B. Hentikan semua inhaler
C. Gunakan antibiotik setiap hari tanpa indikasi
D. Gunakan salbutamol saja
E. Hentikan aktivitas fisik
Jawaban: A
Pembahasan:
Eksaserbasi berulang memerlukan evaluasi regimen pemeliharaan, teknik inhalasi, kepatuhan, dan faktor risiko lainnya.
Soal 18
Pasien mendapat gentamisin selama beberapa hari. Parameter utama yang perlu dipantau adalah …
A. Fungsi ginjal
B. Kadar glukosa
C. Kadar asam urat
D. TSH
E. INR
Jawaban: A
Pembahasan:
Aminoglikosida memiliki risiko nefrotoksisitas sehingga fungsi ginjal perlu dipantau.
Soal 19
Pasien menggunakan clopidogrel dan omeprazole. Interaksi yang perlu diperhatikan adalah …
A. Peningkatan aktivasi clopidogrel
B. Penurunan aktivasi clopidogrel
C. Peningkatan absorpsi omeprazole
D. Hiperkalemia
E. Penurunan tekanan darah
Jawaban: B
Pembahasan:
Omeprazole dapat menghambat CYP2C19 dan menurunkan aktivasi clopidogrel.
Soal 20
Pasien usia lanjut menggunakan benzodiazepin untuk insomnia dan mengalami beberapa kali jatuh.
Masalah utama adalah …
A. Risiko sedasi dan jatuh meningkat
B. Risiko hiperkalemia
C. Risiko hipertensi
D. Risiko hiperglikemia
E. Risiko perdarahan
Jawaban: A
Pembahasan:
Benzodiazepin pada lansia dapat meningkatkan sedasi, gangguan keseimbangan, dan risiko jatuh.
Soal 21
Pasien menggunakan rifampisin dan kontrasepsi oral kombinasi.
Konsekuensi klinis yang paling mungkin adalah …
A. Efektivitas kontrasepsi menurun
B. Efektivitas kontrasepsi meningkat
C. Risiko hipoglikemia meningkat
D. Risiko hiperkalemia meningkat
E. Efek rifampisin hilang
Jawaban: A
Pembahasan:
Rifampisin menginduksi enzim hati sehingga dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi oral.
Soal 22
Pasien diabetes menggunakan insulin dan mengalami keringat dingin, tremor, serta lemas.
Tindakan awal bila pasien sadar adalah …
A. Berikan sumber glukosa cepat serap
B. Berikan insulin tambahan
C. Berikan metformin
D. Hindari makanan
E. Berikan diuretik
Jawaban: A
Pembahasan:
Gejala tersebut mengarah pada hipoglikemia. Bila sadar, berikan karbohidrat cepat serap.
Soal 23
Pasien menggunakan atorvastatin dan mengeluh nyeri otot berat disertai kelemahan.
Pemeriksaan yang relevan adalah …
A. Kreatin kinase
B. TSH saja
C. Bilirubin langsung saja
D. Natrium
E. Hemoglobin
Jawaban: A
Pembahasan:
Nyeri otot berat pada pengguna statin perlu dievaluasi kemungkinan miopati dengan pemeriksaan CK.
Soal 24
Pasien menggunakan omeprazole jangka panjang tanpa evaluasi. Salah satu risiko yang perlu dipertimbangkan adalah …
A. Defisiensi magnesium
B. Hiperkalsemia berat
C. Hipernatremia
D. Hipertiroid
E. Polisitemia
Jawaban: A
Pembahasan:
Penggunaan PPI jangka panjang dapat berkaitan dengan hipomagnesemia dan efek lain yang perlu dipantau.
Soal 25
Pasien menggunakan lithium dan baru mulai hydrochlorothiazide.
Risiko utama kombinasi tersebut adalah …
A. Penurunan kadar lithium
B. Peningkatan kadar lithium dan toksisitas
C. Penurunan kadar natrium tanpa pengaruh lithium
D. Penurunan efek diuretik
E. Hipoglikemia
Jawaban: B
Pembahasan:
Tiazid dapat menurunkan klirens lithium dan meningkatkan risiko toksisitas lithium.
Soal 26
Pasien dengan fibrilasi atrium menggunakan warfarin. Ia mengalami perdarahan ringan dan hasil INR jauh di atas target.
Langkah awal yang paling tepat adalah …
A. Evaluasi tingkat perdarahan dan kebutuhan penghentian sementara serta reversal sesuai kondisi
B. Tingkatkan dosis warfarin
C. Tambahkan aspirin
D. Berikan heparin bersamaan
E. Abaikan jika tekanan darah stabil
Jawaban: A
Pembahasan:
INR tinggi disertai perdarahan memerlukan evaluasi segera. Penanganan disesuaikan dengan derajat perdarahan dan nilai INR.
Soal 27
Pasien diabetes tipe 2 menggunakan sulfonilurea dan sering mengalami hipoglikemia, terutama saat terlambat makan.
Masalah utama terapi adalah …
A. Hiperglikemia rebound
B. Risiko hipoglikemia akibat sulfonilurea
C. Hiperkalemia
D. Asidosis metabolik
E. Hipertensi
Jawaban: B
Pembahasan:
Sulfonilurea merangsang sekresi insulin sehingga dapat menyebabkan hipoglikemia, terutama bila asupan makan tidak teratur.
Soal 28
Pasien menggunakan losartan dan spironolakton. Hasil laboratorium menunjukkan kalium 5,9 mEq/L.
Intervensi paling tepat adalah …
A. Tambahkan suplemen kalium
B. Naikkan dosis spironolakton
C. Evaluasi dan sesuaikan terapi yang meningkatkan kalium
D. Tambahkan ACE inhibitor
E. Pertahankan terapi tanpa perubahan
Jawaban: C
Pembahasan:
Kombinasi ARB dan spironolakton dapat meningkatkan risiko hiperkalemia.
Soal 29
Pasien epilepsi stabil menggunakan fenitoin kemudian mendapat terapi baru yang menghambat metabolisme fenitoin.
Konsekuensi yang paling mungkin adalah …
A. Kadar fenitoin menurun
B. Efek fenitoin hilang
C. Absorpsi fenitoin selalu berhenti
D. Kadar fenitoin meningkat dan risiko toksisitas bertambah
E. Fenitoin berubah menjadi obat tidak aktif
Jawaban: D
Pembahasan:
Penghambatan metabolisme dapat meningkatkan kadar fenitoin dan memicu toksisitas.
Soal 30
Pasien dengan penyakit ginjal kronis mendapat obat yang sebagian besar dieliminasi melalui ginjal.
Pertimbangan utama adalah …
A. Menambah dosis agar efek lebih cepat
B. Menghindari semua obat oral
C. Mengurangi frekuensi monitoring
D. Mengganti semua terapi menjadi injeksi
E. Menyesuaikan dosis berdasarkan fungsi ginjal
Jawaban: E
Pembahasan:
Gangguan ginjal dapat menurunkan eliminasi obat sehingga penyesuaian dosis atau interval sering diperlukan.
Soal 31
Pasien menggunakan prednisone jangka panjang. Edukasi yang paling penting adalah …
A. Obat dapat dihentikan mendadak kapan saja
B. Penghentian setelah penggunaan lama umumnya perlu dilakukan bertahap sesuai evaluasi klinis
C. Obat harus diminum hanya saat nyeri
D. Selalu dikonsumsi bersama antasida
E. Hindari seluruh aktivitas fisik
Jawaban: B
Pembahasan:
Kortikosteroid jangka panjang dapat menekan aksis adrenal sehingga penghentian mendadak dapat berisiko.
Soal 32
Pasien menggunakan isoniazid untuk tuberkulosis dan mengeluh kesemutan pada tangan dan kaki.
Suplemen yang dapat dipertimbangkan adalah …
A. Piridoksin
B. Vitamin K
C. Vitamin C
D. Asam folat
E. Kalsium
Jawaban: A
Pembahasan:
Isoniazid dapat menyebabkan neuropati perifer akibat gangguan metabolisme vitamin B6. Piridoksin digunakan untuk pencegahan atau penanganannya.
Soal 33
Pasien menerima vancomycin dan fungsi ginjalnya memburuk selama terapi.
Parameter yang perlu mendapat perhatian adalah …
A. TSH saja
B. Kadar trigliserida
C. Fungsi ginjal dan paparan/kadar vancomycin sesuai protokol
D. Asam urat saja
E. Waktu perdarahan
Jawaban: C
Pembahasan:
Vancomycin memiliki risiko nefrotoksisitas sehingga fungsi ginjal dan paparan obat perlu dipantau.
Soal 34
Pasien menggunakan nitrogliserin sublingual untuk serangan angina dan juga sildenafil.
Risiko utama kombinasi tersebut adalah …
A. Hiperglikemia
B. Bradikardia ringan
C. Hiperkalemia
D. Hipotensi berat
E. Konstipasi
Jawaban: D
Pembahasan:
Nitrat dan inhibitor PDE-5 dapat menyebabkan vasodilatasi berlebihan dan hipotensi berat.
Soal 35
Pasien dengan infeksi mendapatkan antibiotik. Setelah 3 hari, kultur menunjukkan bakteri sensitif terhadap antibiotik yang spektrumnya lebih sempit.
Prinsip terapi yang paling tepat adalah …
A. Tambahkan antibiotik kedua
B. Pertahankan spektrum luas meskipun tidak diperlukan
C. Hentikan semua antibiotik
D. Gandakan dosis antibiotik awal
E. De-eskalasi ke antibiotik spektrum lebih sempit yang sesuai
Jawaban: E
Pembahasan:
De-eskalasi membantu mempertahankan efektivitas terapi sekaligus mengurangi tekanan seleksi resistensi.
Soal 36
Pasien hipertensi menggunakan hydrochlorothiazide dan mengeluh nyeri hebat pada sendi ibu jari kaki. Kadar asam urat meningkat.
Masalah yang paling mungkin adalah …
A. Hiperkalemia
B. Hiperurisemia akibat tiazid
C. Hipoglikemia
D. Hipokalsemia
E. Anemia
Jawaban: B
Pembahasan:
Tiazid dapat meningkatkan kadar asam urat dan memicu serangan gout.
Soal 37
Pasien asma menggunakan propranolol untuk tremor. Setelah beberapa hari, sesak napas memburuk.
Penyebab paling mungkin adalah …
A. Bronkokonstriksi akibat beta blocker nonselektif
B. Hipokalemia
C. Peningkatan sekresi mukus akibat steroid
D. Reaksi terhadap salbutamol
E. Efek antikolinergik
Jawaban: A
Pembahasan:
Propranolol menghambat reseptor beta-2 dan dapat memperberat bronkokonstriksi pada pasien asma.
Soal 38
Pasien menggunakan carbamazepine dan kontrasepsi oral. Beberapa minggu kemudian terjadi kegagalan kontrasepsi.
Mekanisme yang paling mungkin adalah …
A. Penurunan absorpsi carbamazepine
B. Peningkatan absorpsi estrogen
C. Induksi enzim oleh carbamazepine yang menurunkan kadar kontrasepsi
D. Inhibisi ekskresi estrogen
E. Peningkatan ikatan protein kontrasepsi
Jawaban: C
Pembahasan:
Carbamazepine merupakan penginduksi enzim hati yang dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi hormonal.
Soal 39
Pasien dengan penyakit Parkinson menggunakan levodopa. Ia mengonsumsi makanan tinggi protein bersamaan dengan obat dan merasa efek obat berkurang.
Penjelasan paling tepat adalah …
A. Protein meningkatkan metabolisme levodopa di ginjal
B. Protein meningkatkan ekskresi levodopa
C. Protein mengubah levodopa menjadi dopamin di usus
D. Asam amino dapat berkompetisi dengan levodopa pada proses absorpsi dan transport
E. Protein menghambat kerja carbidopa secara permanen
Jawaban: D
Pembahasan:
Asam amino dari makanan berprotein tinggi dapat berkompetisi dengan levodopa sehingga efektivitasnya menurun.
Soal 40
Pasien mendapat clindamycin kemudian mengalami diare berat dan berulang.
Komplikasi yang perlu dicurigai adalah …
A. Hepatitis akut
B. Kolitis akibat Clostridioides difficile
C. Pankreatitis
D. Hiperkalemia
E. Gagal jantung
Jawaban: B
Pembahasan:
Clindamycin memiliki risiko tinggi memicu kolitis terkait C. difficile.
Soal 41
Pasien dengan diabetes menggunakan empagliflozin dan datang dengan mual, nyeri perut, serta napas cepat. Glukosa darah tidak terlalu tinggi.
Kondisi yang perlu dicurigai adalah …
A. Hipoglikemia biasa
B. Hiperosmolar hiperglikemik
C. Ketoasidosis diabetik euglikemik
D. Asidosis laktat akibat insulin
E. Hiperkalemia tanpa asidosis
Jawaban: C
Pembahasan:
SGLT2 inhibitor dapat dikaitkan dengan ketoasidosis diabetik euglikemik meskipun glukosa tidak sangat tinggi.
Soal 42
Pasien menggunakan amiodarone jangka panjang. Parameter berikut yang penting dipantau adalah …
A. Fungsi tiroid dan hati
B. Kadar asam urat saja
C. Glukosa urin saja
D. Kadar vitamin B12 saja
E. INR saja
Jawaban: A
Pembahasan:
Amiodarone dapat memengaruhi fungsi tiroid, hati, paru, dan organ lain sehingga memerlukan monitoring berkala.
Soal 43
Pasien menggunakan methotrexate dosis mingguan untuk rheumatoid arthritis tetapi salah mengonsumsi obat setiap hari.
Risiko utama adalah …
A. Hipertensi
B. Hiperglikemia
C. Hiperkalsemia
D. Toksisitas berat akibat overdosis methotrexate
E. Penurunan efek obat
Jawaban: D
Pembahasan:
Methotrexate untuk rheumatoid arthritis umumnya diberikan mingguan. Penggunaan harian dapat menyebabkan toksisitas serius.
Soal 44
Pasien menggunakan linezolid dan juga sertraline.
Risiko interaksi yang perlu diperhatikan adalah …
A. Sindrom serotonin
B. Hipokalemia
C. Gagal ginjal akut langsung
D. Hipotiroid
E. Bronkospasme
Jawaban: A
Pembahasan:
Linezolid memiliki aktivitas penghambatan MAO dan dapat meningkatkan risiko sindrom serotonin bila dikombinasikan dengan SSRI.
Soal 45
Pasien gagal jantung mendapat digoksin dan furosemid. Hasil laboratorium menunjukkan kalium rendah.
Risiko yang meningkat adalah …
A. Hipoglikemia
B. Penurunan efek digoksin
C. Toksisitas digoksin
D. Hipertensi
E. Anemia
Jawaban: C
Pembahasan:
Hipokalemia meningkatkan sensitivitas terhadap digoksin dan memperbesar risiko toksisitas.
Soal 46
Pasien dengan hipertensi dan penyakit ginjal kronis menggunakan ACE inhibitor. Hasil laboratorium menunjukkan kreatinin meningkat ringan setelah terapi dimulai.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Hentikan semua antihipertensi
B. Tambahkan NSAID
C. Naikkan dosis segera
D. Abaikan tanpa monitoring
E. Evaluasi fungsi ginjal dan kalium serta nilai apakah kenaikan masih dalam batas yang dapat diterima
Jawaban: E
Pembahasan:
ACE inhibitor dapat meningkatkan kreatinin ringan. Fungsi ginjal dan kalium perlu dipantau sebelum menentukan perubahan terapi.
Soal 47
Pasien menggunakan metformin dan akan menjalani pemeriksaan dengan kontras iodin. Ia memiliki gangguan ginjal.
Pertimbangan utama adalah …
A. Menaikkan dosis metformin
B. Mengevaluasi penghentian sementara metformin sesuai fungsi ginjal dan prosedur
C. Menambahkan insulin tanpa evaluasi
D. Mengonsumsi metformin bersama kontras
E. Mengganti dengan sulfonilurea segera
Jawaban: B
Pembahasan:
Pada pasien dengan risiko gangguan ginjal, penggunaan metformin di sekitar pemberian kontras perlu dievaluasi untuk mengurangi risiko asidosis laktat.
Soal 48
Pasien menggunakan dabigatran dan datang dengan perdarahan berat yang mengancam jiwa.
Antidot spesifik yang dapat digunakan adalah …
A. Protamin
B. Vitamin K
C. Atropin
D. Idarucizumab
E. Flumazenil
Jawaban: D
Pembahasan:
Idarucizumab merupakan agen reversal spesifik untuk dabigatran.
Soal 49
Pasien dengan depresi menggunakan sertraline dan mengeluh penurunan libido serta disfungsi seksual.
Masalah tersebut paling mungkin merupakan …
A. Efek samping SSRI
B. Gejala khas hipertiroid
C. Tanda nefrotoksisitas
D. Efek antikolinergik berat
E. Reaksi alergi
Jawaban: A
Pembahasan:
Disfungsi seksual merupakan efek samping yang cukup sering terjadi pada penggunaan SSRI.
Soal 50
Pasien menggunakan ACE inhibitor dan datang dengan pembengkakan bibir serta lidah disertai sulit bernapas.
Kondisi yang paling mungkin adalah …
A. Hipoglikemia
B. Edema perifer biasa
C. Angioedema
D. Hiperkalemia tanpa gejala
E. Sindrom serotonin
Jawaban: C
Pembahasan:
Pembengkakan bibir dan lidah dengan gangguan napas mengarah pada angioedema, efek samping serius ACE inhibitor.
Soal 51
Pasien menggunakan warfarin dan rutin mengonsumsi sayuran hijau dalam jumlah sangat bervariasi setiap hari.
Edukasi paling tepat adalah …
A. Hindari vitamin K sepenuhnya
B. Konsumsi vitamin K sebanyak mungkin
C. Hentikan warfarin saat makan sayur
D. Minum warfarin hanya saat INR tinggi
E. Pertahankan asupan vitamin K relatif konsisten
Jawaban: E
Pembahasan:
Perubahan besar asupan vitamin K dapat memengaruhi INR. Konsistensi asupan lebih penting daripada menghindarinya sepenuhnya.
Soal 52
Pasien dengan hipotiroid menggunakan levotiroksin. Evaluasi efektivitas terapi terutama dilakukan dengan …
A. AST dan ALT
B. TSH sesuai interval monitoring
C. INR
D. Kreatin kinase
E. Asam urat
Jawaban: B
Pembahasan:
TSH merupakan parameter utama untuk mengevaluasi kecukupan terapi levotiroksin pada hipotiroid primer.
Soal 53
Pasien menggunakan valproat dan kemudian diketahui hamil.
Risiko utama yang perlu diperhatikan adalah …
A. Hipertensi gestasional
B. Hiperkalemia
C. Hipoglikemia
D. Teratogenisitas, termasuk risiko gangguan perkembangan janin
E. Anemia defisiensi besi
Jawaban: D
Pembahasan:
Valproat memiliki risiko teratogenik tinggi dan harus dievaluasi secara ketat pada perempuan hamil atau yang berpotensi hamil.
Soal 54
Pasien mendapat opioid dosis tinggi dan ditemukan sangat mengantuk dengan frekuensi napas 7 kali/menit.
Antidot yang paling tepat adalah …
A. Nalokson
B. Flumazenil
C. Atropin
D. Vitamin K
E. Protamin
Jawaban: A
Pembahasan:
Depresi napas akibat opioid merupakan kondisi serius. Nalokson digunakan sebagai antagonis opioid.
Soal 55
Pasien menggunakan haloperidol dan mengalami kekakuan otot, demam tinggi, perubahan kesadaran, serta peningkatan CK.
Kondisi yang paling mungkin adalah …
A. Sindrom serotonin
B. Hipoglikemia
C. Neuroleptic malignant syndrome
D. Reaksi alergi ringan
E. Toksisitas lithium
Jawaban: C
Pembahasan:
Demam tinggi, rigiditas, perubahan kesadaran, dan peningkatan CK pada penggunaan antipsikotik mengarah pada neuroleptic malignant syndrome.
Soal 56
Pasien menggunakan spironolakton dan suplemen kalium secara bersamaan. Hasil laboratorium menunjukkan kalium 6,1 mEq/L.
Masalah utama adalah …
A. Hiponatremia
B. Hipokalemia
C. Hiperkalemia
D. Hipokalsemia
E. Hipomagnesemia
Jawaban: C
Pembahasan:
Spironolakton menahan kalium. Kombinasi dengan suplemen kalium meningkatkan risiko hiperkalemia.
Soal 57
Pasien menggunakan omeprazole dan mengeluh diare berkepanjangan setelah penggunaan lama.
Komplikasi yang perlu dipertimbangkan adalah …
A. Infeksi Clostridioides difficile
B. Hipertiroid
C. Anemia hemolitik
D. Hiperkalemia
E. Bronkospasme
Jawaban: A
Pembahasan:
Penggunaan PPI jangka panjang dapat meningkatkan risiko infeksi C. difficile.
Soal 58
Pasien menggunakan insulin basal dan sering mengalami hipoglikemia pada dini hari.
Langkah paling tepat adalah …
A. Menambah dosis insulin malam
B. Evaluasi dosis dan waktu pemberian insulin basal
C. Hentikan seluruh terapi diabetes
D. Tambahkan sulfonilurea
E. Kurangi asupan makan malam
Jawaban: B
Pembahasan:
Hipoglikemia malam hari dapat menunjukkan dosis atau waktu insulin basal perlu disesuaikan.
Soal 59
Pasien menggunakan amikasin dan mengalami tinnitus serta penurunan pendengaran.
Efek samping yang paling mungkin adalah …
A. Hepatotoksisitas
B. Nefrolitiasis
C. Ototoksisitas
D. Hiperglikemia
E. Agranulositosis
Jawaban: C
Pembahasan:
Aminoglikosida dapat menyebabkan ototoksisitas selain nefrotoksisitas.
Soal 60
Pasien menggunakan apixaban dan akan menjalani operasi elektif.
Pertimbangan utama adalah …
A. Tambahkan aspirin
B. Hentikan semua antihipertensi
C. Naikkan dosis apixaban
D. Atur penghentian sementara berdasarkan risiko perdarahan dan fungsi ginjal
E. Ganti langsung dengan warfarin tanpa evaluasi
Jawaban: D
Pembahasan:
Penghentian DOAC sebelum operasi disesuaikan dengan risiko perdarahan prosedur dan fungsi ginjal.
Soal 61
Pasien menggunakan methotrexate dan mulai mengalami sariawan berat serta penurunan leukosit.
Kondisi tersebut paling mungkin menunjukkan …
A. Toksisitas methotrexate
B. Hipoglikemia
C. Hiperkalemia
D. Reaksi withdrawal
E. Hipertensi
Jawaban: A
Pembahasan:
Mukositis dan supresi sumsum tulang merupakan tanda toksisitas methotrexate.
Soal 62
Pasien menerima ceftriaxone dan kemudian mengalami diare ringan tanpa tanda infeksi berat.
Pendekatan awal yang paling tepat adalah …
A. Langsung tambahkan antibiotik kedua
B. Evaluasi kemungkinan efek samping antibiotik dan derajat keparahan diare
C. Hentikan semua obat pasien
D. Berikan loperamide tanpa evaluasi
E. Naikkan dosis ceftriaxone
Jawaban: B
Pembahasan:
Diare terkait antibiotik perlu dinilai dari tingkat keparahan dan kemungkinan penyebab sebelum intervensi lebih lanjut.
Soal 63
Pasien menggunakan phenytoin dan mengalami nistagmus, ataksia, serta bicara pelo.
Kondisi yang paling mungkin adalah …
A. Hipoglikemia
B. Toksisitas phenytoin
C. Sindrom serotonin
D. Hipokalemia
E. Efek withdrawal
Jawaban: B
Pembahasan:
Nistagmus, ataksia, dan disartria merupakan tanda khas toksisitas phenytoin.
Soal 64
Pasien dengan pneumonia menggunakan antibiotik empiris. Hasil kultur menunjukkan kuman resisten terhadap obat yang digunakan.
Langkah paling tepat adalah …
A. Lanjutkan terapi tanpa perubahan
B. Tambahkan vitamin
C. Sesuaikan antibiotik berdasarkan hasil kultur dan sensitivitas
D. Hentikan semua antibiotik
E. Gandakan dosis antibiotik awal
Jawaban: C
Pembahasan:
Hasil kultur dan uji sensitivitas harus digunakan untuk mengarahkan terapi definitif.
Soal 65
Pasien menggunakan clozapine. Parameter penting yang harus dipantau secara rutin adalah …
A. TSH
B. INR
C. Kadar kalium
D. Hitung leukosit dan neutrofil
E. Asam urat
Jawaban: D
Pembahasan:
Clozapine dapat menyebabkan agranulositosis sehingga ANC atau neutrofil perlu dipantau.
Soal 66
Pasien menggunakan verapamil dan beta blocker secara bersamaan.
Risiko utama kombinasi tersebut adalah …
A. Hiperglikemia
B. Bradikardia dan blok AV
C. Hiperkalemia
D. Bronkospasme
E. Hipertiroid
Jawaban: B
Pembahasan:
Keduanya menurunkan konduksi AV dan denyut jantung sehingga meningkatkan risiko bradikardia.
Soal 67
Pasien menggunakan acetazolamide dan mengalami kesemutan serta hasil laboratorium menunjukkan bikarbonat rendah.
Gangguan yang mungkin terjadi adalah …
A. Alkalosis metabolik
B. Asidosis metabolik
C. Hiperkalsemia
D. Hipernatremia
E. Respiratory alkalosis
Jawaban: B
Pembahasan:
Acetazolamide meningkatkan ekskresi bikarbonat sehingga dapat menyebabkan asidosis metabolik.
Soal 68
Pasien menggunakan tramadol bersama sertraline dan kemudian mengalami agitasi, tremor, hiperrefleksia, serta demam.
Kondisi yang paling mungkin adalah …
A. Sindrom serotonin
B. Neuroleptic malignant syndrome
C. Hipoglikemia
D. Toksisitas digoksin
E. Anafilaksis
Jawaban: A
Pembahasan:
Kombinasi obat serotonergik dapat memicu sindrom serotonin.
Soal 69
Pasien dengan gagal ginjal mendapat gabapentin dan mengalami sedasi berlebihan.
Intervensi paling tepat adalah …
A. Menaikkan dosis
B. Menambahkan benzodiazepin
C. Menyesuaikan dosis berdasarkan fungsi ginjal
D. Ganti dengan NSAID tanpa evaluasi
E. Tambahkan opioid
Jawaban: C
Pembahasan:
Gabapentin diekskresikan terutama melalui ginjal sehingga dosis perlu disesuaikan pada gangguan ginjal.
Soal 70
Pasien menggunakan warfarin dan mengalami perdarahan mayor.
Antidot utama yang digunakan adalah …
A. Nalokson
B. Protamin
C. Idarucizumab
D. Flumazenil
E. Vitamin K disertai reversal yang sesuai kondisi
Jawaban: E
Pembahasan:
Perdarahan mayor akibat warfarin memerlukan reversal cepat dengan vitamin K dan agen reversal seperti PCC sesuai kondisi klinis.
Soal 71
Pasien menggunakan tacrolimus setelah transplantasi ginjal. Ia kemudian mendapat klaritromisin.
Risiko utama kombinasi tersebut adalah …
A. Penurunan kadar tacrolimus
B. Peningkatan kadar tacrolimus dan nefrotoksisitas
C. Hipoglikemia berat
D. Penurunan tekanan darah
E. Defisiensi vitamin K
Jawaban: B
Pembahasan:
Klaritromisin dapat menghambat metabolisme tacrolimus sehingga kadar obat dan risiko toksisitas meningkat.
Soal 72
Pasien menggunakan levodopa/carbidopa dan mengalami mual setelah terapi dimulai.
Pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah …
A. Menghentikan semua terapi Parkinson
B. Menambah antipsikotik antagonis dopamin
C. Mengevaluasi cara pemberian dan penanganan efek samping tanpa mengganggu efektivitas levodopa
D. Menambah dosis levodopa dua kali lipat
E. Mengganti dengan metformin
Jawaban: C
Pembahasan:
Mual dapat terjadi pada terapi levodopa. Penanganannya perlu mempertimbangkan waktu pemberian dan obat pendamping yang tidak memperburuk Parkinson.
Soal 73
Pasien menggunakan ACE inhibitor dan kadar kalium meningkat menjadi 5,8 mEq/L.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Evaluasi terapi, asupan kalium, fungsi ginjal, dan faktor lain penyebab hiperkalemia
B. Tambahkan suplemen kalium
C. Naikkan dosis ACE inhibitor
D. Tambahkan spironolakton
E. Abaikan karena belum bergejala
Jawaban: A
Pembahasan:
ACE inhibitor dapat meningkatkan kalium. Hiperkalemia perlu dievaluasi bersama fungsi ginjal dan obat lain yang digunakan.
Soal 74
Pasien menggunakan fluoroquinolone dan kemudian mengeluh nyeri mendadak pada tendon Achilles.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Melanjutkan obat dengan dosis lebih tinggi
B. Tambahkan NSAID dan lanjutkan terapi
C. Berolahraga agar tendon lebih kuat
D. Hentikan obat dan evaluasi kemungkinan tendinopati terkait fluoroquinolone
E. Tambahkan kortikosteroid sistemik
Jawaban: D
Pembahasan:
Fluoroquinolone dapat menyebabkan tendinitis atau ruptur tendon. Nyeri tendon harus dievaluasi segera.
Soal 75
Pasien menggunakan digoksin dan amiodarone secara bersamaan.
Hal yang perlu diperhatikan adalah …
A. Kadar digoksin dapat menurun
B. Risiko hipoglikemia meningkat
C. Digoksin kehilangan efek
D. Tidak ada interaksi bermakna
E. Kadar digoksin dapat meningkat sehingga perlu monitoring dan penyesuaian
Jawaban: E
Pembahasan:
Amiodarone dapat meningkatkan kadar digoksin dan risiko toksisitas.
Soal 76
Pasien dengan diabetes menggunakan metformin dan mengalami muntah serta dehidrasi berat.
Pertimbangan paling tepat adalah …
A. Tetap menggunakan metformin tanpa evaluasi
B. Evaluasi penghentian sementara metformin sampai kondisi akut membaik
C. Naikkan dosis metformin
D. Tambahkan NSAID
E. Berikan metformin setiap 2 jam
Jawaban: B
Pembahasan:
Dehidrasi dan gangguan akut dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal dan akumulasi metformin.
Soal 77
Pasien menggunakan carbimazole dan mengeluh demam serta sakit tenggorokan.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Curigai agranulositosis dan evaluasi hitung darah segera
B. Naikkan dosis carbimazole
C. Tambahkan zat besi
D. Hentikan monitoring
E. Tambahkan levotiroksin tanpa evaluasi
Jawaban: A
Pembahasan:
Demam dan sakit tenggorokan dapat menjadi tanda agranulositosis akibat obat antitiroid.
Soal 78
Pasien menggunakan morphine dan mengalami konstipasi sejak terapi dimulai.
Strategi yang tepat adalah …
A. Hentikan semua analgesik
B. Tambahkan loperamide
C. Berikan terapi pencegahan konstipasi seperti laksatif sesuai kondisi
D. Kurangi konsumsi cairan
E. Tambahkan antikolinergik
Jawaban: C
Pembahasan:
Konstipasi merupakan efek samping opioid yang umum dan sering memerlukan terapi profilaksis dengan laksatif.
Soal 79
Pasien dengan fibrilasi atrium menggunakan amiodarone jangka panjang dan mulai mengeluh sesak progresif serta batuk kering.
Komplikasi yang perlu dicurigai adalah …
A. Hipoglikemia
B. Toksisitas paru akibat amiodarone
C. Hiperkalemia
D. Neutropenia
E. Gastritis
Jawaban: B
Pembahasan:
Amiodarone dapat menyebabkan toksisitas paru, termasuk pneumonitis atau fibrosis.
Soal 80
Pasien menggunakan rifampisin dan urine berubah menjadi jingga kemerahan.
Edukasi paling tepat adalah …
A. Itu selalu menandakan gagal ginjal
B. Hentikan obat segera
C. Tambahkan vitamin K
D. Perubahan warna cairan tubuh merupakan efek yang dapat terjadi dan perlu diedukasi sejak awal
E. Kurangi dosis setengahnya
Jawaban: D
Pembahasan:
Rifampisin dapat menyebabkan perubahan warna urine, keringat, dan air mata menjadi jingga kemerahan.
Soal 81
Pasien menggunakan spironolakton dan lisinopril. Ia mulai mengalami kelemahan otot dan kalium serum 6,2 mEq/L.
Masalah utama adalah …
A. Hipokalemia
B. Hiponatremia
C. Hipomagnesemia
D. Hipokalsemia
E. Hiperkalemia
Jawaban: E
Pembahasan:
Kombinasi ACE inhibitor dan spironolakton meningkatkan risiko hiperkalemia.
Soal 82
Pasien menggunakan alendronate untuk osteoporosis.
Edukasi pemberian yang tepat adalah …
A. Minum dengan air putih saat perut kosong dan tetap tegak setelah pemberian
B. Minum bersama susu
C. Minum sebelum tidur
D. Kunyah tablet setelah makan
E. Konsumsi bersamaan dengan antasida
Jawaban: A
Pembahasan:
Alendronate harus diminum saat perut kosong dengan air putih dan pasien tetap tegak untuk mengurangi iritasi esofagus.
Soal 83
Pasien menggunakan lithium dan mengalami tremor kasar, muntah, ataksia, serta kebingungan.
Kondisi paling mungkin adalah …
A. Sindrom serotonin
B. Hipoglikemia
C. Toksisitas lithium
D. Neuroleptic malignant syndrome
E. Withdrawal benzodiazepin
Jawaban: C
Pembahasan:
Gejala neurologis dan gastrointestinal tersebut khas pada toksisitas lithium.
Soal 84
Pasien hipertensi menggunakan clonidine. Ia menghentikan obat secara mendadak dan tekanan darah meningkat tajam.
Penyebab paling mungkin adalah …
A. Hipersensitivitas
B. Rebound hypertension
C. Hiperkalemia
D. Toleransi silang
E. Bradikardia fisiologis
Jawaban: B
Pembahasan:
Penghentian clonidine mendadak dapat menyebabkan rebound hypertension.
Soal 85
Pasien menggunakan isotretinoin untuk acne berat dan berencana hamil.
Hal terpenting yang harus disampaikan adalah …
A. Obat aman selama trimester pertama
B. Dosis cukup dikurangi
C. Hanya perlu monitoring tekanan darah
D. Isotretinoin sangat teratogenik dan kehamilan harus dicegah
E. Obat aman bila diminum setelah makan
Jawaban: D
Pembahasan:
Isotretinoin memiliki risiko teratogenik sangat tinggi sehingga harus dihindari pada kehamilan.
Soal 86
Pasien menggunakan warfarin dan mulai mengonsumsi amiodarone.
Tindakan yang tepat adalah …
A. Tingkatkan dosis warfarin
B. Monitor INR lebih ketat dan evaluasi kebutuhan penyesuaian dosis
C. Hentikan monitoring INR
D. Tambahkan aspirin
E. Tambahkan vitamin K rutin
Jawaban: B
Pembahasan:
Amiodarone dapat meningkatkan efek warfarin sehingga INR perlu dipantau lebih ketat.
Soal 87
Pasien menggunakan metoclopramide jangka panjang dan mulai mengalami gerakan involunter pada wajah.
Efek samping yang perlu dicurigai adalah …
A. Tardive dyskinesia
B. Hiperkalemia
C. Miopati
D. Hipotiroid
E. Agranulositosis
Jawaban: A
Pembahasan:
Penggunaan metoclopramide berkepanjangan meningkatkan risiko tardive dyskinesia.
Soal 88
Pasien mendapat heparin. Beberapa hari kemudian trombosit turun lebih dari 50% dan muncul trombosis baru.
Kondisi paling mungkin adalah …
A. ITP
B. DIC karena infeksi
C. Hemofilia
D. Heparin-induced thrombocytopenia
E. Defisiensi vitamin K
Jawaban: D
Pembahasan:
Penurunan trombosit disertai trombosis setelah penggunaan heparin mengarah pada HIT.
Soal 89
Pasien menggunakan digoksin dan mengalami hipokalemia setelah mendapat furosemid.
Risiko yang meningkat adalah …
A. Penurunan efek digoksin
B. Hipertensi
C. Toksisitas digoksin
D. Hiperglikemia
E. Anemia
Jawaban: C
Pembahasan:
Hipokalemia meningkatkan sensitivitas miokard terhadap digoksin.
Soal 90
Pasien menggunakan doxycycline.
Edukasi paling tepat adalah …
A. Minum tepat sebelum berbaring
B. Konsumsi bersama antasida
C. Tidak perlu memperhatikan paparan matahari
D. Tablet harus dihancurkan terlebih dahulu
E. Minum dengan cukup air dan waspadai fotosensitivitas
Jawaban: E
Pembahasan:
Doxycycline dapat menyebabkan iritasi esofagus dan fotosensitivitas.
Soal 91
Pasien menggunakan prednisone jangka panjang dan akan menghentikan terapi.
Prinsip yang paling tepat adalah …
A. Hentikan langsung tanpa evaluasi
B. Turunkan dosis secara bertahap sesuai kondisi klinis
C. Ganti dengan NSAID secara otomatis
D. Tingkatkan dosis terlebih dahulu
E. Berikan hanya saat gejala muncul
Jawaban: B
Pembahasan:
Penghentian mendadak setelah penggunaan lama dapat menyebabkan insufisiensi adrenal.
Soal 92
Pasien menggunakan statin dan fibrat lalu mengalami nyeri otot hebat serta CK meningkat.
Kondisi yang perlu dicurigai adalah …
A. Hepatitis
B. Hipoglikemia
C. Rhabdomiolisis
D. Hiperkalemia
E. Anemia
Jawaban: C
Pembahasan:
Kombinasi statin dan fibrat dapat meningkatkan risiko miopati dan rhabdomiolisis.
Soal 93
Pasien menggunakan aspirin dosis rendah untuk pencegahan kardiovaskular dan mengalami melena.
Masalah utama adalah …
A. Perdarahan gastrointestinal
B. Hipokalemia
C. Hipoglikemia
D. Hipertensi
E. Bradikardia
Jawaban: A
Pembahasan:
Aspirin meningkatkan risiko iritasi dan perdarahan saluran cerna.
Soal 94
Pasien mendapat ceftriaxone tetapi memiliki riwayat anafilaksis berat terhadap sefalosporin.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Berikan dengan dosis setengah
B. Tambahkan antihistamin lalu lanjutkan
C. Tetap berikan karena infeksi berat
D. Evaluasi alternatif antibiotik yang lebih aman
E. Berikan bersama kortikosteroid rutin
Jawaban: D
Pembahasan:
Riwayat anafilaksis terhadap obat sekelas merupakan pertimbangan kuat untuk memilih alternatif.
Soal 95
Pasien menggunakan empagliflozin dan mengalami infeksi genital berulang.
Efek tersebut berkaitan dengan …
A. Penurunan ekskresi glukosa urin
B. Peningkatan glukosuria
C. Supresi sumsum tulang
D. Penurunan imunitas humoral langsung
E. Penurunan produksi insulin absolut
Jawaban: B
Pembahasan:
SGLT2 inhibitor meningkatkan glukosa urin sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi genital.
Soal 96
Pasien gagal jantung menggunakan carvedilol dan datang dengan bradikardia simptomatik.
Langkah paling tepat adalah …
A. Naikkan dosis carvedilol
B. Tambahkan verapamil
C. Evaluasi dosis beta blocker dan penyebab bradikardia
D. Tambahkan digoksin
E. Abaikan selama tekanan darah normal
Jawaban: C
Pembahasan:
Bradikardia simptomatik memerlukan evaluasi dosis dan obat lain yang memengaruhi denyut jantung.
Soal 97
Pasien menggunakan rifampisin, isoniazid, pirazinamid, dan etambutol. Ia mengeluh gangguan membedakan warna merah-hijau.
Obat yang paling mungkin menyebabkan keluhan tersebut adalah …
A. Rifampisin
B. Isoniazid
C. Pirazinamid
D. Etambutol
E. Semua sama besar
Jawaban: D
Pembahasan:
Etambutol dapat menyebabkan neuritis optik dan gangguan persepsi warna.
Soal 98
Pasien menggunakan sertraline dan mengalami hiponatremia terutama setelah terapi dimulai.
Mekanisme yang perlu dipertimbangkan adalah …
A. SIADH terkait SSRI
B. Diabetes insipidus
C. Hiperkalemia akibat aldosteron
D. Kehilangan kalium akibat ginjal
E. Hiperkalsemia
Jawaban: A
Pembahasan:
SSRI dapat menyebabkan SIADH, terutama pada pasien usia lanjut.
Soal 99
Pasien menggunakan aminoglikosida dan vancomycin secara bersamaan.
Risiko yang perlu dimonitor ketat adalah …
A. Hipoglikemia
B. Nefrotoksisitas
C. Hipertiroid
D. Hiperkalsemia
E. Konstipasi
Jawaban: B
Pembahasan:
Kedua obat memiliki potensi nefrotoksik sehingga fungsi ginjal perlu dipantau.
Soal 100
Pasien menggunakan benzodiazepin dalam waktu lama kemudian menghentikannya secara mendadak.
Komplikasi yang dapat terjadi adalah …
A. Hiperkalemia
B. Bradikardia permanen
C. Hipoglikemia
D. Sedasi semakin berat
E. Gejala withdrawal termasuk kecemasan dan kejang
Jawaban: E
Pembahasan:
Penghentian benzodiazepin mendadak setelah penggunaan lama dapat memicu withdrawal, termasuk kejang.
Perbanyak Latihan Kasus Klinis Sebelum UKAI Apoteker Disini!

Biasakan diri menghadapi soal farmakoterapi klinis, interaksi obat, monitoring terapi, efek samping, dan pemilihan terapi melalui latihan di ujikom.id. Semakin sering berlatih, semakin cepat Anda mengenali inti kasus dan menentukan jawaban yang paling rasional.