100+ Soal Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan + Kisi-kisi Pembahasan

100+ Soal Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan + Kisi-kisi Pembahasan

Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan bukan sekadar tahapan administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap penyuluh memiliki kapasitas profesional yang selaras dengan tantangan sektor industri dan perdagangan yang terus berkembang. Perubahan kebijakan, dinamika pasar, transformasi digital, serta tuntutan peningkatan daya saing pelaku usaha menuntut penyuluh yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu menganalisis masalah, merumuskan solusi, dan melakukan pendampingan secara strategis dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, persiapan menghadapi uji kompetensi harus dilakukan secara terarah dan mendalam. Melalui pemahaman kisi-kisi, pembahasan soal yang komprehensif, serta latihan soal berbasis analisis dan studi kasus, peserta dapat mengukur sekaligus meningkatkan kompetensinya secara nyata. Artikel ini disusun untuk membantu Anda memahami karakteristik Soal Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, sehingga proses belajar menjadi lebih fokus, sistematis, dan relevan dengan standar penilaian yang digunakan.

Kisi-kisi Soal Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan

Berikut kisi-kisi Soal Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan yang disusun secara sistematis, dilengkapi penjelasan singkat pada setiap poin untuk memudahkan pemahaman dan persiapan belajar :

  1. Kebijakan Perindustrian dan Perdagangan : Menguji pemahaman terhadap kebijakan nasional dan daerah di bidang perindustrian dan perdagangan, termasuk tujuan, ruang lingkup, serta implikasinya terhadap pelaku usaha.
  2. Regulasi dan Perizinan Usaha : Menilai pemahaman tentang peraturan perizinan usaha industri dan perdagangan, seperti OSS, standar usaha, kewenangan pemerintah, serta kepatuhan hukum pelaku usaha.
  3. Analisis Potensi dan Masalah Industri Perdagangan : Mengukur kemampuan menganalisis potensi wilayah, hambatan usaha, rantai pasok, serta permasalahan yang dihadapi pelaku industri dan perdagangan di lapangan.
  4. Pemberdayaan dan Pendampingan Pelaku Usaha : Menguji kemampuan merancang dan melaksanakan kegiatan pendampingan, pembinaan UMKM/IKM, peningkatan kapasitas usaha, dan penguatan kelembagaan pelaku usaha.
  5. Penyusunan Program dan Rencana Kerja Penyuluhan : Menilai kemampuan menyusun rencana kerja, program penyuluhan, indikator kinerja, serta evaluasi kegiatan secara terukur dan berkelanjutan.
  6. Metode dan Teknik Penyuluhan : Menguji penguasaan metode penyuluhan, komunikasi efektif, fasilitasi kelompok, teknik penyampaian materi, serta pendekatan partisipatif kepada pelaku usaha.
  7. Pengumpulan dan Pengolahan Data Industri dan Perdagangan : Menilai kemampuan melakukan pendataan, analisis data, pemetaan potensi usaha, serta pemanfaatan data untuk perumusan rekomendasi kebijakan atau program.
  8. Pengembangan SDM dan Kewirausahaan : Menguji pemahaman tentang peningkatan kompetensi SDM, kewirausahaan, inovasi usaha, serta strategi peningkatan produktivitas dan daya saing.
  9. Pengawasan, Evaluasi, dan Pelaporan : Menilai kemampuan melakukan monitoring, evaluasi program, penyusunan laporan kegiatan penyuluhan, serta tindak lanjut hasil evaluasi.
  10. Etika Profesi dan Integritas Penyuluh : Menguji pemahaman nilai etika, integritas, tanggung jawab profesi, serta sikap profesional dalam menjalankan tugas penyuluhan.

Contoh Soal Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan

Berikut contoh soal Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan yang disusun berdasarkan kisi-kisi, bersifat HOTS, kontekstual, dan menuntut analisis mendalam. Setiap soal berbentuk pilihan ganda A–E, dilengkapi jawaban benar dan pembahasan.

Soal 1
Seorang penyuluh perindustrian ditugaskan mendampingi sentra IKM olahan pangan di daerah yang memiliki potensi bahan baku lokal melimpah, namun produk sulit menembus pasar modern. Berdasarkan kebijakan perindustrian dan perdagangan nasional, langkah penyuluhan paling strategis yang seharusnya dilakukan adalah …

A. Mendorong pelaku IKM meningkatkan volume produksi agar harga lebih kompetitif
B. Mengarahkan pelaku IKM fokus pada penjualan daring tanpa memperhatikan standar mutu
C. Memfasilitasi pemenuhan standar produk, legalitas usaha, dan akses kemitraan pasar
D. Mengusulkan perlindungan harga melalui kebijakan subsidi pemerintah daerah
E. Menyarankan pelaku usaha berpindah jenis produk yang lebih mudah dijual

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Kebijakan perindustrian dan perdagangan menekankan peningkatan daya saing melalui pemenuhan standar, legalitas, dan perluasan akses pasar. Peran penyuluh bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi memastikan produk memenuhi standar dan terhubung dengan pasar yang tepat.

Soal 2
Dalam kegiatan pendataan lapangan, penyuluh menemukan bahwa sebagian besar pedagang kecil mengalami penurunan omzet akibat perubahan pola belanja konsumen. Data menunjukkan konsumen beralih ke sistem daring, namun pelaku usaha belum siap secara digital. Analisis yang paling tepat untuk dijadikan dasar program penyuluhan adalah …

A. Masalah utama terletak pada rendahnya modal usaha pelaku
B. Penurunan omzet disebabkan persaingan harga yang tidak sehat
C. Terjadi kesenjangan kapasitas digital antara pelaku usaha dan pasar
D. Lokasi usaha kurang strategis dibandingkan pusat perbelanjaan
E. Produk yang dijual tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Berdasarkan data, akar masalahnya adalah ketidaksiapan pelaku usaha menghadapi transformasi digital. Penyuluh harus mampu menganalisis perubahan lingkungan usaha dan menyusun program peningkatan kapasitas digital sebagai solusi.

Soal 3
Seorang penyuluh akan melakukan pendampingan pada kelompok UMKM yang heterogen dari sisi pendidikan dan pengalaman usaha. Agar pesan penyuluhan efektif dan mudah dipahami, pendekatan paling tepat yang seharusnya diterapkan adalah …

A. Penyampaian materi satu arah dengan modul teknis yang rinci
B. Diskusi partisipatif berbasis studi kasus usaha peserta
C. Ceramah formal dengan durasi panjang agar materi lengkap
D. Penyampaian materi tertulis untuk dipelajari secara mandiri
E. Evaluasi langsung melalui tes tertulis setelah penyuluhan

Jawaban Benar: B

Pembahasan:
Pendekatan partisipatif berbasis studi kasus memungkinkan peserta aktif, memahami masalah nyata, dan mengaitkan materi dengan kondisi usaha mereka. Ini sesuai prinsip penyuluhan yang menempatkan pelaku usaha sebagai subjek.

Soal 4
Dalam menyusun rencana kerja penyuluhan tahunan, penyuluh diminta memastikan program yang dirancang dapat dievaluasi secara objektif. Unsur paling krusial yang harus dimasukkan dalam rencana kerja tersebut adalah …

A. Uraian kegiatan yang rinci tanpa indikator capaian
B. Target kegiatan yang bersifat umum dan fleksibel
C. Indikator kinerja yang terukur dan relevan dengan tujuan
D. Penjadwalan kegiatan yang menyesuaikan anggaran
E. Daftar kebutuhan sarana dan prasarana penyuluhan

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Indikator kinerja yang terukur menjadi dasar evaluasi keberhasilan program. Tanpa indikator yang jelas, efektivitas kegiatan penyuluhan tidak dapat dinilai secara objektif.

Soal 5
Dalam pelaksanaan tugas, seorang penyuluh diminta oleh salah satu pelaku usaha untuk memprioritaskan usahanya dalam program bantuan dengan imbalan tertentu. Sikap paling tepat yang harus diambil penyuluh adalah …

A. Menolak secara halus dan tetap membantu secara informal
B. Menerima tawaran selama tidak diketahui pihak lain
C. Mengabaikan permintaan tanpa memberikan penjelasan
D. Menolak tegas dan menjalankan tugas sesuai prosedur dan etika
E. Melaporkan pelaku usaha setelah program selesai

Jawaban Benar: D

Pembahasan:
Integritas dan etika profesi mengharuskan penyuluh bersikap objektif, transparan, dan bebas konflik kepentingan. Menolak secara tegas dan tetap menjalankan prosedur adalah bentuk profesionalisme penyuluh.

Soal 6
Seorang penyuluh mendampingi pelaku usaha perdagangan yang telah beroperasi bertahun-tahun namun belum memiliki legalitas lengkap. Pelaku usaha khawatir proses perizinan akan rumit dan mengganggu operasional. Pendekatan penyuluhan paling tepat yang seharusnya dilakukan adalah …

A. Menyarankan pelaku usaha tetap beroperasi sambil menunggu inspeksi pemerintah
B. Menjelaskan kewajiban perizinan tanpa menawarkan solusi teknis
C. Memfasilitasi pemahaman OSS dan tahapan perizinan sesuai skala usaha
D. Mengusulkan penundaan pengurusan izin hingga ada bantuan modal
E. Mengarahkan pelaku usaha bergabung dengan usaha lain yang sudah legal

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Peran penyuluh adalah memudahkan pelaku usaha memahami regulasi dan proses perizinan, termasuk penggunaan OSS yang disesuaikan dengan skala usaha agar kepatuhan hukum tercapai tanpa menghambat operasional.

Soal 7
Dalam program pendampingan IKM, penyuluh menemukan bahwa bantuan peralatan sebelumnya tidak berdampak signifikan pada peningkatan produktivitas. Analisis menunjukkan kurangnya kemampuan SDM dalam mengoperasikan peralatan tersebut. Langkah lanjutan paling efektif adalah …

A. Mengajukan kembali bantuan peralatan dengan spesifikasi berbeda
B. Menghentikan program karena bantuan tidak efektif
C. Mengalihkan bantuan ke sektor usaha lain
D. Menyusun pelatihan teknis dan pendampingan operasional berkelanjutan
E. Menyerahkan pengelolaan peralatan sepenuhnya kepada pelaku usaha

Jawaban Benar: D

Pembahasan:
Pemberdayaan tidak hanya berfokus pada bantuan fisik, tetapi pada peningkatan kapasitas SDM. Pelatihan dan pendampingan berkelanjutan memastikan bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Soal 8
Dalam menyusun rekomendasi program pengembangan perdagangan daerah, penyuluh memiliki data jumlah pelaku usaha, jenis usaha, dan omzet. Agar data tersebut bernilai strategis, langkah paling tepat yang harus dilakukan adalah …

A. Menyajikan data dalam bentuk tabel tanpa analisis
B. Mengarsipkan data sebagai laporan administrasi
C. Mengolah data menjadi pemetaan potensi dan prioritas intervensi
D. Menggunakan data hanya sebagai syarat pertanggungjawaban
E. Membandingkan data dengan daerah lain tanpa konteks lokal

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Data harus diolah menjadi informasi strategis. Pemetaan potensi dan penentuan prioritas intervensi membantu penyuluh menyusun program yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan nyata.

Soal 9
Setelah program penyuluhan berjalan satu tahun, penyuluh diminta mengevaluasi efektivitas kegiatan. Indikator yang paling relevan untuk menilai keberhasilan program adalah …

A. Jumlah kegiatan yang telah dilaksanakan
B. Besarnya anggaran yang telah terserap
C. Perubahan perilaku dan kinerja pelaku usaha dampingan
D. Jumlah laporan yang telah disusun
E. Tingkat kehadiran peserta dalam kegiatan

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Keberhasilan penyuluhan diukur dari dampak nyata terhadap pelaku usaha, seperti perubahan perilaku, peningkatan kapasitas, dan kinerja usaha, bukan sekadar output administratif.

Soal 10
Dalam mendampingi wirausaha pemula, penyuluh menemukan bahwa pelaku usaha memiliki produk potensial namun kurang inovatif dan sulit bersaing. Strategi penyuluhan paling tepat untuk meningkatkan daya saing adalah …

A. Mendorong pelaku usaha menurunkan harga jual
B. Mengarahkan fokus pada produksi massal
C. Memberikan pelatihan inovasi produk dan manajemen usaha
D. Menyarankan pelaku usaha menunggu tren pasar baru
E. Mengganti jenis usaha agar lebih cepat berkembang

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Pengembangan kewirausahaan menekankan inovasi dan penguatan manajemen usaha. Pelatihan yang tepat membantu pelaku usaha meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk.

Soal 11
Seorang penyuluh diminta menyusun rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait rendahnya daya saing produk lokal di pasar regional. Berdasarkan hasil pendampingan, kendala utama adalah kualitas produk tidak konsisten dan lemahnya manajemen usaha. Rekomendasi paling komprehensif yang seharusnya disampaikan adalah …

A. Pemberian bantuan modal secara merata kepada seluruh pelaku usaha
B. Penetapan harga minimum produk lokal melalui kebijakan daerah
C. Program peningkatan mutu produk dan penguatan manajemen usaha secara terpadu
D. Pembatasan masuknya produk dari luar daerah
E. Peningkatan jumlah pelaku usaha melalui kemudahan izin

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Rekomendasi kebijakan harus berbasis masalah utama. Pendekatan terpadu antara peningkatan mutu produk dan manajemen usaha akan berdampak langsung pada daya saing pelaku usaha.

Soal 12
Dalam suatu kegiatan penyuluhan, peserta terlihat pasif dan kurang antusias. Evaluasi menunjukkan materi terlalu teknis dan sulit dipahami. Langkah paling tepat yang seharusnya dilakukan penyuluh adalah …

A. Tetap menyampaikan materi sesuai modul agar standar terpenuhi
B. Mempercepat penyampaian materi agar kegiatan selesai tepat waktu
C. Menyesuaikan bahasa dan contoh dengan kondisi nyata peserta
D. Mengurangi sesi diskusi untuk menghindari kebingungan
E. Menyerahkan materi tertulis tanpa penjelasan lanjutan

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Komunikasi efektif menuntut penyuluh mampu menyesuaikan bahasa, metode, dan contoh agar materi relevan dan mudah dipahami oleh peserta dengan latar belakang beragam.

Soal 13
Penyuluh menghadapi kelompok pelaku usaha yang cenderung bergantung pada bantuan pemerintah. Untuk mendorong kemandirian, pendekatan paling tepat yang perlu diterapkan adalah …

A. Pemberian bantuan rutin agar usaha tetap berjalan
B. Penetapan target produksi yang tinggi
C. Fasilitasi perencanaan usaha yang disusun oleh pelaku usaha sendiri
D. Pengawasan ketat terhadap seluruh aktivitas usaha
E. Pengurangan intensitas pendampingan

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Pendekatan partisipatif menempatkan pelaku usaha sebagai aktor utama. Dengan menyusun perencanaan usaha sendiri, pelaku usaha belajar bertanggung jawab dan mandiri.

Soal 14
Dalam pendampingan kelompok usaha, terjadi konflik internal akibat pembagian peran yang tidak jelas. Sebagai penyuluh, langkah paling profesional yang seharusnya dilakukan adalah …

A. Mengambil alih kepemimpinan kelompok sementara
B. Membiarkan konflik mereda dengan sendirinya
C. Memfasilitasi dialog untuk menyepakati peran dan tanggung jawab
D. Mengganti pengurus kelompok yang bermasalah
E. Menghentikan pendampingan sampai konflik selesai

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Penyuluh berperan sebagai fasilitator. Memfasilitasi dialog membantu kelompok menemukan solusi bersama dan memperkuat kelembagaan usaha.

Soal 15
Seorang penyuluh harus menyusun laporan kegiatan yang mencerminkan kondisi lapangan sebenarnya, meskipun hasil program belum optimal. Sikap paling tepat yang mencerminkan profesionalisme adalah …

A. Menyesuaikan laporan agar terlihat berhasil
B. Menunda pelaporan sampai hasil membaik
C. Menyusun laporan objektif disertai analisis dan rekomendasi perbaikan
D. Menghilangkan data yang menunjukkan kelemahan program
E. Menyerahkan laporan tanpa analisis agar cepat selesai

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Akuntabilitas menuntut laporan yang jujur dan objektif. Analisis dan rekomendasi perbaikan justru menunjukkan profesionalisme penyuluh dalam menjalankan tugas.

Soal 16
Dalam pendampingan pelaku industri kecil, penyuluh menemukan bahwa biaya produksi tinggi disebabkan ketergantungan pada bahan baku dari luar daerah. Strategi penyuluhan paling tepat untuk memperkuat daya saing usaha adalah …

A. Mengusulkan subsidi harga bahan baku dari pemerintah
B. Mendorong pelaku usaha menaikkan harga jual produk
C. Memfasilitasi kemitraan dengan pemasok bahan baku lokal
D. Mengurangi volume produksi agar biaya operasional turun
E. Mengalihkan usaha ke sektor perdagangan jasa

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Penguatan rantai pasok lokal dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan keberlanjutan usaha. Peran penyuluh adalah memfasilitasi kemitraan yang saling menguntungkan, bukan sekadar solusi jangka pendek.

Soal 17
Penyuluh mendampingi pelaku usaha yang produknya mulai ditinggalkan pasar akibat perubahan selera konsumen. Berdasarkan prinsip pengembangan usaha berkelanjutan, langkah paling strategis yang perlu dilakukan adalah …

A. Mempertahankan produk lama dengan promosi besar-besaran
B. Menurunkan kualitas agar harga lebih murah
C. Mendorong inovasi produk berbasis riset pasar sederhana
D. Menghentikan produksi hingga tren pasar stabil
E. Mengganti usaha tanpa analisis lebih lanjut

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Inovasi berbasis kebutuhan pasar memungkinkan pelaku usaha beradaptasi secara tepat. Penyuluh berperan membantu pelaku usaha membaca perubahan pasar dan meresponsnya secara strategis.

Soal 18
Dalam program digitalisasi perdagangan, sebagian pelaku usaha enggan memanfaatkan platform digital karena merasa rumit. Pendekatan penyuluhan paling efektif untuk mengatasi resistensi tersebut adalah …

A. Mewajibkan seluruh pelaku usaha menggunakan platform digital
B. Menjelaskan manfaat digitalisasi secara teoritis
C. Memberikan pendampingan praktik langsung secara bertahap
D. Menunda program digitalisasi sampai pelaku usaha siap
E. Menggantikan pelaku usaha yang tidak mau beradaptasi

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Pendampingan praktik langsung membantu pelaku usaha memahami manfaat digitalisasi secara nyata dan mengurangi resistensi terhadap perubahan.

Soal 19
Setelah dua tahun pendampingan, penyuluh perlu menilai keberlanjutan dampak program. Indikator paling mencerminkan keberhasilan jangka panjang adalah …

A. Jumlah kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan
B. Konsistensi pelaku usaha menerapkan praktik yang telah diajarkan
C. Banyaknya laporan yang dihasilkan
D. Besarnya anggaran yang digunakan
E. Tingkat kepuasan peserta pada akhir kegiatan

Jawaban Benar: B

Pembahasan:
Keberlanjutan program terlihat dari perubahan perilaku dan konsistensi penerapan praktik usaha, bukan sekadar output administratif atau kepuasan sesaat.

Soal 20
Dalam pengembangan kawasan industri kecil, penyuluh melihat perlunya keterlibatan berbagai pihak. Peran paling strategis penyuluh dalam membangun sinergi tersebut adalah …

A. Menjadi pengambil keputusan utama
B. Menggantikan peran instansi teknis terkait
C. Menjadi fasilitator kolaborasi antar pemangku kepentingan
D. Membatasi keterlibatan pihak luar agar program fokus
E. Menjalankan program secara mandiri

Jawaban Benar: C

Pembahasan:
Penyuluh berperan sebagai penghubung dan fasilitator. Kolaborasi antar pemangku kepentingan memperkuat efektivitas program dan memastikan keberlanjutan pengembangan industri dan perdagangan.

Siapkan Diri Anda untuk Lulus Uji Kompetensi Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan!

Jangan hanya berlatih dengan soal terbatas. Tingkatkan kualitas persiapan Anda melalui paket soal eksklusif di ujikom.id yang disusun berdasarkan kisi-kisi terbaru, berbasis HOTS, dan dilengkapi pembahasan mendalam agar Anda benar-benar memahami pola penilaian uji kompetensi.

Keunggulan Paket Soal di ujikom.id:

  • 📘 Soal panjang, analitis, dan kontekstual sesuai kondisi lapangan
  • 🧠 Pembahasan logis dan aplikatif, bukan sekadar kunci jawaban
  • 🎯 Materi terstruktur sesuai standar kompetensi jabatan
  • ⏱️ Efektif untuk belajar mandiri maupun persiapan intensif
  • 💼 Dirancang untuk mendukung kenaikan jenjang dan penguatan karier

🔥 Jangan menunggu sampai waktu ujian semakin dekat!
Ubah proses belajar Anda menjadi langkah strategis menuju kelulusan.

👉 Akses paket soal lengkap sekarang juga di ujikom.id
📈 Belajar lebih fokus, lebih siap, dan lebih unggul saat uji kompetensi.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim UJIKOM

Tim UJIKOM

Kami adalah tim penulis konten edukatif di Ujikom.id yang fokus membagikan informasi seputar uji kompetensi, sertifikasi profesi, serta tips persiapan menghadapi UKOM. Dengan riset mendalam dan gaya bahasa yang mudah dipahami, kami berkomitmen membantu Anda lebih siap dalam meniti jalur karier profesional.

Dapatkan Ratusan Soal Uji Kompetensi + Pembahasan, berbasis CBT!

Butuh Bantuan?