Soal Uji Kompetensi Teknis JF Pengawas Ketenagakerjaan dan Kunci Jawaban Lengkap

Menjadi Pengawas Ketenagakerjaan menuntut kemampuan yang lebih dari sekadar memahami aturan. Seorang pengawas harus mampu membaca kondisi di lapangan, menemukan pelanggaran norma, menilai bukti, serta menentukan tindak lanjut yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, Uji Kompetensi Teknis JF Pengawas Ketenagakerjaan mencakup materi seperti hubungan kerja, waktu kerja dan istirahat, pengupahan, perlindungan pekerja, K3, pemeriksaan perusahaan, nota pemeriksaan, penyidikan, analisis dokumen, hingga pelaporan hasil pengawasan.

Melalui artikel ini, Anda dapat berlatih dengan contoh soal Uji Kompetensi Teknis JF Pengawas Ketenagakerjaan lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan. Soal dibuat lebih situasional agar latihan terasa dekat dengan kasus yang benar-benar bisa ditemui dalam pelaksanaan pengawasan.

Contoh Soal Uji Kompetensi Teknis JF Pengawas Ketenagakerjaan

Berikut latihan soal JF Pengawas Ketenagakerjaan berbasis kasus yang mencakup norma ketenagakerjaan, pemeriksaan, pengupahan, waktu kerja, K3, tindak lanjut pelanggaran, dan analisis hasil pengawasan.

Soal 1

Dalam pemeriksaan di sebuah perusahaan, pengawas menemukan sebagian pekerja telah bekerja selama beberapa bulan tetapi belum menerima salinan perjanjian kerja tertulis yang digunakan perusahaan sebagai dasar hubungan kerja.

Tindakan pengawas yang paling tepat adalah …

A. Langsung menetapkan perusahaan melakukan tindak pidana
B. Memeriksa dokumen hubungan kerja dan meminta penjelasan para pihak sebelum menentukan pemenuhan norma
C. Menganggap tidak bermasalah selama pekerja tetap menerima upah
D. Menyerahkan seluruh penyelesaian kepada serikat pekerja
E. Meminta perusahaan membuat kontrak baru tanpa memeriksa dokumen sebelumnya

Jawaban: B

Pembahasan:
Pengawas harus terlebih dahulu melakukan pemeriksaan objektif terhadap dokumen dan fakta hubungan kerja. Penentuan pelanggaran tidak boleh hanya didasarkan pada satu informasi tanpa verifikasi.

Soal 2

Sebuah perusahaan meminta pekerja melakukan pekerjaan tambahan di luar jam kerja normal secara rutin. Catatan kehadiran tersedia, tetapi pembayaran kompensasi belum dapat dibuktikan.

Langkah pemeriksaan paling tepat adalah …

A. Memeriksa catatan waktu kerja, dokumen pengupahan, serta kesesuaian pelaksanaan kerja lembur dengan ketentuan
B. Menganggap seluruh tambahan waktu sebagai lembur yang tidak sah
C. Memerintahkan perusahaan menghentikan operasi
D. Hanya meminta keterangan pekerja tanpa memeriksa dokumen
E. Menyerahkan penilaian kepada bagian keuangan perusahaan

Jawaban: A

Pembahasan:
Pengawasan waktu kerja harus didasarkan pada fakta jam kerja, persetujuan atau dasar lembur, serta pembayaran hak pekerja. Bukti dari beberapa sumber perlu dibandingkan sebelum kesimpulan dibuat.

Soal 3

Dalam kunjungan lapangan ditemukan sebuah mesin produksi memiliki bagian bergerak yang dapat dijangkau pekerja tanpa pelindung memadai.

Prioritas tindakan pengawas adalah …

A. Menunggu sampai terjadi kecelakaan
B. Meminta perusahaan memasang poster keselamatan
C. Menilai tingkat bahaya dan memastikan tindakan pengendalian segera dilakukan
D. Mengurangi jumlah pekerja di ruangan
E. Menganggap aman selama pekerja berpengalaman

Jawaban: C

Pembahasan:
Bahaya mekanis pada mesin dapat menyebabkan kecelakaan serius. Pengawas harus menilai risiko dan memastikan pengendalian dilakukan, terutama melalui pengamanan teknis yang efektif.

Soal 4

Perusahaan menyampaikan bahwa seluruh pekerja telah menerima upah sesuai ketentuan. Namun, beberapa pekerja menunjukkan slip upah dengan komponen yang berbeda dari data perusahaan.

Tindakan paling tepat adalah …

A. Mempercayai data perusahaan karena bersifat resmi
B. Menganggap slip pekerja selalu benar
C. Mengambil rata-rata kedua data
D. Melakukan verifikasi silang terhadap slip upah, daftar pembayaran, perjanjian kerja, dan keterangan para pihak
E. Menghentikan pemeriksaan karena terdapat data yang berbeda

Jawaban: D

Pembahasan:
Perbedaan bukti harus diuji melalui cross-check. Pengawas perlu membandingkan dokumen resmi, bukti pembayaran, serta keterangan pihak terkait agar kesimpulan memiliki dasar yang kuat.

Soal 5

Dalam pemeriksaan ditemukan perusahaan telah menerima pembinaan sebelumnya atas pelanggaran yang sama, tetapi sampai pemeriksaan berikutnya belum menunjukkan perbaikan yang memadai.

Langkah paling tepat adalah …

A. Mengulang pembinaan tanpa pencatatan
B. Menutup kasus karena sudah pernah diperiksa
C. Menunggu pengaduan baru
D. Meminta pekerja bernegosiasi sendiri
E. Menindaklanjuti sesuai prosedur pengawasan dan mendokumentasikan ketidakpatuhan tersebut

Jawaban: E

Pembahasan:
Pelanggaran yang tidak ditindaklanjuti setelah pembinaan memerlukan langkah lanjutan sesuai mekanisme pengawasan. Seluruh proses harus didokumentasikan agar jejak pemeriksaan dan kepatuhan dapat dipertanggungjawabkan.

Soal 6

Seorang pekerja mengadu bahwa perusahaan melakukan pemotongan upah tanpa penjelasan. Perusahaan menyatakan potongan tersebut merupakan kewajiban internal.

Apa yang seharusnya dilakukan pengawas?

A. Meminta dasar pemotongan, memeriksa dokumen pengupahan, dan menilai kesesuaiannya dengan ketentuan
B. Langsung memerintahkan pengembalian seluruh potongan
C. Menolak pengaduan karena merupakan urusan internal perusahaan
D. Menyarankan pekerja mengundurkan diri
E. Menyerahkan sepenuhnya kepada mediator

Jawaban: A

Pembahasan:
Pemotongan upah harus memiliki dasar yang sah dan dapat dibuktikan. Pengawas perlu menilai dokumen dan aturan yang menjadi dasar sebelum menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran.

Soal 7

Dalam sebuah perusahaan terdapat bahan kimia berbahaya, tetapi pekerja tidak memahami risiko, cara penggunaan, maupun tindakan saat terjadi tumpahan.

Temuan tersebut paling tepat ditindaklanjuti dengan …

A. Menambah jumlah pekerja
B. Memindahkan seluruh bahan ke gudang tanpa prosedur
C. Memastikan perusahaan menerapkan pengendalian, informasi bahaya, prosedur kerja aman, dan pelatihan yang memadai
D. Membatasi jam kerja saja
E. Membiarkan selama belum terjadi insiden

Jawaban: C

Pembahasan:
Pengelolaan bahan berbahaya membutuhkan pengendalian risiko, komunikasi bahaya, prosedur, dan kompetensi pekerja. Ketidaktahuan pekerja merupakan indikator lemahnya sistem K3.

Soal 8

Saat pemeriksaan, manajemen menolak memberikan sebagian dokumen dengan alasan bersifat rahasia perusahaan.

Sikap pengawas yang paling tepat adalah …

A. Menghentikan pemeriksaan
B. Menjelaskan dasar kewenangan pemeriksaan dan meminta dokumen yang relevan sesuai prosedur
C. Mengambil dokumen tanpa pencatatan
D. Meminta pekerja memotret dokumen secara diam-diam
E. Menyimpulkan perusahaan pasti bersalah

Jawaban: B

Pembahasan:
Pengawas harus menggunakan kewenangannya secara sah dan proporsional. Dokumen yang relevan terhadap pemeriksaan tetap dapat diminta melalui mekanisme resmi dan dicatat dengan baik.

Soal 9

Sebuah kecelakaan kerja terjadi dan perusahaan hanya memperbaiki alat yang rusak tanpa melakukan analisis penyebab.

Tindakan pengawasan yang paling tepat adalah …

A. Menganggap masalah selesai karena alat sudah diperbaiki
B. Meminta perusahaan mengganti seluruh mesin
C. Hanya memeriksa korban
D. Mendorong investigasi penyebab dasar dan memastikan tindakan korektif mencegah kejadian berulang
E. Menunggu kecelakaan berikutnya

Jawaban: D

Pembahasan:
Perbaikan alat saja belum cukup. Investigasi harus mencari akar penyebab seperti prosedur, desain, pelatihan, pengawasan, atau faktor organisasi agar tindakan perbaikan benar-benar mencegah pengulangan.

Soal 10

Setelah pemeriksaan selesai, pengawas memiliki berbagai temuan dengan tingkat risiko dan dampak yang berbeda.

Langkah paling tepat dalam menyusun tindak lanjut adalah …

A. Memperlakukan seluruh temuan dengan prioritas yang sama
B. Mendahulukan temuan yang paling mudah diselesaikan
C. Menilai tingkat pelanggaran, risiko, dampak terhadap pekerja, dan bukti sebelum menentukan prioritas tindakan
D. Menyerahkan prioritas kepada perusahaan
E. Hanya menindak temuan yang dilaporkan pekerja

Jawaban: C

Pembahasan:
Pengawasan yang efektif membutuhkan prioritas berbasis risiko dan dampak. Temuan yang berpotensi menimbulkan bahaya serius atau pelanggaran besar perlu mendapat perhatian lebih cepat.

Soal 11

Dalam pemeriksaan ditemukan beberapa pekerja melakukan pekerjaan yang sama dan memiliki masa kerja setara, tetapi menerima komponen upah berbeda tanpa alasan yang dapat dijelaskan perusahaan.

Langkah paling tepat adalah …

A. Menetapkan seluruh pekerja harus menerima nominal yang sama
B. Menganggap perbedaan wajar karena kebijakan perusahaan
C. Menyerahkan masalah kepada serikat pekerja
D. Meminta pekerja menandatangani persetujuan baru
E. Memeriksa struktur dan skala upah, dasar perbedaan, serta dokumen pendukung sebelum menyimpulkan kepatuhan

Jawaban: E

Pembahasan:
Pengawas perlu menilai dasar objektif dari perbedaan upah. Pemeriksaan harus menghubungkan struktur pengupahan, jabatan, masa kerja, kompetensi, dan bukti pembayaran sebelum menentukan ada tidaknya pelanggaran.

Soal 12

Sebuah perusahaan menggunakan pekerja kontrak untuk pekerjaan tertentu. Saat diperiksa, dokumen hubungan kerja tidak sesuai dengan pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.

Tindakan pengawas yang paling tepat adalah …

A. Menilai hanya isi kontrak tertulis
B. Langsung mengubah status seluruh pekerja
C. Membandingkan isi perjanjian dengan fakta pekerjaan dan ketentuan hubungan kerja yang berlaku
D. Menunggu kontrak berakhir
E. Menganggap fakta lapangan tidak relevan

Jawaban: C

Pembahasan:
Hubungan kerja tidak cukup dinilai dari dokumen saja. Pengawas juga perlu melihat jenis pekerjaan, pola pelaksanaan, durasi, perintah kerja, dan fakta lain untuk menilai kesesuaiannya.

Soal 13

Saat inspeksi K3, pengawas menemukan pekerja menggunakan alat pelindung diri, tetapi sumber bahaya utama sebenarnya dapat dieliminasi melalui perubahan desain proses.

Prinsip pengendalian risiko yang paling tepat adalah …

A. Mengutamakan eliminasi atau pengendalian teknis sebelum hanya mengandalkan APD
B. Tetap menggunakan APD sebagai satu-satunya pengendalian
C. Mengurangi jam kerja tanpa memperbaiki bahaya
D. Menambah jumlah pekerja
E. Memasang poster keselamatan

Jawaban: A

Pembahasan:
Hierarki pengendalian menempatkan eliminasi, substitusi, dan pengendalian teknis di atas APD. APD penting, tetapi merupakan lapisan terakhir ketika bahaya belum dapat dikendalikan sepenuhnya.

Soal 14

Perusahaan telah diberikan tenggat waktu untuk memperbaiki pelanggaran, tetapi pada pemeriksaan ulang hanya sebagian kewajiban yang dipenuhi.

Tindakan pengawas yang paling tepat adalah …

A. Menutup kasus karena sudah ada perbaikan
B. Memberikan tenggat tanpa dokumentasi
C. Menghapus temuan lama
D. Menilai bagian yang belum dipenuhi dan melanjutkan proses pengawasan sesuai prosedur
E. Menganggap perusahaan telah patuh sepenuhnya

Jawaban: D

Pembahasan:
Pemenuhan sebagian kewajiban tidak otomatis menghapus temuan lain. Pengawas harus memverifikasi setiap poin dan menentukan tindak lanjut atas ketidakpatuhan yang masih tersisa.

Soal 15

Seorang pekerja mengaku rutin bekerja pada hari istirahat mingguan. Perusahaan membantah dan menyatakan pekerja datang atas kemauan sendiri.

Bukti yang paling relevan untuk diverifikasi adalah …

A. Riwayat pendidikan pekerja
B. Catatan kehadiran, perintah kerja, jadwal kerja, serta bukti pembayaran terkait
C. Daftar aset perusahaan
D. Struktur organisasi saja
E. Laporan penjualan

Jawaban: B

Pembahasan:
Untuk menguji fakta waktu kerja, pengawas perlu menggunakan bukti yang menunjukkan kehadiran, penugasan, jadwal, serta kompensasi. Keterangan para pihak kemudian dibandingkan dengan bukti tersebut.

Soal 16

Dalam pemeriksaan ditemukan pekerja terpapar kebisingan tinggi, tetapi perusahaan belum pernah melakukan pengukuran lingkungan kerja.

Langkah pengawasan paling tepat adalah …

A. Menganggap aman karena pekerja sudah memakai earplug
B. Meminta pekerja berbicara lebih pelan
C. Mengurangi produksi tanpa pengukuran
D. Menunggu muncul gangguan pendengaran
E. Mendorong pengukuran pajanan dan penerapan pengendalian sesuai tingkat risiko

Jawaban: E

Pembahasan:
Risiko kebisingan perlu dinilai melalui pengukuran yang memadai. Hasilnya menjadi dasar penentuan pengendalian teknis, administratif, penggunaan APD, dan pemantauan kesehatan.

Soal 17

Saat melakukan pemeriksaan, pengawas menerima dua keterangan yang saling bertentangan dari manajemen dan pekerja.

Pendekatan paling tepat adalah …

A. Menguji kedua keterangan dengan dokumen, observasi, dan bukti lain yang relevan
B. Memilih keterangan manajemen karena mewakili perusahaan
C. Memilih keterangan pekerja karena dianggap pihak yang lemah
D. Menghentikan pemeriksaan
E. Mengambil kesimpulan berdasarkan intuisi

Jawaban: A

Pembahasan:
Pengawasan harus berbasis bukti. Keterangan merupakan salah satu sumber informasi, tetapi harus diuji dengan dokumen, observasi lapangan, rekaman, atau bukti lain agar kesimpulan objektif.

Soal 18

Perusahaan memiliki prosedur K3 yang lengkap, tetapi hasil observasi menunjukkan pekerja tidak menjalankannya dalam praktik.

Kesimpulan paling tepat adalah …

A. Sistem K3 sudah efektif karena dokumen tersedia
B. Tidak ada masalah selama belum terjadi kecelakaan
C. Terdapat kesenjangan antara prosedur dan implementasi yang perlu ditindaklanjuti
D. Seluruh prosedur harus dihapus
E. Kesalahan sepenuhnya berada pada pekerja

Jawaban: C

Pembahasan:
Dokumen tidak cukup membuktikan efektivitas penerapan K3. Pengawas harus menilai apakah prosedur benar-benar dipahami, diterapkan, diawasi, dan didukung oleh sistem kerja.

Soal 19

Dalam pemeriksaan kecelakaan kerja, pengawas menemukan bahwa penyebab langsung adalah pekerja melepas pengaman mesin, tetapi terdapat target produksi yang mendorong pekerja mempercepat proses.

Analisis paling tepat adalah …

A. Kesalahan hanya berada pada pekerja
B. Target produksi tidak berhubungan dengan kecelakaan
C. Pengaman mesin merupakan satu-satunya faktor
D. Penyebab perlu dianalisis sampai faktor organisasi dan sistem kerja, bukan hanya tindakan pekerja
E. Investigasi tidak perlu dilanjutkan

Jawaban: D

Pembahasan:
Investigasi yang baik mencari akar penyebab. Tekanan produksi, desain kerja, pengawasan, pelatihan, serta budaya keselamatan dapat berkontribusi terhadap tindakan tidak aman.

Soal 20

Pengawas menyusun laporan hasil pemeriksaan setelah menemukan beberapa pelanggaran.

Laporan yang paling baik seharusnya …

A. Hanya memuat kesimpulan tanpa bukti
B. Memuat fakta, dasar penilaian, bukti, analisis, serta tindak lanjut yang jelas
C. Hanya mencatat keterangan perusahaan
D. Menggunakan istilah umum agar fleksibel
E. Menghapus temuan yang belum diperbaiki

Jawaban: B

Pembahasan:
Laporan pengawasan harus dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, fakta, bukti, dasar hukum atau norma, analisis, dan rekomendasi tindak lanjut perlu disusun secara jelas dan sistematis.

Perbanyak Latihan Soal JF Pengawas Ketenagakerjaan Sebelum Uji Kompetensi Disini!

Perbanyak latihan soal JF Pengawas Ketenagakerjaan di ujikom.id untuk mengasah kemampuan membaca temuan, menilai bukti, menerapkan norma ketenagakerjaan, serta menentukan tindak lanjut pemeriksaan yang tepat. Latihan berbasis kasus akan membantu Anda lebih siap menghadapi soal teknis yang menuntut analisis, bukan sekadar hafalan regulasi.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
Picture of Tim UJIKOM

Tim UJIKOM

Kami adalah tim penulis konten edukatif di Ujikom.id yang fokus membagikan informasi seputar uji kompetensi, sertifikasi profesi, serta tips persiapan menghadapi UKOM. Dengan riset mendalam dan gaya bahasa yang mudah dipahami, kami berkomitmen membantu Anda lebih siap dalam meniti jalur karier profesional.
Butuh Paket Soal Ini?
Akses Sekarang!

Dapatkan Ratusan Soal Uji Kompetensi + Pembahasan, berbasis CBT!

Butuh Bantuan?