Sertifikasi PBJ Level 1 LKPP menjadi salah satu tahapan penting bagi SDM yang terlibat dalam proses Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Ujian ini tidak hanya menguji pemahaman istilah dasar, tetapi juga kemampuan peserta dalam membaca kebutuhan pengadaan, memahami peran para pelaku, serta menentukan langkah yang tepat pada setiap tahapan PBJ.
Materi yang dipelajari pada Level 1 mencakup pengantar PBJP, perencanaan pengadaan, pemilihan penyedia, pengelolaan kontrak, pelaksanaan PBJ secara swakelola, serta dasar manajemen rantai pasok. Karena itu, peserta perlu memahami prinsip, etika, metode pemilihan, penyusunan spesifikasi atau KAK, dasar evaluasi penawaran, pelaksanaan kontrak, hingga pengendalian proses pengadaan.
Melalui artikel ini, Anda dapat berlatih dengan puluhan soal Ujian Sertifikasi PBJ Level 1 LKPP lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan. Soal disusun dalam bentuk konsep dan studi kasus agar membantu Anda membiasakan diri menghadapi pola pertanyaan yang menuntut ketelitian, pemahaman proses, serta pengambilan keputusan sesuai prinsip PBJ.
Contoh Soal Ujian Sertifikasi PBJ Level 1 LKPP
Contoh Soal Ujian Sertifikasi PBJ Level 1 LKPP ini membahas perencanaan pengadaan, pemilihan penyedia, kontrak, swakelola, dan rantai pasok. Pilih jawaban yang paling tepat sesuai prinsip pengadaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Soal 1
Sebuah perangkat daerah akan membeli komputer untuk mendukung pelayanan publik. Sebelum menentukan spesifikasi teknis, langkah paling tepat adalah …
A. Mengidentifikasi kebutuhan berdasarkan fungsi dan hasil yang ingin dicapai
B. Menentukan merek yang paling banyak digunakan
C. Memilih penyedia yang pernah bekerja sama
D. Menggunakan spesifikasi pengadaan tahun sebelumnya
E. Menentukan harga terlebih dahulu
Jawaban: A
Pembahasan:
Perencanaan pengadaan dimulai dengan identifikasi kebutuhan. Spesifikasi kemudian disusun berdasarkan fungsi, kinerja, dan hasil yang dibutuhkan agar barang yang diperoleh benar-benar mendukung tujuan organisasi.
Soal 2
Dalam penyusunan spesifikasi, tim mencantumkan persyaratan yang hanya dapat dipenuhi satu produk tertentu, padahal terdapat banyak produk lain dengan fungsi setara.
Tindakan yang paling tepat adalah …
A. Mempertahankan persyaratan agar kualitas lebih mudah dikendalikan
B. Menyesuaikan spesifikasi agar berbasis kebutuhan kinerja dan tidak membatasi persaingan tanpa alasan yang sah
C. Memilih langsung produk tersebut
D. Mengurangi jumlah calon penyedia
E. Menetapkan merek sebagai bagian utama persyaratan
Jawaban: B
Pembahasan:
Spesifikasi perlu objektif dan proporsional. Persyaratan yang terlalu mengarah pada produk tertentu dapat membatasi persaingan apabila tidak memiliki dasar kebutuhan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Soal 3
Dalam evaluasi penawaran, satu peserta menawarkan harga paling rendah tetapi gagal memenuhi persyaratan teknis utama yang telah ditetapkan.
Keputusan paling tepat adalah …
A. Tetap memilih peserta karena harga terendah
B. Mengubah persyaratan teknis agar penawaran dapat diterima
C. Mengevaluasi berdasarkan seluruh persyaratan dan tidak menetapkan penawaran yang tidak memenuhi aspek teknis penting
D. Meminta peserta menambah dokumen teknis setelah evaluasi selesai
E. Mengabaikan kekurangan selama selisih harga cukup besar
Jawaban: C
Pembahasan:
Harga bukan satu-satunya pertimbangan. Penawaran tetap harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan agar kebutuhan dan kualitas hasil pengadaan dapat tercapai.
Soal 4
Sebuah paket memiliki kebutuhan yang sudah tersedia dalam katalog elektronik dengan spesifikasi yang sesuai.
Pendekatan paling tepat adalah …
A. Tetap menggunakan tender agar jumlah peserta lebih banyak
B. Menghindari katalog karena harga sudah tersedia
C. Memilih penyedia di luar sistem
D. Mempertimbangkan pemanfaatan katalog elektronik sesuai ketentuan
E. Menunda pengadaan sampai terdapat lebih banyak pilihan
Jawaban: D
Pembahasan:
Jika kebutuhan tersedia dalam katalog elektronik dan sesuai dengan spesifikasi yang diperlukan, pemanfaatan katalog dapat menjadi alternatif yang efisien sepanjang mengikuti ketentuan yang berlaku.
Soal 5
Sebelum melakukan pembayaran akhir, pihak pengelola kontrak menemukan sebagian barang belum sesuai spesifikasi yang diperjanjikan.
Langkah paling tepat adalah …
A. Tetap membayar penuh karena sebagian besar barang sudah sesuai
B. Mengubah spesifikasi dalam berita acara penerimaan
C. Membayar dahulu dan meminta perbaikan kemudian
D. Menerima seluruh barang agar kontrak cepat ditutup
E. Memastikan penyedia memperbaiki atau memenuhi kewajiban sesuai kontrak sebelum penerimaan final
Jawaban: E
Pembahasan:
Pembayaran dan serah terima harus didasarkan pada pemenuhan kewajiban kontraktual. Barang yang belum sesuai spesifikasi perlu ditindaklanjuti sebelum pekerjaan dinyatakan selesai.
Soal 6
Sebuah program pemberdayaan akan lebih efektif jika kelompok masyarakat terlibat langsung dalam perencanaan dan pelaksanaannya.
Metode yang paling relevan untuk dipertimbangkan adalah …
A. Swakelola
B. Tender internasional
C. Seleksi jasa konsultansi
D. Pengadaan langsung barang
E. Kompetisi harga
Jawaban: A
Pembahasan:
Swakelola dapat digunakan untuk kegiatan yang karakteristiknya lebih tepat dilaksanakan dengan keterlibatan langsung instansi, organisasi kemasyarakatan, atau kelompok masyarakat sesuai ketentuan.
Soal 7
Dalam pelaksanaan kontrak, penyedia terlambat menyelesaikan pekerjaan karena kelalaian internal yang sebenarnya dapat dicegah.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Menghapus keterlambatan agar hubungan kerja tetap baik
B. Mengevaluasi keterlambatan dan menerapkan ketentuan kontrak yang relevan
C. Memberikan pembayaran tambahan agar pekerjaan dipercepat
D. Mengubah tanggal penyelesaian secara lisan
E. Langsung memperpanjang waktu tanpa evaluasi
Jawaban: B
Pembahasan:
Keterlambatan perlu ditangani berdasarkan penyebab dan ketentuan kontrak. Jika berasal dari kelalaian penyedia, konsekuensi kontraktual yang berlaku perlu diterapkan secara proporsional.
Soal 8
Instansi sering mengalami kekurangan stok karena pengadaan baru dimulai ketika persediaan hampir habis.
Perbaikan yang paling tepat dari perspektif rantai pasok adalah …
A. Membeli sebanyak mungkin pada awal tahun
B. Mengganti penyedia pada setiap pembelian
C. Mengintegrasikan data konsumsi, stok, lead time, dan rencana kebutuhan
D. Mengurangi pencatatan persediaan
E. Menunggu stok habis sebelum melakukan pemesanan
Jawaban: C
Pembahasan:
Pengelolaan rantai pasok membutuhkan perencanaan berdasarkan pola konsumsi, tingkat persediaan, dan waktu pemenuhan agar risiko stockout dapat dikurangi.
Soal 9
Pada tahap perencanaan, kebutuhan tiga unit kerja memiliki spesifikasi dan waktu pengadaan yang hampir sama.
Langkah yang paling layak dianalisis untuk meningkatkan efisiensi adalah …
A. Memecah seluruh kebutuhan menjadi paket kecil
B. Menetapkan penyedia yang berbeda untuk setiap unit
C. Menunda salah satu kebutuhan
D. Mempertimbangkan konsolidasi pengadaan jika memberikan manfaat dan tetap menjaga persaingan sehat
E. Menyamakan merek seluruh kebutuhan
Jawaban: D
Pembahasan:
Konsolidasi dapat memberikan efisiensi dari sisi proses, harga, dan pengelolaan apabila karakteristik kebutuhan memungkinkan serta tidak menimbulkan pembatasan persaingan yang tidak wajar.
Soal 10
Dalam proses pemilihan, salah satu anggota tim menerima tawaran hadiah dari calon penyedia.
Sikap yang paling tepat adalah …
A. Menerima karena nilainya kecil
B. Menerima setelah proses pemilihan selesai
C. Membagikan hadiah kepada seluruh tim
D. Menerima jika penyedia tidak menjadi pemenang
E. Menolak pemberian yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan menjaga integritas proses
Jawaban: E
Pembahasan:
Etika PBJ menuntut integritas dan pencegahan konflik kepentingan. Pemberian dari pihak yang berkepentingan dapat memengaruhi atau menimbulkan persepsi bahwa objektivitas proses terganggu.
Soal 11
Dalam tahap perencanaan, sebuah unit membutuhkan layanan pemeliharaan perangkat secara rutin selama satu tahun. Sebelum menentukan strategi pengadaan, langkah paling tepat adalah …
A. Menganalisis kebutuhan, karakteristik pekerjaan, kondisi pasar, dan risiko pengadaan
B. Menetapkan penyedia lama sebagai pelaksana
C. Menyamakan nilai kontrak dengan pagu
D. Menentukan metode pemilihan sebelum kebutuhan dianalisis
E. Menyusun kontrak terlebih dahulu
Jawaban: A
Pembahasan:
Strategi pengadaan sebaiknya disusun setelah kebutuhan, karakteristik pekerjaan, kondisi pasar, dan risiko dipahami. Analisis ini membantu menentukan pendekatan yang paling efektif dan efisien.
Soal 12
Data harga yang akan digunakan untuk menyusun HPS ternyata berasal dari informasi pasar dua tahun lalu dan belum pernah diperbarui.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Menambahkan persentase kenaikan secara perkiraan
B. Memperbarui data menggunakan sumber harga yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan
C. Menyamakan HPS dengan pagu anggaran
D. Menggunakan data lama agar proses lebih cepat
E. Meminta calon penyedia menentukan HPS
Jawaban: B
Pembahasan:
HPS perlu didukung informasi harga yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan. Data lama berisiko tidak mencerminkan kondisi pasar saat pengadaan dilakukan.
Soal 13
Dalam proses evaluasi, terdapat informasi pada dokumen penawaran yang kurang jelas, tetapi klarifikasi masih dapat dilakukan tanpa mengubah substansi penawaran.
Langkah yang paling tepat adalah …
A. Langsung menggugurkan peserta
B. Membuka kembali kesempatan perbaikan seluruh dokumen
C. Melakukan klarifikasi sesuai ketentuan tanpa mengubah substansi penawaran
D. Mengubah hasil evaluasi berdasarkan asumsi evaluator
E. Meminta peserta menyesuaikan harga
Jawaban: C
Pembahasan:
Klarifikasi dapat digunakan untuk memperjelas informasi, tetapi tidak boleh menjadi sarana mengubah substansi penawaran setelah batas pemasukan berakhir.
Soal 14
Sebelum kontrak ditandatangani, terdapat perbedaan pemahaman antara instansi dan penyedia mengenai salah satu ruang lingkup pekerjaan.
Langkah paling tepat adalah …
A. Membiarkan perbedaan dibahas ketika pekerjaan berjalan
B. Menghapus bagian yang diperdebatkan
C. Menyelesaikan secara lisan tanpa dokumentasi
D. Memastikan ruang lingkup dan kewajiban para pihak dipahami secara jelas sebelum kontrak berjalan
E. Menyerahkan interpretasi kepada penyedia
Jawaban: D
Pembahasan:
Kejelasan ruang lingkup sejak awal membantu mencegah sengketa dan kesalahan pelaksanaan kontrak.
Soal 15
Pada kegiatan swakelola, kondisi lapangan berubah sehingga kebutuhan bahan tidak lagi sama dengan rencana awal.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Membeli bahan tambahan tanpa dokumentasi
B. Mengabaikan perubahan agar sesuai rencana
C. Menyerahkan seluruh kegiatan kepada penyedia
D. Menghentikan kegiatan
E. Mengevaluasi kebutuhan dan menyesuaikannya melalui mekanisme yang berlaku
Jawaban: E
Pembahasan:
Swakelola tetap harus dikelola secara akuntabel. Perubahan kebutuhan perlu dianalisis dan diproses melalui mekanisme yang sah.
Soal 16
Dalam sebuah paket, persyaratan kualifikasi dibuat jauh lebih tinggi daripada kebutuhan pekerjaan sehingga hanya sedikit penyedia yang dapat ikut.
Perbaikan paling tepat adalah …
A. Menyesuaikan persyaratan agar proporsional dengan kompleksitas dan risiko pekerjaan
B. Mempertahankan persyaratan agar peserta lebih terbatas
C. Menambahkan syarat yang lebih spesifik
D. Menentukan penyedia sejak awal
E. Menghapus seluruh persyaratan kualifikasi
Jawaban: A
Pembahasan:
Persyaratan kualifikasi harus relevan dan proporsional. Persyaratan berlebihan dapat membatasi persaingan secara tidak wajar.
Soal 17
Instansi sering mengalami keterlambatan pasokan karena barang penting hanya tersedia dari sedikit sumber.
Strategi paling tepat adalah …
A. Menunggu sampai gangguan benar-benar terjadi
B. Menganalisis alternatif sumber, lead time, kebutuhan stok, dan mitigasi risiko pasokan
C. Menambah stok tanpa batas
D. Menggunakan satu penyedia terus-menerus
E. Mengurangi spesifikasi agar mudah diperoleh
Jawaban: B
Pembahasan:
Risiko rantai pasok perlu diantisipasi sejak tahap perencanaan melalui analisis sumber pasokan, waktu pemenuhan, persediaan, dan strategi mitigasi.
Soal 18
Dalam pelaksanaan kontrak, penyedia mengajukan penggantian personel utama karena personel awal mengundurkan diri.
Langkah paling tepat adalah …
A. Menolak semua penggantian
B. Membolehkan penggantian tanpa evaluasi
C. Memastikan personel pengganti memenuhi kompetensi dan persyaratan kontrak
D. Menghapus kebutuhan personel utama
E. Menunda pekerjaan tanpa batas
Jawaban: C
Pembahasan:
Penggantian personel tetap harus menjaga kualitas pelaksanaan. Personel baru perlu memenuhi persyaratan kompetensi yang telah ditetapkan.
Soal 19
Sebuah pengadaan selesai tepat waktu dan sesuai spesifikasi, tetapi pengguna merasa barang yang diterima kurang mendukung kebutuhan operasional.
Hal yang paling perlu dievaluasi adalah …
A. Proses pembayaran
B. Jumlah peserta pemilihan
C. Lama proses pemilihan
D. Kualitas identifikasi kebutuhan dan keterlibatan pengguna sejak tahap perencanaan
E. Banyaknya dokumen kontrak
Jawaban: D
Pembahasan:
Barang dapat memenuhi spesifikasi tetapi tetap kurang bermanfaat jika kebutuhan awal tidak dirumuskan secara tepat. Karena itu, kualitas identifikasi kebutuhan perlu dievaluasi.
Soal 20
Salah satu calon penyedia menawarkan fasilitas pribadi kepada anggota tim pengadaan sebagai bentuk “apresiasi”.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Menerima selama nilainya kecil
B. Menerima setelah proses selesai
C. Membagikan kepada seluruh anggota tim
D. Menerima jika penyedia tidak menang
E. Menolak pemberian tersebut karena berpotensi menimbulkan konflik kepentingan
Jawaban: E
Pembahasan:
Integritas dan objektivitas harus dijaga sepanjang proses PBJ. Pemberian dari pihak yang berkepentingan dapat menimbulkan konflik kepentingan atau persepsi ketidaknetralan.
Soal 21
Dalam sebuah paket pengadaan barang, penyedia menawarkan harga yang sangat rendah dibandingkan peserta lain. Namun, dokumen teknisnya menunjukkan metode pelaksanaan yang masih perlu diuji kewajarannya.
Langkah paling tepat adalah …
A. Menetapkan sebagai pemenang karena harga terendah
B. Menggugurkan langsung karena harga terlalu rendah
C. Melakukan evaluasi dan klarifikasi sesuai ketentuan untuk memastikan kemampuan memenuhi kontrak
D. Menyamakan harga dengan peserta lain
E. Mengubah HPS setelah mengetahui penawaran
Jawaban: C
Pembahasan:
Harga rendah tidak otomatis berarti penawaran terbaik atau tidak wajar. Evaluator perlu memastikan penawaran tetap mampu memenuhi persyaratan teknis dan kewajiban kontrak.
Soal 22
Sebuah unit kerja hendak menyusun kebutuhan pengadaan tahunan. Data menunjukkan konsumsi barang selama tiga tahun terakhir relatif stabil, tetapi terdapat rencana penambahan layanan pada tahun berikutnya.
Langkah paling tepat adalah …
A. Menggunakan data historis sekaligus memperhitungkan perubahan kebutuhan yang direncanakan
B. Menggunakan jumlah tahun sebelumnya tanpa penyesuaian
C. Menambah volume dalam jumlah besar untuk berjaga-jaga
D. Menentukan jumlah berdasarkan sisa anggaran
E. Mengikuti kapasitas penyedia terbesar
Jawaban: A
Pembahasan:
Perencanaan kebutuhan harus menggunakan data historis dan proyeksi perubahan kondisi. Dengan demikian, volume pengadaan lebih rasional dan sesuai kebutuhan aktual.
Soal 23
Dalam pelaksanaan kontrak, hasil pemeriksaan menunjukkan barang yang diterima tidak memenuhi salah satu spesifikasi utama yang telah disepakati.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Menerima barang karena secara umum masih dapat digunakan
B. Mengurangi nilai pembayaran tanpa dasar kontrak
C. Mengubah spesifikasi setelah barang diterima
D. Membayar penuh agar proses cepat selesai
E. Meminta penyedia memenuhi kewajibannya sesuai kontrak sebelum hasil diterima secara final
Jawaban: E
Pembahasan:
Serah terima harus didasarkan pada kesesuaian hasil dengan kontrak. Kekurangan terhadap spesifikasi utama perlu diperbaiki sebelum pekerjaan dinyatakan memenuhi kewajiban.
Soal 24
Sebuah instansi memiliki kebutuhan barang sejenis pada beberapa unit, dengan jadwal penggunaan yang hampir bersamaan.
Pendekatan yang paling tepat untuk dianalisis adalah …
A. Memecah kebutuhan menjadi sebanyak mungkin paket
B. Mempertimbangkan konsolidasi pengadaan apabila memberikan efisiensi dan tetap menjaga persaingan
C. Menentukan satu merek untuk seluruh unit
D. Menunjuk penyedia yang sama tanpa proses
E. Menunda sebagian kebutuhan
Jawaban: B
Pembahasan:
Konsolidasi dapat meningkatkan efisiensi proses maupun harga jika karakteristik kebutuhannya memungkinkan dan tidak menciptakan hambatan persaingan yang tidak wajar.
Soal 25
Dalam sebuah kegiatan swakelola, tim pelaksana mengalami kesulitan mencapai target karena pembagian tugas antaranggota tidak jelas.
Langkah paling tepat adalah …
A. Menyerahkan seluruh pekerjaan kepada satu orang yang paling berpengalaman
B. Menambah anggaran kegiatan
C. Mengurangi target tanpa evaluasi
D. Menegaskan kembali pembagian peran, tanggung jawab, jadwal, dan mekanisme koordinasi
E. Mengalihkan seluruh kegiatan kepada penyedia
Jawaban: D
Pembahasan:
Swakelola membutuhkan pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas. Koordinasi yang baik membantu memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana dan dapat dipertanggungjawabkan.
Soal 26
Dalam proses evaluasi penawaran, terdapat dokumen peserta yang memerlukan penjelasan tambahan, tetapi klarifikasi masih dapat dilakukan tanpa mengubah substansi penawaran.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Melakukan klarifikasi sesuai ketentuan dan tetap menjaga substansi penawaran awal
B. Meminta peserta mengganti dokumen utama
C. Langsung menggugurkan peserta
D. Mengizinkan peserta menambah substansi teknis baru
E. Meminta penyesuaian harga setelah batas pemasukan
Jawaban: A
Pembahasan:
Klarifikasi digunakan untuk memperjelas informasi, bukan memberi kesempatan peserta memperbaiki atau mengubah substansi penawaran setelah batas waktu pemasukan.
Soal 27
Instansi membeli persediaan dalam jumlah sangat besar karena harga satuannya lebih murah. Beberapa bulan kemudian sebagian barang kedaluwarsa sebelum digunakan.
Hal yang paling tepat menjadi bahan evaluasi adalah …
A. Harga satuan harus dinaikkan
B. Penyedia seharusnya diganti
C. Perencanaan volume harus mempertimbangkan kebutuhan, masa simpan, biaya persediaan, dan risiko
D. Seluruh persediaan seharusnya dibagikan sejak awal
E. Pembelian besar selalu harus dihindari
Jawaban: C
Pembahasan:
Efisiensi tidak hanya ditentukan oleh harga satuan. Volume pembelian harus mempertimbangkan kebutuhan riil, umur barang, biaya penyimpanan, dan risiko pemborosan.
Soal 28
Dalam suatu pengadaan, salah satu anggota tim memiliki hubungan bisnis dengan calon penyedia.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Membiarkan selama anggota tersebut tidak menjadi ketua
B. Menyembunyikan hubungan tersebut agar proses tidak terganggu
C. Meminta calon penyedia mengundurkan diri
D. Mengabaikannya jika harga penawaran kompetitif
E. Mengungkap dan mengelola konflik kepentingan agar objektivitas proses tetap terjaga
Jawaban: E
Pembahasan:
Konflik kepentingan harus diidentifikasi dan dikelola secara transparan. Tujuannya menjaga integritas serta mencegah keputusan dipengaruhi kepentingan pribadi.
Soal 29
Sebuah kontrak jasa mengalami keterlambatan karena penyedia tidak menyiapkan sumber daya sesuai jadwal yang telah disepakati.
Langkah paling tepat adalah …
A. Memberikan tambahan biaya agar pekerjaan dipercepat
B. Mengevaluasi penyebab keterlambatan dan menerapkan ketentuan kontrak yang relevan
C. Mengubah jadwal secara lisan
D. Mengabaikan keterlambatan jika kualitas hasil tetap baik
E. Menghapus target penyelesaian
Jawaban: B
Pembahasan:
Keterlambatan akibat penyedia harus ditangani sesuai kontrak. Pengelola kontrak perlu melihat penyebab, dampak, dan konsekuensi yang berlaku.
Soal 30
Setelah pengadaan selesai, barang diterima tepat waktu dan sesuai spesifikasi, tetapi biaya operasionalnya jauh lebih tinggi daripada perkiraan sehingga membebani organisasi.
Hal yang paling tepat diperbaiki pada perencanaan berikutnya adalah …
A. Hanya memperketat jadwal kontrak
B. Menambah jumlah penyedia
C. Mengurangi jumlah dokumen pengadaan
D. Mempertimbangkan total biaya kepemilikan dan manfaat selama masa penggunaan
E. Menetapkan harga beli sebagai satu-satunya kriteria
Jawaban: D
Pembahasan:
Keputusan pengadaan sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan harga pembelian awal. Biaya operasional, pemeliharaan, umur pakai, dan manfaat juga penting dalam menilai value for money.
Soal 31
Sebuah instansi akan mengadakan perangkat yang harus kompatibel dengan sistem yang sudah digunakan. Tim pengguna kemudian meminta agar spesifikasi langsung menyebut satu merek tertentu.
Langkah paling tepat adalah …
A. Menetapkan merek tersebut agar kompatibilitas terjamin
B. Menghapus kebutuhan kompatibilitas
C. Memilih penyedia lama
D. Merumuskan kebutuhan kompatibilitas dalam spesifikasi yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan
E. Menggunakan produk dengan harga tertinggi
Jawaban: D
Pembahasan:
Kebutuhan kompatibilitas dapat menjadi dasar spesifikasi, tetapi sebaiknya dirumuskan secara objektif berdasarkan fungsi dan kebutuhan teknis, bukan langsung mengarah pada merek tanpa alasan yang sah.
Soal 32
Dalam penyusunan strategi pengadaan, diketahui hanya sedikit penyedia yang mampu memenuhi kebutuhan teknis yang sangat khusus.
Langkah paling tepat adalah …
A. Langsung melakukan penunjukan kepada salah satu penyedia
B. Melakukan analisis pasar lebih mendalam sebelum menetapkan strategi pengadaan
C. Menurunkan seluruh persyaratan teknis
D. Membagi pekerjaan tanpa dasar
E. Menunda kebutuhan sampai jumlah penyedia bertambah
Jawaban: B
Pembahasan:
Analisis pasar membantu memahami ketersediaan penyedia, kapasitas pasar, tingkat persaingan, dan risiko pasokan sebelum metode atau strategi pengadaan ditetapkan.
Soal 33
Dalam kontrak jasa, penyedia mengusulkan penggantian personel utama yang sebelumnya telah dievaluasi saat proses pemilihan.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Menolak semua penggantian personel
B. Membolehkan penggantian tanpa pemeriksaan
C. Memastikan personel pengganti memenuhi persyaratan dan kompetensi yang ditetapkan dalam kontrak
D. Menghapus kebutuhan personel utama
E. Menghentikan kontrak secara otomatis
Jawaban: C
Pembahasan:
Penggantian personel harus tetap menjaga kualitas pelaksanaan pekerjaan. Kompetensi personel pengganti perlu diverifikasi sesuai ketentuan kontrak.
Soal 34
Sebuah penawaran memiliki harga sangat rendah dibandingkan HPS dan penawaran peserta lainnya.
Tindakan evaluator yang paling tepat adalah …
A. Menetapkannya sebagai pemenang karena paling murah
B. Menggugurkannya secara otomatis
C. Menyamakan harga dengan peserta lain
D. Mengubah HPS setelah melihat penawaran
E. Melakukan evaluasi dan klarifikasi sesuai ketentuan untuk memastikan kewajaran serta kemampuan melaksanakan kontrak
Jawaban: E
Pembahasan:
Harga yang sangat rendah perlu dievaluasi lebih lanjut. Tujuannya memastikan peserta tetap mampu memenuhi spesifikasi dan kewajiban kontrak secara wajar.
Soal 35
Sebuah kegiatan akan dilaksanakan secara swakelola dengan melibatkan kelompok masyarakat.
Hal yang paling penting disiapkan sejak tahap perencanaan adalah …
A. Tujuan, ruang lingkup, kebutuhan sumber daya, jadwal, dan mekanisme pertanggungjawaban
B. Penyedia utama untuk mengambil alih pekerjaan
C. Mekanisme pembayaran tanpa dokumentasi
D. Penghapusan proses monitoring
E. Penentuan seluruh kegiatan tanpa melibatkan kelompok
Jawaban: A
Pembahasan:
Swakelola tetap harus direncanakan secara jelas dan akuntabel. Tujuan, ruang lingkup, jadwal, sumber daya, serta pertanggungjawaban menjadi bagian penting sejak awal.
Soal 36
Dalam pelaksanaan kontrak, kualitas pekerjaan sudah sesuai spesifikasi tetapi penyelesaiannya terlambat akibat kelalaian penyedia.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Mengabaikan keterlambatan karena kualitas sudah sesuai
B. Membayar tambahan agar penyedia tidak keberatan
C. Mengubah tanggal kontrak secara informal
D. Menangani keterlambatan sesuai ketentuan kontrak dan konsekuensi yang berlaku
E. Menghapus catatan keterlambatan
Jawaban: D
Pembahasan:
Pemenuhan kontrak tidak hanya berkaitan dengan kualitas, tetapi juga waktu dan kewajiban lainnya. Keterlambatan akibat penyedia tetap harus ditangani sesuai kontrak.
Soal 37
Instansi ingin mengevaluasi apakah pengadaan tahun berjalan lebih efisien dibandingkan tahun sebelumnya.
Data yang paling relevan adalah …
A. Jumlah rapat dan dokumen yang dibuat
B. Waktu proses, biaya, kualitas hasil, tingkat pemenuhan kebutuhan, dan risiko
C. Banyaknya pegawai yang terlibat
D. Jumlah penyedia yang pernah dihubungi
E. Jumlah paket yang diselesaikan
Jawaban: B
Pembahasan:
Efisiensi sebaiknya dinilai secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan satu indikator. Biaya, waktu, kualitas, manfaat, dan risiko perlu dianalisis bersama.
Soal 38
Tim menerima indikasi bahwa dua peserta pemilihan melakukan koordinasi yang berpotensi mengganggu persaingan sehat.
Langkah paling tepat adalah …
A. Menelusuri indikasi tersebut sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku
B. Langsung menetapkan seluruh peserta gagal
C. Mengabaikannya karena belum terbukti
D. Menghentikan proses tanpa evaluasi
E. Menentukan pemenang berdasarkan harga tertinggi
Jawaban: A
Pembahasan:
Indikasi persaingan tidak sehat perlu ditindaklanjuti secara objektif dan sesuai prosedur agar integritas proses pengadaan tetap terjaga.
Soal 39
Instansi sering mengalami keterlambatan distribusi barang dari gudang menuju unit pengguna.
Pendekatan manajemen rantai pasok yang paling tepat adalah …
A. Menambah jumlah pembelian
B. Mengurangi frekuensi pencatatan stok
C. Mengevaluasi jaringan distribusi, lokasi penyimpanan, jadwal pengiriman, dan kebutuhan pengguna
D. Menggunakan satu jalur distribusi tanpa analisis
E. Menambah dokumen administrasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Manajemen rantai pasok mencakup bukan hanya proses pembelian, tetapi juga penyimpanan dan distribusi agar barang tersedia pada waktu dan lokasi yang dibutuhkan.
Soal 40
Barang yang diterima telah sesuai spesifikasi kontrak, tetapi setelah digunakan ternyata kurang mendukung proses kerja pengguna.
Hal yang paling tepat diperbaiki pada pengadaan berikutnya adalah …
A. Menambah jumlah penyedia
B. Mengurangi tahapan evaluasi
C. Mempercepat proses pembayaran
D. Menambah nilai anggaran
E. Memperbaiki identifikasi kebutuhan dan keterlibatan pengguna sejak tahap perencanaan
Jawaban: E
Pembahasan:
Kesesuaian spesifikasi belum tentu menjamin manfaat jika kebutuhan awal tidak dirumuskan secara tepat. Karena itu, kualitas identifikasi kebutuhan dan keterlibatan pengguna perlu diperkuat.
Soal 41
Sebuah unit kerja berencana membeli mesin dengan harga awal relatif murah, tetapi biaya perawatan tahunan dan suku cadangnya sangat tinggi.
Pertimbangan paling tepat adalah …
A. Memilih mesin dengan harga beli paling rendah
B. Membandingkan total biaya kepemilikan selama masa pakai
C. Mengabaikan biaya perawatan karena terjadi setelah pengadaan
D. Memilih mesin dengan merek paling dikenal
E. Menentukan pilihan berdasarkan harga suku cadang saja
Jawaban: B
Pembahasan:
Penilaian value for money tidak cukup hanya melihat harga awal. Biaya operasi, pemeliharaan, suku cadang, dan umur manfaat juga perlu dipertimbangkan.
Soal 42
Sebelum kontrak ditandatangani, diketahui terdapat perbedaan pemahaman antara penyedia dan instansi mengenai ruang lingkup salah satu pekerjaan.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Memastikan ruang lingkup, output, dan kewajiban para pihak dipahami serta diperjelas sebelum kontrak berjalan
B. Membiarkan perbedaan tersebut diselesaikan ketika pekerjaan dimulai
C. Menghapus bagian yang diperdebatkan tanpa evaluasi
D. Menyerahkan seluruh interpretasi kepada penyedia
E. Menyelesaikannya secara lisan tanpa dokumentasi
Jawaban: A
Pembahasan:
Kejelasan ruang lingkup sejak awal dapat mencegah sengketa, keterlambatan, dan perbedaan interpretasi selama pelaksanaan kontrak.
Soal 43
Dalam sebuah paket pengadaan, tersedia produk dalam negeri yang memenuhi spesifikasi dan kebutuhan pengguna.
Langkah yang paling tepat adalah …
A. Mengutamakan produk impor agar kualitas lebih terjamin
B. Mengabaikan asal produk selama harganya murah
C. Mempertimbangkan penggunaan produk dalam negeri sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku
D. Menentukan produk berdasarkan negara asal
E. Meminta penyedia mengganti seluruh produk dengan barang impor
Jawaban: C
Pembahasan:
PBJ pemerintah mendukung penggunaan produk dalam negeri sesuai ketentuan. Pertimbangannya tetap harus memperhatikan kesesuaian kebutuhan, kualitas, dan aturan yang berlaku.
Soal 44
Pihak tertentu meminta tim pengadaan mengarahkan spesifikasi kepada penyedia tertentu karena dinilai sudah dikenal dan mudah diajak bekerja sama.
Sikap paling tepat adalah …
A. Mengikuti permintaan karena mengurangi risiko pekerjaan
B. Mengubah spesifikasi secara bertahap agar tidak terlalu terlihat
C. Menetapkan penyedia tersebut jika pernah berkinerja baik
D. Menolak intervensi dan menjalankan proses secara objektif sesuai ketentuan
E. Meminta penyedia lain tidak memasukkan penawaran
Jawaban: D
Pembahasan:
Proses PBJ harus dijalankan secara adil, objektif, dan bebas dari intervensi yang mengarahkan hasil tanpa dasar yang sah.
Soal 45
Suatu kegiatan swakelola telah berjalan sesuai jadwal, tetapi hasil monitoring menunjukkan beberapa keluaran tidak sesuai target kualitas.
Langkah paling tepat adalah …
A. Menyatakan kegiatan berhasil karena jadwal terpenuhi
B. Mengabaikan kualitas selama anggaran tidak melebihi rencana
C. Mengurangi target kualitas
D. Menambah anggaran tanpa evaluasi
E. Mengevaluasi penyebab ketidaksesuaian dan menyiapkan tindakan korektif
Jawaban: E
Pembahasan:
Monitoring swakelola harus melihat waktu, biaya, output, dan kualitas. Ketidaksesuaian kualitas perlu dianalisis dan diperbaiki sebelum kegiatan dinyatakan berhasil.
Soal 46
Instansi memiliki kebutuhan barang rutin sepanjang tahun dengan pola pemakaian yang dapat diprediksi.
Pendekatan perencanaan yang paling tepat adalah …
A. Menyusun jadwal pengadaan berdasarkan pola konsumsi, tingkat persediaan, dan lead time
B. Melakukan pembelian hanya ketika stok habis
C. Membeli sebanyak mungkin pada awal tahun
D. Mengabaikan data historis
E. Mengikuti jumlah pembelian tahun sebelumnya tanpa analisis
Jawaban: A
Pembahasan:
Perencanaan berbasis pola konsumsi dan lead time membantu menjaga ketersediaan barang sekaligus mengurangi risiko kekurangan maupun kelebihan persediaan.
Soal 47
Setelah pekerjaan selesai, ditemukan kekurangan minor yang masih dapat diperbaiki dan belum memengaruhi fungsi utama hasil pekerjaan.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Mengabaikan karena kekurangan tidak besar
B. Mendokumentasikan kekurangan dan meminta perbaikan sesuai ketentuan kontrak
C. Membatalkan seluruh kontrak
D. Mengurangi pembayaran tanpa dasar
E. Langsung menerima hasil tanpa catatan
Jawaban: B
Pembahasan:
Kekurangan tetap harus ditindaklanjuti sesuai kontrak. Dokumentasi dan perbaikan membantu memastikan hasil akhir memenuhi ketentuan yang telah disepakati.
Soal 48
Suatu pengadaan berisiko mengalami keterlambatan karena barang kritis hanya tersedia dari sedikit pemasok.
Strategi mitigasi paling tepat adalah …
A. Menggunakan satu pemasok secara permanen
B. Menunggu sampai gangguan terjadi
C. Menganalisis alternatif sumber, lead time, kebutuhan stok, dan rencana mitigasi pasokan
D. Mengurangi spesifikasi tanpa kajian
E. Menambah stok tanpa batas
Jawaban: C
Pembahasan:
Risiko pasokan perlu diantisipasi sejak perencanaan. Analisis sumber alternatif, waktu pemenuhan, persediaan, dan mitigasi membantu menjaga kontinuitas kebutuhan.
Soal 49
Hasil pengadaan sesuai kontrak, tetapi pengguna mengeluhkan proses penggunaan barang terlalu rumit dan tidak efisien.
Perbaikan paling tepat untuk pengadaan berikutnya adalah …
A. Meningkatkan harga perkiraan
B. Menambah jumlah peserta
C. Mengurangi pemeriksaan barang
D. Memperkuat identifikasi kebutuhan dan kriteria kemanfaatan bagi pengguna
E. Memilih produk dengan spesifikasi tertinggi
Jawaban: D
Pembahasan:
Pengadaan yang baik harus menghasilkan manfaat bagi pengguna. Identifikasi kebutuhan perlu mencakup aspek fungsi, kemudahan penggunaan, dan kesesuaian dengan proses kerja.
Soal 50
Pimpinan ingin mengetahui apakah pengadaan benar-benar menghasilkan nilai terbaik bagi organisasi.
Pendekatan evaluasi paling tepat adalah …
A. Menilai hanya dari rendahnya harga kontrak
B. Mengukur jumlah dokumen yang selesai
C. Menghitung banyaknya peserta pemilihan
D. Melihat besarnya penyerapan anggaran
E. Membandingkan kebutuhan, biaya, kualitas, waktu, manfaat, dan risiko secara menyeluruh
Jawaban: E
Pembahasan:
Value for money membutuhkan evaluasi menyeluruh. Harga hanyalah salah satu unsur, sedangkan kualitas, manfaat, waktu, dan risiko juga menentukan keberhasilan pengadaan.
Soal 51
Sebuah instansi akan mengadakan barang yang tersedia dari banyak penyedia dengan spesifikasi standar. Namun, unit pengguna mengusulkan persyaratan pengalaman yang sangat spesifik dan tidak berkaitan langsung dengan kemampuan menyediakan barang tersebut.
Tindakan paling tepat adalah …
A. Menyesuaikan persyaratan kualifikasi agar proporsional dengan kebutuhan dan risiko pekerjaan
B. Mempertahankan persyaratan agar jumlah peserta lebih sedikit
C. Menghapus seluruh persyaratan kualifikasi
D. Menentukan penyedia yang pernah bekerja sama
E. Menggunakan persyaratan yang sama dengan paket bernilai lebih besar
Jawaban: A
Pembahasan:
Persyaratan kualifikasi harus relevan dan proporsional. Persyaratan yang terlalu spesifik tanpa dasar dapat membatasi persaingan dan mengurangi peluang memperoleh hasil pengadaan yang optimal.
Soal 52
Dalam tahap pelaksanaan kontrak, penyedia mengajukan permintaan perubahan jadwal karena keterlambatan bahan baku dari pemasoknya.
Langkah paling tepat adalah …
A. Langsung menyetujui perubahan jadwal
B. Mengevaluasi penyebab keterlambatan, bukti pendukung, serta ketentuan kontrak sebelum mengambil keputusan
C. Menolak seluruh permintaan tanpa pemeriksaan
D. Menghapus jadwal penyelesaian dari kontrak
E. Menyerahkan keputusan kepada pemasok bahan baku
Jawaban: B
Pembahasan:
Permintaan perubahan waktu harus dievaluasi berdasarkan fakta dan ketentuan kontrak. Tidak setiap keterlambatan otomatis menjadi dasar pemberian perpanjangan waktu.
Soal 53
Suatu kegiatan swakelola selesai sesuai jadwal dan anggaran, tetapi sebagian hasilnya tidak dimanfaatkan oleh kelompok sasaran.
Hal yang paling tepat dievaluasi adalah …
A. Hanya ketepatan waktu pelaksanaan
B. Jumlah anggota tim pelaksana
C. Kesesuaian hasil kegiatan dengan kebutuhan dan manfaat bagi sasaran
D. Banyaknya dokumen pertanggungjawaban
E. Besarnya anggaran yang terserap
Jawaban: C
Pembahasan:
Keberhasilan swakelola tidak hanya dilihat dari serapan anggaran dan ketepatan waktu. Hasil kegiatan juga harus relevan, dapat dimanfaatkan, dan mendukung tujuan yang telah ditetapkan.
Soal 54
Instansi membeli barang dalam jumlah besar karena mendapat harga satuan lebih rendah. Setelah beberapa waktu, sebagian barang rusak di gudang sebelum sempat digunakan.
Pelajaran utama dari kondisi tersebut adalah …
A. Pembelian dalam jumlah besar selalu lebih menguntungkan
B. Harga satuan merupakan satu-satunya indikator efisiensi
C. Barang seharusnya langsung dibagikan meskipun belum dibutuhkan
D. Keputusan pengadaan harus mempertimbangkan kebutuhan riil, biaya persediaan, risiko kerusakan, dan masa simpan
E. Persediaan tidak perlu direncanakan jika harga sedang rendah
Jawaban: D
Pembahasan:
Efisiensi rantai pasok tidak hanya ditentukan oleh harga satuan. Volume pembelian perlu disesuaikan dengan kebutuhan, kapasitas penyimpanan, umur barang, dan risiko persediaan.
Soal 55
Setelah seluruh proses pengadaan selesai, pimpinan meminta tim menyusun evaluasi untuk mengetahui apakah pengadaan tersebut benar-benar memberikan nilai terbaik bagi organisasi.
Pendekatan yang paling tepat adalah …
A. Menilai hanya dari harga kontrak yang paling rendah
B. Mengukur keberhasilan dari jumlah penyedia yang mengikuti pemilihan
C. Menilai dari banyaknya dokumen yang berhasil diselesaikan
D. Menggunakan tingkat penyerapan anggaran sebagai indikator tunggal
E. Membandingkan kebutuhan, kualitas hasil, biaya, waktu, manfaat, dan risiko secara menyeluruh
Jawaban: E
Pembahasan:
Konsep value for money menuntut penilaian yang lebih luas daripada sekadar harga. Pengadaan perlu menghasilkan manfaat yang sesuai kebutuhan dengan kualitas, biaya, waktu, dan risiko yang dapat dipertanggungjawabkan.
Siapkan Diri Hadapi Sertifikasi PBJ Level 1 dengan Latihan Lebih Lengkap

Akses paket soal Ujian Sertifikasi PBJ Level 1 LKPP di ujikom.id untuk memperdalam materi perencanaan pengadaan, pemilihan penyedia, pengelolaan kontrak, swakelola, hingga manajemen rantai pasok. Perbanyak latihan soal berbasis kasus agar Anda lebih terbiasa menentukan langkah yang tepat sesuai prinsip dan ketentuan PBJ.
